<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093</id><updated>2011-08-03T22:40:10.981+08:00</updated><category term='Lain-lain'/><category term='Religi'/><category term='Kesehatan'/><category term='Prodiknas'/><category term='Sejarah'/><category term='Profil'/><category term='Lingkungan'/><category term='Seni'/><category term='Ucapan'/><category term='Transportasi'/><category term='Gerrr.....'/><category term='Tips'/><category term='Dinas'/><category term='Film dan Video Klip'/><category term='Peristiwa'/><category term='Galeri'/><title type='text'>Didik Adhipurwa</title><subtitle type='html'>BERBUAT SALAH BAIK SEKALI 
BERBUAT BAIK JANGAN SEKALI</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>95</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3619574223775464500</id><published>2010-11-05T22:14:00.000+08:00</published><updated>2010-11-05T22:15:43.282+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>RSBI Dalam Sorotan (6)</title><content type='html'>Pengelolaan sekolah berlabel Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dinilai akan lebih terjamin kualitasnya jika dikelola oleh pemerintah pusat. Pengelolaan yang dilimpahkan kepada pemerintah daerah cenderung memungkinkan terjadinya diskriminasi antardaerah karena perbedaan kemampuan sumber daya manusia, sarana dan prasarana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Ketua Lembaga Konsumen Yogyakarta, Widiyantoro, di Yogyakarta, Selasa (26/10/2010). "Akan lebih terjamin mutu dan lebih efektif jika dikelola oleh pemerintah pusat karena terjadi kesamaraatan dan kesetaraan pada masing-masing daerah," kata Widiyantoro. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, saat ini pemerintah masih perlu mengkaji kembali tentang prosedur dan konsep RSBI. Kaji ulang tersebut kelak akan membuat pelaksanaannya lebih terarah dan mencapai hasil yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"RSBI perlu dikaji ulang prosedur dan konsepnya sebelum dimplementasikan pada masyarakat. Yang diinginkan masyarakat itu bukan sekadar sekolah dengan citra internasional saja, tetapi kualitasnya harus bertaraf internasional juga," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Widiyantoro menambahkan, standar sekolah bertaraf internasional tidak hanya tenaga pendidik yang hanya dibekali dengan bahasa asing, tetapi juga harus dibekali dan difasilitasi dengan keahlian lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Misalnya, untuk mencapai kulitas sekolah bertaraf internasional para tenaga pendidik sebaiknya difasilitasi dan diberi kesempatan untuk pendidikan ke luar negeri. Ini agar mereka dapat menerapkan pengalaman dan ilmu yang mereka dapat di negara tersebut, jadi tidak hanya sekedar mengajar saja, tetapi tenaga pendidik juga harus belajar," katanya. (Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3619574223775464500?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3619574223775464500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-6.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3619574223775464500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3619574223775464500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-6.html' title='RSBI Dalam Sorotan (6)'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7422477657691483640</id><published>2010-11-05T22:13:00.000+08:00</published><updated>2010-11-05T22:14:10.108+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>RSBI Dalam Sorotan (5)</title><content type='html'>Penyelenggaraan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional atau RSBI SD, SMP, SMA/SMK di DI Yogyakarta mengalami banyak hambatan sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana pendukung. Sebagian besar guru RSBI belum memenuhi kriteria berpendidikan minimal S2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"SDM guru jauh dari standar. Kami mengusulkan guru-guru bisa menempuh S2 secara bertahap," ujar Kepala Bidang Perencanaan dan Standardisasi, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY Baskara Aji, Senin (11/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Data Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY menunjukan, terdapat 1.697 RSBI. Dari 1.848 guru di 43 RSB tingkat SD, SMP, SMA/SMA, hanya 151 berlatar pendidikan S2. Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 78 Tahun 2009, guru tingkat SD minimal harus ada 10 persen guru berijazah S2, di tingkat SMP 20 persen, dan tingkat SMA/SMK minimal 30 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Aji, pengiriman serentak guru-guru sekolah RSBI belajar ke jenjang S2 tidak memungkinkan karena mengganggu proses belajar- mengajar. Selain itu, anggaran DIY juga terbatas. "Target kami tiga tahun ke depan sudah sesuai syarat. Prioritas pengembangan saat ini peningkatan kualitas SDM, pemenuhan sarana laboratorium, dan peningkatan standar proses," ujar Aji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala SMPN 1 Galur, Kulon Progo, Edi Suwarno menuturkan, meski SMPN 1 Galur ditetapkan RSBI, saat ini hanya 2 guru berkualifikasi S2 dari 35 guru. "Mestinya minimal 7-8 guru," katanya. Kepala SMKN 2 Wates, Kulon Progo, Mujiono mengatakan, sebanyak 18 guru dari 32 guru saat ini menempuh S2 atas biaya sendiri. Di SMKN 2 Wates yang juga RSBI hanya satu guru lulusan S2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mujiono, kemampuan berbahasa Inggris guru-guru mata pelajaran lemah, demikian juga siswa-siswi. Padahal, pembelajaran seharusnya berbahasa Inggris. "Pelajaran Sains dan Matematika disampaikan bilingual, tetapi lebih banyak bahasa Indonesia," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengakui, dengan ditetapkan sebagai RSBI, beban siswa maupun guru lebih berat. Pihaknya mengadopsi silabus Cambridge untuk Sains, Matematika, dan IPA. "Tak banyak siswa berminat mendapat sertifikat internasional Cambridge," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru 60 persen guru mempraktikkan pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, tetapi belum berbasis internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya, tiap ruang dilengkapi sarana pembelajaran berbasis TIK, tetapi hingga kini baru terpenuhi 30 persen. "Sarana pembelajaran digital belum memadai," katanya. (Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7422477657691483640?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7422477657691483640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-5.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7422477657691483640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7422477657691483640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-5.html' title='RSBI Dalam Sorotan (5)'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-5418962628028543171</id><published>2010-11-05T22:11:00.001+08:00</published><updated>2010-11-05T22:11:58.926+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>RSBI Dalam Sorotan (4)</title><content type='html'>Penyelenggaraan rintisan sekolah bertaraf internasional di Jawa Timur tahun 2010 dinilai berjalan sesuai aturan. Meski demikian, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Harun tidak bisa menyebutkan detail hasil evaluasi penyelenggaraan RSBI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setidaknya 90 persen (RSBI) sudah berjalan sesuai aturan. Parameternya kualitas guru, kepala sekolah, akreditasi, sarana dan prasarana, kurikulum, pembelajaran, manajemen, lulusan, dan kultur sekolah," tutur Harun kepada wartawan, Kamis (7/10) di Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ditanya apa kekurangan dari 10 persen RSBI di Jawa Timur, Harun mengelak. Demikian pula ketika ditanya mengenai jumlah keseluruhan guru RSBI maupun jumlah guru RSBI yang sudah menyelesaikan studi S2. "Tidak bisa begitu. Itu justru masih dievaluasi. Orangnya masih di Batu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, rapat evaluasi RSBI sudah dilakukan sejak Senin (4/10). Lagi pula, Menteri Pendidikan Nasional M Nuh sudah menegaskan evaluasi RSBI secara menyeluruh dilakukan mulai Juli 2010. Diharapkan evaluasi rampung pada Agustus 2010 dan kebijakan baru terkait RSBI bisa dikeluarkan (Kompas, 19/7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertahap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2010 sudah terdapat 164 lembaga pendidikan yang berstatus RSBI di Jawa Timur. Jumlah itu terdiri atas enam SD, 66 SMP, 49 SMA, dan 43 SMA. Sekolah-sekolah itu mendapatkan status RSBI secara bertahap sejak 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mempersiapkan sekolah-sekolah yang berstatus RSBI, menurut Harun, Pemerintah Provinsi Jatim sudah mengalokasikan sejumlah anggaran sejak 2008. Tahun itu disiapkan Rp 11 miliar untuk mengadakan peralatan teknologi informasi dan komunikasi di 113 lembaga RSBI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun selanjutnya dialokasikan Rp 11,3 miliar untuk program S2 linear 226 guru RSBI. Tahun 2010 alokasi ini masih sama baik jumlah maupun peruntukannya karena merupakan kelanjutan program S2 linear. Untuk 2011, direncanakan alokasi anggaran Rp 16 miliar untuk program S2 linear 320 guru pengajar RSBI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Dewan Pendidikan Jatim Zainuddin Maliki menilai, program RSBI di Indonesia hanya berpusar pada peningkatan jenjang studi guru dan pengadaan sarana prasarana. Namun, iklim belajar yang membentuk lulusan dengan kualitas internasional tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya ini mencontohkan, di luar negeri jumlah mata pelajaran yang diambil siswa hanya tujuh sampai sembilan. Dengan jumlah itu saja, siswa dituntut sungguh-sungguh belajar. Di Indonesia, meskipun jumlah mata pelajaran jauh lebih banyak, sampai 14-15 mata pelajaran, pendalamannya tidak ada. Siswa pun terkesan santai dalam belajar. (Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-5418962628028543171?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/5418962628028543171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5418962628028543171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5418962628028543171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-4.html' title='RSBI Dalam Sorotan (4)'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-418215897461739620</id><published>2010-11-05T22:09:00.000+08:00</published><updated>2010-11-05T22:10:16.792+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>RSBI Dalam Sorotan (3)</title><content type='html'>Pemerintah diminta untuk menghapuskan proyek rintisan sekolah bertaraf internasional atau sekolah berstandar internasional di jenjang pendidikan dasar hingga menengah yang dimulai sejak 2006. Pemerintah seharusnya fokus menjalankan kewajiban untuk meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sehingga setiap sekolah di seluruh pelosok Tanah Air mencapai delapan standar nasional pendidikan (SNP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya, proyek rintisan sekolah bertaraf internasional atau sekolah berstandar internasional (RSBI/SBI) mendorong kastanisasi, antidemokrasi, dan bertentangan dengan tujuan pendidikan. Selain itu, program ini justru menciptakan hambatan bagi warga untuk mendapat pelayanan pendidikan berkualitas karena elitis bagi kelompok tertentu, padahal dana yang dikucurkan berasal dari APBN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian kesimpulan dari studi awal Proyek RSBI/SBI yang dilaksanakan Koalisi Pendidikan. Yang tergabung dalam koalisi ini antara lain serikat guru dari berbagai wilayah di Indonesia, Aliansi Orang Tua Peduli Pendidikan, dan Indonesia Corruption Watch (ICW).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ade Irawan, Koordinator Monitoring Pelayanan Publik ICW, di Jakarta, Jumat (5/11/2010), mengatakan bahwa subsidi dari pemerintah dan pemerintah daerah untuk setiap RSBI rata-rata mencapai Rp 1,5 miliar. Namun, pemerintah membebaskan sekolah dalam memungut uang dari calon orangtua atau orangtua murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rata-rata pungutan masuk RSBI SD untuk SPP sebesar Rp 200.000 per bulan, sedangkan dana sumbangan pembangunan (DSP) mencapai Rp 6 juta. Di RSBI SMP, besar SPP sekitar Rp 450.000 dan DSP Rp 6 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di SMA/SMK, besar SPP Rp 500.000 dan DSP Rp 15 juta. Biaya-biaya tersebut belum termasuk biaya tes masuk dan biaya belajar atau studi banding ke sekolah di luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ade mengatakan, Kemendiknas mendorong sekolah berlabel RSBI untuk melakukan pungutan kepada orangtua atau calon orangtua murid. Tidak ada aturan untuk mengendalikan pungutan yang dilakukan oleh sekolah. (Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-418215897461739620?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/418215897461739620/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/418215897461739620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/418215897461739620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-3.html' title='RSBI Dalam Sorotan (3)'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-2222811935462839180</id><published>2010-11-05T22:00:00.001+08:00</published><updated>2010-11-05T22:04:01.307+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>RSBI Dalam Sorotan (2)</title><content type='html'>Harapan masyarakat untuk mendapatkan pendidikan murah atau minimal terjangkau masih bagaikan jauh panggang dari api. Tingginya biaya pendidikan masuk sekolah SMP/SMA, terutama sekolah yang menyelenggarakan rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI), menjadikan orangtua yang memiliki penghasilan pas-pasan "dipaksa" harus gigit jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini mengingat jika masuk RSBI, orangtua harus menyediakan uang puluhan juta rupiah. Siswa RSBI akan mendapatkan pelayanan pendidikan yang tentu saja berbeda dengan kelas regular. Tidak saja menikmati fasilitas belajar yang cukup mewah dan lengkap, tapi juga dengan pengajaran berbahasa asing (Inggris).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kota Surabaya, SMP yang menyelenggarakan RSBI adalah SMPN 1, SMPN 12, dan SMPN 6. Sedangkan di tingkat SMA adalah SMAN 2, SMAN 5, dan SMAN 15. Saat ini para orangtua berbondong-bondong menuju sekolah-sekolah tersebut, dengan harapan anaknya bisa masuk kelas "khusus" tersebut, meskipun harus mengeluarkan uang puluhan juta rupiah untuk menopang biaya pendidikan anaknya di RSBI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi dari RSBI ini, tentu saja akan melahirkan diskriminasi dan kastanisasi. Hanya anak dari orangtua yang berduit tebal yang bisa masuk ke RSBI, sementara anak dari keluarga pas-pasan apalagi miskin dipastikan akan tersingkir dari lingkaran RSBI. RSBI hanya untuk kasta tertentu saja, yakni kasta keluarga kaya. Hanya siswa dari keluarga berduit yang akan mendapatkan pendidikan yang baik dan berkualitas, sementara siswa dari keluarga miskin dipaksa mendapatkan pendidikan pas-pasan atau ala kadarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan melihat kenyataan praktik dan pola rekrutmen RSBI selama ini yang cenderung berpihak pada anak orang kaya. Dengan pola semacam itu, hanya anak orang kaya alias berduit yang bisa diterima di RSBI. Sedangkan anak potensial yang orangtuanya miskin atau berpenghasilan pas-pasan harus jadi penonton atau mendapat sekolah pas-pasan. Dengan kata lain, dunia pendidikan kita (baca: RSBI) sangat begitu "ramah" dan akomodatif terhadap kaum berduit, tetapi sangat begitu kejam dan diskriminatif terhadap kaum miskin. Pendidikan seolah-olah "hanya" hak milik orang kaya, sedangkan orang miskin tidak punya hak. Kapitalisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sistem rekrutmen semacam itu, bukan tidak mungkin praktik KKN akan merajalela. Para orangtua yang memiliki penghasilan tinggi akan ramai-ramai memasukkan anaknya dengan memberikan sumbangan uang pendidikan yang sangat besar, meskipun dengan kemampuan kecerdasan yang pas-pasan. Dengan demikian, nantinya uang akan menjadi "penentu" lolos atau tidaknya calon siswa baru diterima. Dan kalau sudah begini, lagi-lagi hanya anak orang kaya yang bisa masuk RSBI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa yang bisa diharapkan dari dunia pendidikan kita? Dengan sistem semacam ini, pendidikan kita hanya akan melahirkan anak didik yang berwatak kapitalistik dan komersialistik. Ia (masyarakat didik) sudah tidak lagi menghiraukan nilai-nilai moral, etika, dan norma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;karena semua itu bisa dibeli dengan uang. Sebegitu "berkuasanya" dunia materi, teringat dengan sebuah ungkapan Voltaire: "dalam perkara uang semua orang mempunyai 'agama' yang sama." Uang telah menempati bagian penting dalam dunia pendidikan yang dimainkan di balik idiologi pertumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai-nilai substansitif (baca: pencerdasan dan pencerahan) yang terkandung dalam pendidikan akan semakin luntur ditelan oleh semangat, ambisi, dan praktik (pendidikan) yang sangat kapitalistik dan konsumeristik tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan mencermati kenyataan semacam itu, apa yang sesungguhnya terjadi pada dunia pendidikan di Indonesia saat ini? Jawabnya adalah dunia pendidikan kita (baca: RSBI) telah masuk dalam suatu mesin giling kapitalis dan arus komersialisasi. Dunia pendidikan kita telah terjebak dan atau menjebakkan diri, lumat dalam mekanisme pasar yang sudah tidak lagi menghiraukan kaum lemah. Tapi ini justru menjadi komoditas yang sangat mahal nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kata lain, RSBI sama saja telah melakukan praktik kapitalisasi pendidikan. Sekolah RSBI telah memanfaatkan dan bahkan mengeksploitasi pendidikan hanya sekadar untuk kepentingan ekonomi semata (baca: bisnis). Kuasa uang sudah begitu mudah memasuki area dunia pendidikan kita dan mengalahkan moralitas pendidikan itu sendiri. Memang pendidikan butuh uang, tetapi uang bukanlah segala-galanya untuk meraih pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini sungguh sangat ironis dan sangat kontradiktif dengan komitmen pemerintah dalam mengembangkan dunia pendidikan. Di saat kita berusaha untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas pendidikan bagi semua (education for all), pada saat yang sama justru sekolah melakukan pembunuhan terhadap dunia pendidikan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingginya biaya RSBI dan sistem yang sangat kapitalistik tersebut sangat begitu mencekik leher masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan. Anak yang potensial, tetapi ekonomi keluarganya minim bukan tidak mungkin akan dilindas oleh sistem yang kapitalistik semacam itu. Dan memang inilah watak sebenarnya dari sistem kapitalisme, ia akan melindas orang-orang lemah, tetapi sebaliknya mengangkat orang-orang berduit.(Yudha Cahyawati-Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-2222811935462839180?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/2222811935462839180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2222811935462839180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2222811935462839180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-2.html' title='RSBI Dalam Sorotan (2)'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1649254357415155536</id><published>2010-11-05T21:57:00.002+08:00</published><updated>2010-11-05T22:05:51.373+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>RSBI Dalam Sorotan (1)</title><content type='html'>Kontroversi mengenai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) merupakan satu dari sekian banyak masalah pendidikan yang belum terselesaikan dan masih menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai kalangan pendidikan. RSBI merupakan sekolah nasional yang menyiapkan peserta didik berbasis Standar Nasional Pendidikan (SNP) Indonesia berkualitas internasional dan lulusannya diharapkan berdaya saing internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak setuju sekali dengan RSBI, hapuskan saja. Masyarakat seharusnya secara tegas menolak Permendiknas Nomor 78 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Sekolah Bertaraf Internasional pada jenjang pendidikan," ujar Ketua Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) Suparman di acara diskusi "Memerangi Keterbelakangan Pendidikan Indonesia", Rabu (25/8/2010) di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya RSBI telah menimbulkan diskriminasi dan komersialisasi pendidikan nasional. Hal ini harus dicermati pemerintah karena akan menjadi "bom waktu" yang bisa merusak pendidikan di Indonesia di masa yang akan datang. Perbaikan kebijakan pendidikan mengenai RSBI mau tak mau dimulai dari sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebaiknya dihapuskan saja dan dana RSBI itu diberikan kepada sekolah-sekolah yang memang membutuhkan dana," tambah Suparman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada juga diungkapkan oleh E Baskoro Poedjinoegroho selaku Pembina Kolese Kanisius. Dengan tegas Baskoro menyatakan, RSBI harus dihapus. Dia mengatakan, selama siswa bersekolah di Indonesia adalah sekolah nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekolah nasional tidak berkembang, ya karena itu. Kita yakini, sekolah nasional bagus, lalu kenapa sekolah nasional diinternasionalisasikan, itu konyol sekali," lanjut Baskoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baskoro mengungkapkan, metode, sistem, dan konten pendidikan harus bersifat nasional, kecuali jika ingin mempersiapkan anak didik ke perguruan tinggi, barulah anak didik menggunakan kurikulum internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nyatanya mereka kuliah di Indonesia juga kok," ucap Baskoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ingin jujur, Baskoro melanjutkan, guru-guru di Indonesia pun tidak siap dengan konsep RSBI. Karena diinternasionalisasikan, guru hanya menerjemahkan semua pelajaran yang diajarkannya dengan bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi di sisi lain, mindset mereka masih menggunakan pemikiran nasional, bukan internasional," seloroh Baskoro. (Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1649254357415155536?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1649254357415155536/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1649254357415155536'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1649254357415155536'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/rsbi-dalam-sorotan-1.html' title='RSBI Dalam Sorotan (1)'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-4128345511074440941</id><published>2010-11-05T21:30:00.003+08:00</published><updated>2010-11-05T21:46:05.838+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>KDRT dan Ciri-ciri Perilaku Korbannya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TNQKlLgi8OI/AAAAAAAAAdQ/jeddkBSdEcc/s1600/stop+KDRT.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 186px; height: 191px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TNQKlLgi8OI/AAAAAAAAAdQ/jeddkBSdEcc/s200/stop+KDRT.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536061475805917410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak wanita menganggap kekerasan dalam rumah tangga sebagai hal tabu. Itulah mengapa mereka cenderung menutupi penderitaan fisik dan psikologis yang dilakukan pasangannya. Dalam kondisi ini, peran sahabat dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat yang baik harus memiliki sensitivitas tinggi untuk melihat penderitaan yang tengah dialami orang terdekat. Ini penting untuk membebaskan mereka dari hubungan tak sehat akibat perilaku kasar pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sejumlah tanda yang bisa memberi petunjuk tentang kekerasan yang mereka alami, seperti dikutip dari laman Modern Mom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghilang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak perubahan sikapnya. Mereka yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga biasanya cenderung menarik diri dari lingkungan sosialnya. Mereka umumnya tak ingin orang di sekelilingnya melihat tanda-tanda kekerasan seperti memar atau bengkak yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riasan berlebih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan pula riasannya. Mereka biasanya menggunakan riasan tebal untuk menyamarkan tanda kekerasan yang masih membekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luka mencurigakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang mendapat siksaan fisik dari pasangannya tak jarang mengalami cedera. Hanya, mereka cenderung menutupinya dengan mengatakan bahwa luka yang terjadi akibat terjatuh, atau kecelakaan umum. Saat melihat sahabat terluka, jangan ragu menanyakan kronologi peristiwanya. Simak, apakah konsistensi ceritanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendadak murung dan pendiam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus kekerasan yang mereka alami biasanya memunculkan trauma dan tanpa sadar membuat pribadinya berubah. Murung dan pendiam adalah sinyal paling umum, terutama ketika berada di lingkungan sosial. Simak ketulusan senyumnya saat berada di samping pasangannya. Orang yang mengalami intimidasi dalam rumah tangga biasanya tidak berkutik ketika berada di dekat pasangan yang menyiksanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak betah di rumah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang tengah mengalami kekerasan dalam rumah tangga biasanya cenderung menghindari kebersamaan dengan pasangannya. Mereka tak akan tenang di rumah dan berusaha mencari kesibukan di luar rumah. (vivanews.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-4128345511074440941?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/4128345511074440941/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/kdrt-dan-ciri-ciri-perilaku-korbannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4128345511074440941'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4128345511074440941'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/11/kdrt-dan-ciri-ciri-perilaku-korbannya.html' title='KDRT dan Ciri-ciri Perilaku Korbannya'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TNQKlLgi8OI/AAAAAAAAAdQ/jeddkBSdEcc/s72-c/stop+KDRT.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6254394528335828714</id><published>2010-10-31T11:20:00.005+08:00</published><updated>2010-11-05T21:43:48.885+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>Mbah Maridjan in Memoriam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TNQJ9huEPcI/AAAAAAAAAdI/FgLvjGhQFSo/s1600/mbah+maridjan.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TNQJ9huEPcI/AAAAAAAAAdI/FgLvjGhQFSo/s200/mbah+maridjan.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5536060794573438402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mbah Maridjan lahir tahun 1927 di Dukuh Kinahrejo, Desa Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dia mempunyai seorang istri bernama Ponirah (73), 10 orang anak (lima di antaranya telah meninggal), 11 cucu, dan 6 orang cicit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak Mbah Maridjan yang masih hidup bernama Panut Utomo (50), Sutrisno (45), Lestari (40), Sulastri (36), dan Widodo (30). Mereka ada yang memilih tinggal di Yogyakarta dan ada pula yang di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara anak-anak Mbah Maridjan, juga ada yang siap mewarisi tugas sebagai juru kunci Gunung Merapi dan kini telah menjadi abdi dalem Keraton Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1970 Mbah Maridjan diangkat menjadi abdi dalem Keraton Kesultanan Yogyakarta dan oleh Sultan Hamengku Buwono IX diberi nama baru, yaitu Mas Penewu Suraksohargo1. Pada saat itu, sebagai abdi dalem, Mbah Maridjan diberi jabatan sebagai wakil juru kunci dengan pangkat Mantri Juru Kunci, mendampingi ayahnya yang menjabat sebagai juru kunci Gunung Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat menjadi wakil juru kunci, Mbah Maridjan sudah sering mewakili ayahnya untuk memimpin upacara ritual labuhan di puncak Gunung Merapi. Setelah ayahnya wafat, pada tanggal 3 Maret 1982, Mbah Maridjan diangkat menjadi juru kunci Gunung Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang abdi dalem Keraton Yogyakarta dengan jabatan juru kunci, Mbah Maridjan juga menunjukkan nilai-nilai kesetiaan tinggi. Meskipun Gunung Merapi memuntahkan lava pijar dan awan panas yang membahayakan manusia, dia bersikukuh tidak mau mengungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikapnya yang terkesan mbalelo itu semata-mata sebagai wujud tanggung jawabnya terhadap tugas yang diamanatkan oleh Ngarsa Dalem.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6254394528335828714?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6254394528335828714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/10/riwayat-mbah-marijan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6254394528335828714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6254394528335828714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/10/riwayat-mbah-marijan.html' title='Mbah Maridjan in Memoriam'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TNQJ9huEPcI/AAAAAAAAAdI/FgLvjGhQFSo/s72-c/mbah+maridjan.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8751205182992165548</id><published>2010-10-31T11:17:00.002+08:00</published><updated>2010-11-05T21:36:11.592+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Merapi dan Riwayat Letusannya</title><content type='html'>Letusan Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta pada Selasa lalu ternyata tidak seberapa bila dibandingkan dengan letusan-letusan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan pada 1930 setidaknya telah membunuh 1.370 orang di 13 desa di lereng Merapi. Tapi ini bukan letusan terbesar. Letusan terbesar justru terjadi pada 1006. Saat itu seluruh Jawa tertutup abu vulkanik. Sayangnya tidak diketahui berapa korban akibat letusan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Gunung Merapi mengalami letusan pertama pada 1006. Rata-rata Merapi meletus dalam siklus pendek antara 2 – 5 tahun, dan siklus menengah setiap 5 – 7 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siklus terpanjang pernah tercatat setelah mengalami istirahat selama lebih dari 30 tahun, yaitu pada masa awal terbentuknya gunung aktif. Memasuki abad ke-16, siklus terpanjang Merapi adalah 71 tahun, jeda letusan 1587-1658.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Vulkanologi mencatat, letusan besar Merapi terjadi pada 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930. Letusan sebelumnya terjadi empat tahun lalu, tepatnya pada 8 Juni 2006 pukul 09.03.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu pemerintah mengungsikan 17 ribu warga di lereng Merapi. Namun, dua orang yang berlindung dalam bunker di Kawasan Wisata Kaliadem, Kaliurang, justru terpanggang awan panas. Bunker tak bisa melindungi korban dari wedhus gembel yang suhunya masih 500-600 derajat celcius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selasa petang, 26 Oktober, Merapi kembali meletus. Erupsi pertama gunung Merapi terjadi sejak pukul 17.02 WIB, diikuti awan panas selama 9 menit. Kemudian berulang hingga erupsi terakhir pukul 18.21 yang menyebabkan awan panas selama 33 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awan panas ini telah meluluhlantakkan beberapa kampung di lereng Merapi. Setidaknya 30 orang meninggal atas musibah ini, termasuk juru kunci Mbah Maridjan dan redaktur senior VIVAnews.com, Yuniawan Nugroho. (VIVAnews.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8751205182992165548?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8751205182992165548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/10/merapi-dan-riwayat-letusannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8751205182992165548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8751205182992165548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/10/merapi-dan-riwayat-letusannya.html' title='Merapi dan Riwayat Letusannya'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6330469609277635930</id><published>2010-10-31T11:03:00.002+08:00</published><updated>2010-10-31T11:10:09.121+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Tsunami Dalam Sejarah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TMzd2DcB9fI/AAAAAAAAAc4/TTJed8ZRR5I/s1600/tsunami.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 135px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TMzd2DcB9fI/AAAAAAAAAc4/TTJed8ZRR5I/s200/tsunami.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5534041962837046770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Gempa berkekuatan 7,2SR yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin 25 Oktober 2010, menimbulkan serangan gelombang maut, tsunami. Seluruh pemukiman yang berada di pantai barat gugusan kepulauan itu diterjang tsunami sehingga menewaskan lebih dari 400 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indonesia tidak lagi asing dengan bencana itu. Pada Desember 2004, tsunami besar terjadi di Aceh. Lalu tiga bulan berikutnya terjadi di Nias. Setahun lagi, tepatnya 17 Juli 2006, tsunami juga terjadi di Pangandaran, Jawa Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rekam jejak tunami ternyata sudah terjadi sejak tahun 6.000 Sebelum Masehi. Laman media ilmiah Livescience.com mencatat daftar tsunami maha dahsyat yang pernah terjadi di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.000 SM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gugusan salju besar di Sisilia longsor dan jatuh ke laut. Longsor yang terjadi pada 8 ribu tahun lalu ini memicu bencana tsunami tersebar di Laut Mediterrania. Tidak ada catatan sejarah bencana ini. Hanya para ilmuwan geologi memperkirakan tsunami dengan kecepatan 320 kilometer per jam ini mencapai ketinggian gedung 10 lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 November 1755&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah gempa yang menghancurkan Lisbon, Portugal, dan mengguncang sebagian besar Eropa. Orang-orang banyak yang berlindung di perahu. Namun, tsunami justru terjadi. Tak pelak bencana ini menewaskan lebih dari 60 ribu orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Agustus 1883&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda, memicu tsunami yang menenggelamkan pesisir Sumatera, Jawa bagian utara, dan Kepulauan Seribu. Kekuatan gelombang bisa menyeret karang seberat 600 ton ke pantai. 36 ribu orang meninggal sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 Juni 1896&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang setinggi 30 meter muncul sesaat setelah terjadi gempa di Jepang. Seluruh pantai timur disapu tsunami itu. 27 ribu orang meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1 April 1946&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa besar di Alaska menimbulkan gelombang besar di Hawaii. Bencana yang sering disebut sebagai misteri "April Fools Tsunami" itu menewaskan 159 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Juli 1958&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa berkekuatan 8,3 SR di Alaska menyebabkan gelombang besar hingga 576 meter di Teluk Lituya, Alaska. Ini merupakan tsunami terbesar yang tercatat di zaman modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung saja, tsunami terjadi di tempat terisolir, sehingga tidak menimbulkan banyak korban. Tsunami ini hanya menyebabkan dua nelayan meninggal dunia, karena kapalnya  karam diterjang ombak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22 Mei 1960&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa bumi terbesar yang pernah tercatat sebesar 8,6 SR di Chile. Gempa ini menciptakan tsunami yang menghantam Pantai Chile dalam waktu 15 menit. Gelombang tinggi terjadi hingga 25 meter. Tsunami ini menewaskan 1.500 orang di Chile dan Hawaii.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Maret 1964&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa Alaska "Good Friday" berkekuatan 8,4 SR, menimbulkan gelombang 67 meter di kawasan Valdez Inlet, Alaska. Gelombang dengan kecepatan 640 kilometer per jam ini menewaskan lebih dari 120 orang. Sepuluh orang di antaranya dari Crescent City, California, yang juga mendapat kiriman ombak setinggi 6,3 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Agustus 1976&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tsunami di Filipina barat daya menewaskan 8 ribu orang. Gelombang besar ini juga dipicu gempa bumi di sekitar pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17 Juli 1998&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa dengan kekuatan 7,1 SR menghasilkan tsunami di Papua Nugini. Gelombang besa dengan cepat membunuh 2.200 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 Desember 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa maha dahsyat dengan kekuatan 9,3 SR mengguncang di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa paling besar sepanjang 40 tahun terakhir ini menimbulkan gelombang tinggi di Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya 320 ribu orang dari delapan negara meninggal dunia. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28 Maret 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga bulan kemudian tsunami juga terjadi di Sumatera. Gempa di lepas pantai Nias yang berkekuatan 8,7 SR itu memicu tsunami besar yang menewaskan 1.300 orang di Pulau Nias, Sumatera Barat. (vivanews.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6330469609277635930?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6330469609277635930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/10/tsunami-dalam-sejarah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6330469609277635930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6330469609277635930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/10/tsunami-dalam-sejarah.html' title='Tsunami Dalam Sejarah'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TMzd2DcB9fI/AAAAAAAAAc4/TTJed8ZRR5I/s72-c/tsunami.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3209240385299769307</id><published>2010-09-08T19:27:00.001+08:00</published><updated>2010-09-08T19:33:53.066+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>So Easy to Do You Seduced?</title><content type='html'>Ramadan will end soon, this month is too beautiful to be spent. Though the sky, the moon and the sun is not far different from any other month, and only months Ramadhanlah always look forward to the Muslims. Maybe because in this month Allah has prepared forgiveness and mercy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The first ten days of Ramadan provides a generous God's grace to mankind, ten second day, Maghfiroh repentance comes when the door opened and the last ten days is the liberation from the Fire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As narrated in one hadith narrated by Ibn Khuzaimah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"O mankind, truly a great month has come (shaded) of you, the month in which there is a night better than a thousand months, God made fast (in that month) as a liability and make the evening prayer as a Sunnah practice. Whoever is closer to the month, according to (expect) a virtue, then the same (value) to fulfill that obligation in case the others ... This is the first month of grace, forgiveness and ultimately pertengahannya is an exemption from the Fire ... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;His generous Subhanallah .. My God .. You are fantastic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But what does this mean 1: 11? Where is the month of Ramadan only one month of the year. Why did God provide the month of Ramadan? and why did God provide more months without any title-month grace or forgiveness or whatever?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Human beings do not escape from sin, including mine. Suppose we really holy Ramadan starting from last year. And what happens to us after eleven months? Black spots could even pierce our hearts that he has become pure white as a newborn.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For personal, just a few months after Ramadan I survived to become a good Muslim, but in the months that followed, I like not scared, even my young heart often speaks with his arrogant "Ah ... there's next Ramadan" ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's so easy to be seduced Did You? how sad I was not pouting thy God ... but I snickered to myself the question ... I'm embarrassed!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;What a liar he was, how hypocritical he is and how it myself licker ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Are You did not give up giving grace and forgiveness to us, humans, in this holy month?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opinion excerpted from Alvina Sari (Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3209240385299769307?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3209240385299769307/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/09/so-easy-to-do-you-seduced.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3209240385299769307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3209240385299769307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/09/so-easy-to-do-you-seduced.html' title='So Easy to Do You Seduced?'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-2744676180872766019</id><published>2010-09-01T08:11:00.000+08:00</published><updated>2010-09-01T08:13:20.507+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Kemuliaan Wanita Dalam Islam</title><content type='html'>Sumayyah binti Hubath adalah ibu kandung dari Amar bin Yassir. Ia adalah gambaran cemerlang dari wanita yang pertama kali mati syahid. Dengan ketebalan Imannya, ia berani menentang Abu Jahal yang terkenal bengis dan kejam. Ia, suami dan anaknya dilempar ke lautan pasir yang amat panas, dengan kaki dan tangan yang diikat, sehingga tidak dapat bergerak leluasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka disiksa dengan teramat kejam, agar mau mengikuti kemauan Abu Jahal untuk keluar dari Islam. Namun tiada terdengar sepatah katapun dari Yassir dan anaknya selain rintihan semata. Karena itu penyiksaan terhadap mereka semakin ditingkatkan. Sedangkan Sumayyah tidak hanya diam dan merintih, tetapi dengan berani dia menentang Abu Jahal dan menyatakan bahwa dirinya akan tetap berpegang teguh pada keimanannya, meskipun harus menebusnya dengan tebusan yang teramat mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Rasulullah melewati keluarga Yassir yang sedang menjalani penyiksaan, beliau langsung bersabda, "Wahai keluarga Yassir bersabarlah! Karena tempat yang dijanjikan untuk kalian adalah surga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, apakah yang diperbuat Abu Jahal ketika ia ditentang oleh seorang wanita??? Apakah yang ia lakukan ketika kesombongan dan kebengisannya dianggap enteng serta penyiksaannya malah membuat mereka semakin berani? Maka ia pun menghabisi nyawa wanita mulia itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan hidup Sumayyah dicatat dalam lembaran sejarah Islam dengan tinta emas. Hingga kini namanya tetap abadi, sebagai wanita yang pertama kali mati syahid, yang kematiannya menjadi lentera penerang iman. Dapat dijadikan contoh teladan dalam menegakkan prinsip. Ia mantap berpegang teguh pada keimanannya walaupun harus menebusnya dengan tebusan yang sangat mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Al-Ishabah, Ibnu hajar menegaskan : "Sumayyah binti Hubath adalah mantan budak Hudzaifah bin mughirah bin Makhzum. Ia termasuk angkatan pertama dalam memeluk Islam. Dalam menyatakan keimannya ia berada pada urutan ke 7. Ia disiksa oleh Abu Jahal dan ditusuk dengan tombak pada alat vitalnya, hingga meninggal dunia. Karenanya ia adalah wanita pertama yang mati syahid dalam Islam. Sedangkan Yassir adalah sepupu Hudzaifah, karena itu ia dinikahkan dengan Sumayyah, hingga dikaruniai anak bernama Amar bin Yassir. Dan setelah dimerdekakan, Yassir beserta anak dan istrinya termasuk angkatan pertama yang memeluk Islam".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumayyah adalah lambang pengorbanan dalam menegakkan agama Allah. Ia berani berterus terang menyatakan keislamannya, ketika kaum kafir Quraisy sedang bengis-bengisnya. Mujahid menegaskan orang yang pertama kali menunjukkan keislamannya ada tujuh orang, Rasulullah, Abu Bakar, Bilal, Khabab, Shuhaib, Amar bin Yassir, dan Sumayyah. Rasulullah dan Abu Bakar, dihalang-halangi oleh kaumnya, sedangkan yang lain disiksa. Mereka dipanggang diteriknya sinar matahari padang pasir. Di tengah penyiksaan yang biadab itu, datanglah Abu Jahal menghampiri Sumayyah, lantas menusuk alat vitalnya dengan tombak, hingga meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Sa'ad mengetengahkan sebuah riwayat dengan sanad yang shahih, bersumber dari Mujahid, bahwa ia telah berkata, "Wanita yang pertama kali syahid dalam Islam adalah Sumayyah, seorang wanita tua lagi lemah". Ketika Abu Jahal terbunuh dalam perang Badar, Rasulullah bersabda pada Amar bin Yassir, "Yaa Amar, Allah telah membunuh orang yang telah membunuh ibumu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita perhatikan secara seksama, ternyata orang yang pertama kali memeluk Islam adalah Khadijah Binti Khuwailid, dan orang yang pertama kali mati syahid dalam Islam adalah Sumayyah binti Hubath, yang keduanya adalah wanita. Maka dimanakah letak Anda selaku muslimah dalam Islam saat ini??? (Wanita-wanita Pendamping Rasulullah - Aba Firdaus Al-Halwani).(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-2744676180872766019?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/2744676180872766019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/09/kemuliaan-wanita-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2744676180872766019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2744676180872766019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/09/kemuliaan-wanita-dalam-islam.html' title='Kemuliaan Wanita Dalam Islam'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7100363680430186715</id><published>2010-08-18T12:16:00.003+08:00</published><updated>2010-09-01T08:13:55.540+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Sejarah Puasa Ramadhan</title><content type='html'>Awal turunnya kewajiban shaum Ramadhan adalah pada bulan Sya’ban tahun kedua Hijriyah, atas dasar ini para ulama berijma’ bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam menunaikan ibadah shaum Ramadhan selama hidupnya sebanyak sembilan kali. ([1]) &lt;br /&gt;Ibnul Qayyim mengatakan dalam Zadul Ma’ad, bahwa difardhukannya shaum Ramadhan melalui tiga tahapan :&lt;br /&gt;1.      Kewajibnya yang bersifat takhyir (pilihan).&lt;br /&gt;2.      Kewajiban  secara Qath’i (mutlak), akan tetapi jika seorang yang shaum  kemudian tertidur sebelum berbuka maka diharamkan baginya makan dan minum sampai hari berikutnya.&lt;br /&gt;3.      Tahapan terakhir, yaitu yang berlangsung sekarang dan berlaku sampai hari kiamat sebagai nasikh (penghapus) hukum sebelumnya.([2])&lt;br /&gt;Tahapan awal berdasarkan firman Allah I :&lt;br /&gt;(وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ( البقرة: ١٨٤&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;” Dan wajib bagi orang yang berat untuk menjalankan ash-shaum maka membayar fidyah yaitu dengan cara memberi makan seorang miskin untuk setiap harinya. Barang siapa yang dengan kerelaan memberi makan lebih dari itu maka itulah yang lebih baik baginya dan jika kalian melakukan  shaum maka hal itu lebih baik bagi kalian jika kalian mengetahuinya.”  [Surat Al-Baqarah 184]&lt;br /&gt;Berkata Al-Hafizh Ibnu Katsir :&lt;br /&gt;“Adapun orang yang sehat dan mukim (tidak musafir-pen) serta mampu menjalankan ash-shaum diberikan pilihan antara menunaikan ash-shaum atau membayar fidyah. Jika mau maka dia bershaum dan bila tidak maka dia membayar fidyah yaitu dengan memberi makan setiap hari kepada satu orang miskin. Kalau dia memberi lebih dari satu orang maka ini adalah lebih baik baginya.”([3])&lt;br /&gt;Ibnu ‘Umar [L] ketika membaca ayat ini فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ  mengatakan : “bahwa ayat ini mansukh (dihapus hukumnya-pen)”.([4])&lt;br /&gt;Dan atsar dari Salamah ibnu Al-Akwa’ tatkala turunnya ayat ini berkata :&lt;br /&gt;“Barangsiapa hendak bershaum maka silakan bershaum dan jika tidak maka silakan berbuka dengan membayar fidyah. Kemudian  turunlah  ayat  yang berikutnya yang memansukhkan (menghapuskan) hukum tersebut di atas.” ([5])&lt;br /&gt;Secara dhahir, ayat ini وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ  mansukh (dihapus) hukumnya dengan ayat  فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ sebagaimana pendapat jumhur ulama ([6]).&lt;br /&gt;Tetapi dalam sebuah atsar Ibnu ‘Abbas radhiallahu ‘anhuma, beliau berkata :&lt;br /&gt;“Ayat ini bukanlah mansukh melainkan rukhshoh (keringanan) bagi orang tua (laki-laki maupun perempuan) yang lemah supaya memberi makan seorang miskin untuk setiap harinya.” ([7])&lt;br /&gt;Berkata Al-Hafizh Ibnu Katsir :&lt;br /&gt;“Kesimpulan bahwa mansukhnya ayat ini وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ adalah benar yaitu khusus bagi orang yang sehat lagi mukim dengan diwajibkannya ash-shaum atasnya. Berdasarkan firman Allah فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْه Adapun orang tua yang lemah dan tidak mampu bershaum maka wajib baginya untuk berifthor (berbuka) dan tidak ada qadha` baginya”.([8]) &lt;br /&gt;Dan inilah tahapan kedua. Tetapi jika seseorang bershaum kemudian tertidur di malam harinya sebelum berbuka maka diharamkan baginya makan, minum dan jima’ sampai hari berikutnya.&lt;br /&gt;Tahapan ini kemudian mansukh (dihapuskan) hukumnya berlandaskan hadits Al Barra’ t:&lt;br /&gt;كَانَ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ  rإِذَا كَانَ الرَّجُلُ صَائِمًا فَحَضَرَ اْلإِفْطَارُ فَنَامَ قَبْلَ أَنْ يُفْطِرَ لَمْ يَأْكُلْ لَيْلَتَهُ وَلاَ يَوْمَهُ حَتَّى يُمْسِيَ وَإِنَّ قَيْسَ بْنَ صِرْمَةَ الأَنْصَارِي كَانَ صَائِمًا فَلَمَّا حَضَرَ اْلإِفْطَارُ أَتَى اِمْرَأَتَه فَقَالَ لَهَا : أَعِنْدَكِ طَعَامٌ ؟ قَالَتْ : لاَ لكِنْ أَنْطَلِقُ فَأَطْلُبُ لَكَ – وَكَانَ يَوْمَهُ يَعْمَلُ فَغَلَبَتْهُ عَيْنَاهُ- فَجَاءَتْ اِمْرَأَتُهُ فَلَمَّا رَأَتْهُ قَالَتْ : خَيْبَةً لَكَ !  فَلَمَّا اِنْتَصَفَ النَّهَارُ غُشِيَ عَلَيْهِ فَذُكِرَ ذَلِكَ لِلنَّبِي  rفَنَزَلَتْ هَذِهِ اْلأَيَةُ :  )أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ( فَفَرِحُوا بِهَا فَرْحًا شَدِيْدًا فَنَزَلَتْ )وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ( [رواه البخاري  وأبو داود]&lt;br /&gt;Artinya :&lt;br /&gt;“Dahulu Shahabat Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam  jika salah seorang di antara mereka shaum kemudian tertidur sebelum dia berifthar (berbuka) maka dia tidak boleh makan dan minum di malam itu dan juga siang harinya sampai datang waktu berbuka lagi. Dan (salah seorang shahabat yaitu), Qois bin Shirmah Al Anshory dalam keadaan shaum, tatkala tiba waktu berbuka, datang kepada istrinya dan berkata : apakah kamu punya makanan ? Istrinya menjawab : “Tidak, tapi akan kucarikan untukmu (makanan).” – dan Qois pada siang harinya bekerja berat sehingga tertidur (karena kepayahan)-  Ketika istrinya datang dan melihatnya (tertidur) ia berkata : ” Rugilah Engkau (yakni tidak bisa makan dan minum dikarenakan tidur sebelum berbuka- pen) !” Maka ia pingsan di tengah harinya. Dan ketika dikabarkan tentang kejadian tersebut kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, maka turunlah ayat :&lt;br /&gt;)أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ(&lt;br /&gt;“Telah dihalalkan bagi kalian pada malam hari bulan shaum (Ramadhan) untuk berjima’ (menggauli) istri-istri kalian.”&lt;br /&gt;dan para shahabat pun berbahagia sampai turunnya ayat yang berikutnya yaitu :&lt;br /&gt;)وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ(&lt;br /&gt;“Dan makan serta minumlah sampai jelas bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.”&lt;br /&gt;[HR. Al-Bukhari dan Abu Dawud]&lt;br /&gt;(hanif019.wordpress.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7100363680430186715?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7100363680430186715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/08/sejarah-puasa-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7100363680430186715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7100363680430186715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/08/sejarah-puasa-ramadhan.html' title='Sejarah Puasa Ramadhan'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-172228521121374840</id><published>2010-08-18T11:54:00.003+08:00</published><updated>2010-09-02T08:54:55.174+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ucapan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TH71icmu5-I/AAAAAAAAAco/yXFtQsaxcRQ/s1600/met+puasa+ya.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 176px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TH71icmu5-I/AAAAAAAAAco/yXFtQsaxcRQ/s200/met+puasa+ya.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5512112966091073506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-172228521121374840?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/172228521121374840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/08/selamat-menjalankan-ibadah-puasa-1431-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/172228521121374840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/172228521121374840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/08/selamat-menjalankan-ibadah-puasa-1431-h.html' title=''/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/TH71icmu5-I/AAAAAAAAAco/yXFtQsaxcRQ/s72-c/met+puasa+ya.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1697082962883404794</id><published>2010-04-11T08:30:00.007+08:00</published><updated>2010-04-12T12:39:03.544+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Tentang Messi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/S8EaPqhSuEI/AAAAAAAAAcI/kxmgPeu8q80/s1600/messi.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 120px; height: 105px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/S8EaPqhSuEI/AAAAAAAAAcI/kxmgPeu8q80/s200/messi.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5458673079764039746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;1. Messi lahir di Rosario, Argentina, 24 Juni 1987.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rosario juga tempat lahirnya pejuang revolusi Amerika Selatan, Che Guevara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dia sekarang mencapai tinggi tubuh 170 cm. Namun, dia sangat pendek dan mungil saat masih kecil. Dia menderita kelainan pertumbuhan sehingga harus mendapat suntikan hormon pertumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Jika dia tak mendapat hormon pertumbuhan, tingginya sekarang paling hanya 140 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Messi didiagnosis mengalami kelainan pertumbuhan saat masih berumur 11 tahun. Saat itu dia masuk klub Newell's Old Boys. Dia kemudian bergabung dengan klub raksasa Argentina, River Plate. Namun, River Plate keberatan membayarnya 900 dollar (sekitar Rp 8,1 juta) per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Barcelona yang melihat bakatnya langsung merekrutnya. Direktur Barca saat itu, Carles Rexach, bahkan siap membiayai pengobatan Messi atas kelainan pertumbuhan asal dia dan keluarganya pindah ke Barcelona. Kedua belah pihak setuju, Messi pun pindah ke Barcelona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Messi membuat debut di Divisi Primera saat umurnya masih 17 tahun dan 144 hari pada 16 Oktober 2004 melawan Espanyol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Enam bulan kemudian, tepatnya 1 Mei 2005, dia menjadi pemain termuda Barcelona yang mencetak gol di Divisi Primera ketika klub itu mengalahkan Albacete. Umur Messi saat itu 17 tahun, 10 bulan, dan 7 hari. Namun, rekor itu kemudian dipecahkan oleh Bojan Krkic setelah mendapat assist dari Messi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Meski masih muda, pengaruh Messi langsung terasa. Barcelona pun menawarkan kontrak baru pada September 2005. Dia pun diikat Barcelona sampai 2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Pada musim 2005-2006, Messi mencetak enam gol dalam 17 penampilan Divisi Primera La Liga. Namun, aksinya terhenti karena cedera otot di paha kanannya saat melawan Chelsea di Liga Champions, Maret 2006. Dia pun tak lagi main sampai musim kompetisi berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Kontribusi besar pertama Lionel Messi kepada Argentina dia berikan tahun 2005. Dia membawa negerinya juara Piala Dunia Yunior di Belanda. Messi meraih bola emas dan sepatu emas karena menjadi pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak turnamen tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Dia menjalani debut penuh bersama timnas Argentina saat melawan Hongaria, 17 Agustus 2005. Namun, pertandingan ini tak terlalu berkesan baginya sebab dia tampil sebagai pengganti pada menit ke-63. Baru tampil dua menit, dia terkena kartu merah. Dia dianggap wasit Markus Merk telah menyikut Vilmos Vanczak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Sebelum penampilan keduanya bersama Argentina melawan Paraguay, dia mengatakan, "Inilah debut kedua buatku. Yang pertama terlalu singkat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Gagal menyelesaikan musim kompetisi 2005-2006 karena cedera, Messi diragukan masuk skuad timnas Argentina di Piala Dunia 2006. Namun, dia akhirnya dipanggil, tetapi tak terlalu banyak bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Pada pertandingan pertama Argentina di Piala Dunia 2006 melawan Pantai Gading, Messi jadi pemain cadangan. Dia baru diturunkan pada pertandingan melawan Serbia-Montenegro pada menit ke-74, menggantikan Maxi Rodriguez. Dia pun menjadi pemain Argentina termuda yang tampil di Piala Dunia dengan umur 18 tahun dan 357 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Dia tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Messi mencetak gol terakhir dari kemenangan Argentina 6-0. Dia pun menjadi pemain termuda Argentina pertama yang mencetak gol di Piala Dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Gol itu juga menjadikannya sebagai pemain termuda keenam di dunia yang mampu mencetak gol di pentas terakbar tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Impiannya untuk membawa Argentina menjuarai Piala Dunia gagal. Argentina kalah dari tuan rumah Jerman di babak perempat final. Messi tak dimainkan pada pertandingan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Pada musim berikutnya, 2006-2007, Messi benar-benar sudah sebagai pemain hebat. Dia mulai menjadi pemain utama Barcelona. Dia mencetak 14 gol dari 26 penampilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Pertandingan paling berkesan buatnya pada musim itu terjadi pada Maret 2006. Setelah sembuh dari cedera yang membuatnya absen tiga bulan, dia kembali tampil dan langsung mencetak hattrick. Barcelona yang hanya bermain 10 orang pun mampu bermain imbang 3-3 melawan Real Madrid di derbi "El Classico". Inilah awal pengakuan publik bahwa seorang Messi memiliki pengaruh besar dalam permainan timnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Messi menjadi pemain termuda yang mencetak gol pada partai derbi "El Classico" antara Barcelona dan Real Madrid, Maret 2007. Dia mencetak hat-trick dan menyamakan kedudukan 3-3. Saat itu Barcelona bermain 10 orang. Salah satu gol dia cetak pada injury time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Itu merupakan hat-trick pertama di "El Classico" sejak Ivan Zamorano membuat hal itu untuk Real Madrid pada musim 1994-1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Messi bermain luar biasa saat Barcelona melawan Getafe pada April 2007. Gayanya mirip Diego Maradona saat mencetak gol kedua di Piala Dunia 1986 lawan Inggris. Dari tengah, dia melewati beberapa lawan yang mengadang, kemudian membobol gawang Getafe. Messi pun semakin dijuluki sebagai "Maradona Baru".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Pada temu pers setelah pertandingan itu, rekan seklubnya, Deco, memuji, "Gol Messi adalah gol terbaik yang pernah kusaksikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Pada akhir musim 2006-2007, Messi membela Argentina tampil di Copa America untuk pertama kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Messi menjadi salah satu bintang Argentina pada turnamen itu. Dia mencetak dua gol dan membuat beberapa assist hingga Argentina lolos mudah ke final. Sayangnya, di partai final mereka kalah 0-3 dari Brasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Meski Argentina gagal, Messi dipilih sebagai Pemain Muda Terbaik di Copa America.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Selama Copa America, Messi satu kamar dengan Carlos Tevez. Dikabarkan, keduanya memutar musik keras-keras di kamar itu nyaris seperti diskotik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Messi terus menjadi bintang di Barcelona pada musim 2007-2008. Dia bermain pada pertandingannya yang ke-100 saat melawan Valencia, Februari 2008. Saat itu umurnya baru 20 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Pada bulan Maret 2008 dia kembali didera cedera dan harus istirahat enam pekan. Ini kali keempat dalam tiga musim terakhir dia mengalami cedera otot robek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Barcelona melarang Messi membela Timnas Argentina di Olimpiade 2008 Beijing. Tapi, setelah dilakukan negosiasi antara Timnas Argentina dan pelatih Pep Guardiola, dia akhirnya diizinkan tampil di Olimpiade.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Messi bersinar di Olimpiade Beijing. Dia mencetak dua gol dalam perjalanan Argentina ke final untuk bertemu Nigeria. Di final, dia membuat assist untuk Angel Di Maria dan itu satu-satunya gol yang membawa Argentina meraih medali emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Pada awal musim 2008-09, Messi mendapat nomor 10 di Barcelona, menggantikan kostum Ronaldinho yang dijual ke AC Milan. Dengan nomor itu, dia seolah terbaptis sebagai bintang utama dan target man klub.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Pada Desember 2008, dia berada di urutan kedua dalam pemilihan Pemain Terbaik Dunia versi FIFA, kalah dari Cristiano Ronaldo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Messi makin menunjukkan ketajamannya. Dia mencetak 38 gol untuk Barcelona di semua kompetisi musim 20008-09. Dua golnya dia cetak saat Barcelona bertandang ke kandang Real Madrid dan menang 6-2. Itu kekalahan paling besar Madrid di kandang sendiri sejak 1930.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Messi berperan besar membawa Barcelona meraih treble winners, menjuarai Copa del Rey, Divisi Primera, dan Liga Champions. Barcelona menjadi klub Spanyol pertama yang meraih treble winners.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Di Liga Champions, Messi mengumpulkan 9 gol. Dia menjadi top skorer turnamen itu. Dia juga pemain termuda yang menjadi top skor Liga Champions.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Dia mengakhiri tahun 2009 dengan dua penghargaan individu paling bergengsi. Selain meraih gelar Pemain Terbaik Eropa, dia juga meraih gelar Pemain Terbaik Dunia versi FIFA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Tahun 2009 juga menandai bertumpuknya gelar yang pernah diraih Messi. Selain gelar pribadi, dia juga sukses membawa Barcelona meraih banyak gelar. Messi ikut membawa Barcelona juara Divisi Primera La Liga (2004-05, 2005-06, 2008-09), Liga Champions (2006, 2009), Copa del Rey (2009), Piala Super Spanyol (2005, 2006, 2009), Piala Super Eropa (2009), dan FIFA Club World Cup (2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Messi mendapat julukan baru, "La Pulga Atomica" atau "Kutu Atom".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Selain mendapat julukan "Kutu Atom", Messi juga dijuluki "Maradonita" karena dianggap penerus sang legenda Maradona. Namun, media-media Spanyol sering menjulukinya "Messidona".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Di Argentina, Messi sekarang menjadi idola terbesar. Fans selalu berusaha dekat dengannya. Dia ingat sebuah kejadian, "Anekdot yang terlucu adalah apa yang terjadi ketika aku di Venezuela. Saat meninggalkan lapangan, tiba-tiba seorang gadis rela terjun dari tribun yang tingginya 5 meter hanya untuk bisa mencium diriku. Aku sudah mencegahnya, 'Jangan lakukan itu, bisa berbahaya.' Tapi, dia nekat melompat dan aku mendapat sebuah ciuman."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Pada masa remajanya di Barcelona, Messi berkawan dekat dengan kapten Arsenal, Cesc Fabregas. Keduanya sering menghabiskan waktu bersama bermain game Pro Evolution Soccer di Playstation. Messi termasuk terpukul saat Fabregas dijual ke Arsenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Musik favorit Messi adalah Samba dan Cumbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Messi tak pernah menyaksikan highlight sepak bola di televisi yang menampilkan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Messi dan pacarnya, Antonella Roccuzzo, berencana menikah pada akhir 2010. Pacarnya juga berasal dari kampung Messi, Rosario.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Messi ditunjuk sebagai duta UNICEF pada 11 Maret 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Messi memiliki dua saudara sepupu yang juga bermain bola. Mereka adalah Maxi Biancucchi dan Emanuel Biancucci. Maxi bermain di klub Meksiko, Cruz Azul, sedangkan Emanuel memperkuat klub Jerman, TSV 1860 Muenchen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Gambar Messi sekarang menjadi cover game Pro Evo. Dia juga membintangi video untuk mempromosikan game tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Paling gress dan berkesan, tentu empat golnnya yang membawa Barcelona menang 4-1 atas Arsenal di leg kedua perempat final Selasa atau Rabu (7/4/2010) WIB lalu. Empat gol itu tentu akan dikenang sepanjang masa. Apalagi, dia mencetaknya dengan cara luar biasa.(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1697082962883404794?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1697082962883404794/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/04/tentang-messi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1697082962883404794'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1697082962883404794'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/04/tentang-messi.html' title='Tentang Messi'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/S8EaPqhSuEI/AAAAAAAAAcI/kxmgPeu8q80/s72-c/messi.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1880326872005148115</id><published>2010-04-03T22:09:00.001+08:00</published><updated>2010-04-03T22:11:05.063+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Beda Cowok dan Pria</title><content type='html'>Tahukah Anda bahwa meski sama-sama berjenis kelamin laki-laki, mereka yang tergolong "cowok" sangat berbeda dengan "pria" dalam perilakunya. Simak saja, Anda atau lelaki pasangan Anda, termasuk yang mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok:&lt;br /&gt;"Kamu yang jemput, ya. Capek nih jalannya muter."&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;"Kamu tunggu saja di sana, saya jemput. Capek sedikit enggak masalah, kok."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok:&lt;br /&gt;Bayar sendiri-sendiri kalau ngajak makan atau nonton film, syukur-syukur kalau perempuan mau membayari.&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;Biarpun uangnya mepet, tidak akan membiarkan perempuan membayari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok:&lt;br /&gt;Sibuk membentuk tubuh dan minum suplemen, tetapi lupa belajar teknik-teknik menyenangkan perempuan.&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;Fokusnya pada bagaimana membuat perempuan merasa senang bersamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok:&lt;br /&gt;Malam pertama selalu meninggalkan bercak "darah perawan".&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;Tak ada "darah perawan" pada malam pertama karena dia pandai membuat perempuan terangsang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok:&lt;br /&gt;Apabila perempuan mengambil inisiatif dalam aktivitas seksual, komentarnya, "Gile ini perempuan! Agresif amat!"&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;"Ini yang saya cari-cari dari dulu! Permainan jadi seimbang dan menggairahkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok:&lt;br /&gt;Tanpa basa-basi, maunya langsung melakukan hubungan seks. Sesudah itu tidur.&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;Foreplay itu ibarat hidangan pembuka (appetizer), hubungan seks sebagai menu utama (main course), dan afterplay sebagai hidangan penutup (dessert).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok:&lt;br /&gt;Apabila hubungan seks sudah membuatnya ejakulasi, itu berarti sudah selesai. Dia tidak tahu bahwa pasangannya menangis di balik punggungnya akibat kecewa.&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;Selalu tahu kapan saat yang tepat untuk intercourse. Dia akan berhenti hanya kalau pasangannya sudah orgasme dan mengalami kepuasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cowok:&lt;br /&gt;Sudah, ya!&lt;br /&gt;Pria:&lt;br /&gt;Sudah atau belum? (Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1880326872005148115?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1880326872005148115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/04/beda-cowok-dan-pria.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1880326872005148115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1880326872005148115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/04/beda-cowok-dan-pria.html' title='Beda Cowok dan Pria'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-5303742382183011395</id><published>2010-03-30T21:24:00.001+08:00</published><updated>2010-03-30T21:26:52.623+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Beda Otak Anak Laki-laki dan Perempuan</title><content type='html'>Membuat perbedaan antara anak laki-laki dan perempuan menurut struktur dan fungsi otaknya bukan berarti mengklasifikasikan mereka dari sudut jender semata. Tetapi, menyadarkan tentang perbedaan alami keduanya untuk memudahkan Anda mencari formula yang tepat memberikan pelajaran dan pengajaran pada anak-anak Anda.&lt;br /&gt;"Itu karena aliran darah ke dalam otak anak laki-laki bukan saja lebih sedikit, tetapi juga didesain tersegmentasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pengamatannya terhadap beberapa rahasia di balik otak anak perempuan, Michael Gurian menyimpulkan, bahwa sangat bisa dimengerti jika anak perempuan lebih cakap dalam urusan membaca dan menulis. Nah, bagaimana dengan anak laki-laki?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurian, dalam bukunya berjudul Boys and Girls Learn Differently!: A Guide for Teachers and Parents, menuturkan bahwa perbedaan struktur otak antara anak laki-laki dan perempuan sangat berperan besar memengaruhi pola belajar dan kerja otak mereka masing-masing. Namun begitu, sebetulnya perbedaan itu tidak berlaku secata mutlak pada semua kasus dan tidak ada yang buruk dari semua perbedaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti halnya otak anak perempuan, otak anak laki-laki pun punya misteri. Gurian bilang, karena area korteksnya lebih banyak dimanfaatkan sebagai fungsi spesial mekanis, anak laki-laki akan lebih suka menggerakkan obyek, mulai dari bola, mainan, atau bahkan tangan dan kakinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otak pada anak laki-laki tidak hanya memiliki lebih sedikit serotonin, melainkan juga oxytocin atau zat pengikat. Zat inilah yang menurut Gurian menyebabkan anak laki-laki bersikap lebih impulsif, yang jelas-jelas berlawanan dengan sikap perempuan, yang bisa duduk tenang curhat pada sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurian menyimpulkan, seorang anak perempuan tampil lebih baik dalam tugas ganda atau multitasking dan yang bersifat bertransisi. Sebaliknya, anak laki-laki tidak, karena otak mereka dibentuk untuk melakukan pembaharuan dan reorientasi setelah sebelumnya harus melewati tahap istirahat (rest).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah perbedaan nyata yang mudah sekali terlihat. Hal itu karena aliran darah ke dalam otak anak laki-laki bukan saja lebih sedikit, tetapi juga didesain tersegmentasi," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak heran, kata Gurian, anak laki-laki mudah sekali mengantuk. Pada anak perempuan, tahap pembaharuan tidak perlu harus melewati istirahat, sehingga mereka jarang sekali mengantuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurian menambahkan, otak anak laki-laki cenderung lebih cocok mengenali simbol, bentuk-bentuk abstraksi, diagram, gambar dan obyek bergerak ketimbang kata-kata yang monoton. Bagi seorang anak laki-laki, metode ceramah akan diartikannya sebagai waktu istirahat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Gurian menyimpulkan, misteri-misteri yang ada di balik rahasia otak anak laki-laki tersebut akan menyebabkan mereka: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-lebih unggul dalam Matematika dan Fisika, terutama ketika subyek itu diajarkan secara abstrak di depan kelas&lt;br /&gt;-lebih tertarik pada permainan-permainan (games) ketimbang perempuan&lt;br /&gt;-mudah terlibat masalah karena sifatnya yang impulsif&lt;br /&gt;-mudah atau cepat bosan&lt;br /&gt;-tak mampu menjadi pendengar yang baik&lt;br /&gt;-tidak telaten memenuhi tugas&lt;br /&gt;-kurang cocok belajar secara verbal yang selama ini kerap terjadi di kelas-kelas (sekolah) konvensional yang lebih mengedepankan pola belajar satu arah.(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-5303742382183011395?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/5303742382183011395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/beda-otak-anak-laki-laki-dan-perempuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5303742382183011395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5303742382183011395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/beda-otak-anak-laki-laki-dan-perempuan.html' title='Beda Otak Anak Laki-laki dan Perempuan'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7925007772336194444</id><published>2010-03-30T21:16:00.004+08:00</published><updated>2010-03-30T21:28:56.525+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Soal UN Bocor di Percetakan, Pusat Evaluasi Daerah</title><content type='html'>Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) akan mengevaluasi pemerintah daerah terkait seleksi yang dilakukan pemerintah daerah dalam memilih percetakan soal ujian nasional (UN) yang dinilai menjadi sumber utama kebocoran UN.&lt;br /&gt;Kita sedang mengevaluasi provinsi apakah bisa diberikan kepercayaan atau diambil alih oleh pu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal ketika ditemui Kompas.com di Kemendiknas, Jakarta, Selasa (30/3/2010). Dikatakan Fasli, pihaknya akan mengevaluasi tiap-tiap provinsi apakah bisa diberi kepercayaan kembali dalam memilih perusahaan percetakan atau kewenangan pemilihan percetakan itu akan diambil alih oleh pemerintah pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita sedang mengevaluasi provinsi apakah bisa diberikan kepercayaan atau diambil alih oleh pusat, demi mutu terjangkau. Tapi ingat, kita juga harus memberdayakan daerah juga," katanya.(Kompas.com)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasli menyampaikan, pemerintah pusat telah memberikan kepercayaan kepada daerah dalam menyeleksi percetakan sesuai syarat-syarat percetakan yang mampu menjaga rahasia negara. Namun kenyataannya, kata Fasli, masalah di percetakan menjadi faktor utama kebocoran UN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itulah, menurut Fasli, pemerintah daerah diminta pertanggungjawabannya untuk menindak percetakan yang nakal tersebut. "Terhadap semua perusahaan yang bersalah itu, kita mendorong daerah-daerah untuk memberikan sanksi," demikian Fasli.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7925007772336194444?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7925007772336194444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/soal-un-bocor-di-percetakan-pusat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7925007772336194444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7925007772336194444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/soal-un-bocor-di-percetakan-pusat.html' title='Soal UN Bocor di Percetakan, Pusat Evaluasi Daerah'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3664595982533051388</id><published>2010-03-30T21:08:00.000+08:00</published><updated>2010-03-30T21:10:36.852+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Tiga Faktor Soal UN Bocor</title><content type='html'>Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal menyampaikan, ada tiga faktor yang menyebabkan kebocoran soal ujian nasional (UN). Dari ketiga faktor tersebut, masalah percetakan menjadi faktor utamanya. SOP-nya kan tidak boleh dicampur dengan percetakan lain, petugasnya tidak boleh keluar, punya ponsel, ini yang tidak bisa dipegang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut disampaikan Fasli saat ditemui di Kementerian Pendidikan Nasional, Jakarta, Selasa (30/3/2010). "Faktor utama di percetakan. SOP-nya kan tidak boleh dicampur dengan percetakan lain, petugasnya tidak boleh keluar, punya ponsel, ini yang tidak bisa dipegang, kerawanan utama di percetakan," kata Fasli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain percetakan, kata Fasli, kerawanan kebocoran terjadi pada saat distribusi soal di rayon-rayon karena soal sempat tertahan di rayon sebelum didistribuskan kemudian ke sekolah-sekolah. Sementara faktor ketiga adalah pelaksanaan UN yang kurang pengawasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat pelaksanaan ujian mereka bawa ponsel, saat mereka ke kamar mandi juga kemungkinan," ujar Fasli.(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3664595982533051388?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3664595982533051388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/tiga-faktor-soal-un-bocor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3664595982533051388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3664595982533051388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/tiga-faktor-soal-un-bocor.html' title='Tiga Faktor Soal UN Bocor'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6454379883351587379</id><published>2010-03-30T20:54:00.001+08:00</published><updated>2010-03-30T20:58:12.944+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Membedakan Suku Cadang Asli dan Palsu</title><content type='html'>Maraknya pemalsuan terhadap komponen kendaraan pastinya menimbulkan perhatian besar dikalangan konsumen. Karena itu patut dicermati sebelum membeli sebuah suku cadang agar tak mendapatkan yang palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuasa Hukum Toyota Justisiari P Kusumah menilai, konsumen harus lebih cermat dalam memilih kompoen suku cadang agar tak mendapatkan yang palsu. Caranya, dengan beberapa langkah berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Harga&lt;br /&gt;Tidak dapat dipungkiri, harga menjadi satu dari sekian banyak alasan mengapa konsumen memilih sebuah suku cadang tertentu. Namun perlu diingat, bila pedagang menawarkan harga yang miring untuk suku cadang merek kendaraan tertentu, Anda perlu waspada. Sebab boleh jadi suku cadang yang ditawarkan itu palsu. Karena menurut Justisiari, pedagang suku cadang palsu rata-rata mengiming-imingi harga murah kepada konsumen agar mereka tertarik membeli suku cadang palsu. "Tapi hati-hati juga, karena saat ini biasanya beda harganya cukup tipis dengan suku cadang yang asli," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kemasan&lt;br /&gt;Kemasan atau bungkus dari komponen suku cadang yang asli biasanya memiliki warna serta tulisan yang lebih jelas dibandingkan suku cadang palsu. Selain itu, suku cadang yang bukan original pun kerap kali memiliki kemasan yang pudar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bahan Komponen yang Digunakan  &lt;br /&gt;Setelah kemasan dibuka, biasanya akan terlihat komponen suku cadang yang dimaksud. Anda dapat memperhatikan secara detil seperti apa bahan yang digunakan pada komponen itu. Biasanya suku cadang palsu menggunakan komponen yang lebih memiliki mutu rendah dibanding yang asli. "Kalau yang asli misalnya pakai material baja, biasanya yang palsu cuma besi atau bahkan plastik," ungkap Justisiari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Garansi&lt;br /&gt;Perhatikan pula garansi yang diberikan oleh pihak penjual. Jika barang yang dimaksud asli, maka penjual akan memberikan garansi langsung dari produsen kendaraan yang bersangkutan, misalnya Toyota, Daihatsu, Honda, dan sebagainya. Namun kalau penjual hanya memberikan garansi toko atau garansi distributor, bisa dipastikan suku cadang itu palsu. Selain itu sebisa mungkin carilah toko-toko yang memasnag label "Genuine Part". Karena dengan begitu biasanya si penjual sudah diberikan lisensi oleh produsen kendaraan yang dimaksud untuk menjual komponen suku cadangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Lakukan Servis di Bengkel Resmi&lt;br /&gt;Ini merupakan bentuk tindakan paling aman. Karena dengan Anda melakukan servis berkala di bengkel-bengkel resmi kendaraan bermotor, maka otomatis produk suku cadang yang digunakan pun asli. Dan bila Anda masih memiliki kendala setelah melakukan servis, Anda langsung kembali ke bengkel tempat Anda melakukan servis tersbeut, karena biasanya mereka memberikan garansi.(Okezone.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6454379883351587379?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6454379883351587379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/membedakan-suku-cadang-asli-dan-palsu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6454379883351587379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6454379883351587379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/membedakan-suku-cadang-asli-dan-palsu.html' title='Membedakan Suku Cadang Asli dan Palsu'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-4212467472581872335</id><published>2010-03-30T20:51:00.000+08:00</published><updated>2010-03-30T20:54:19.377+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>Avanza Untuk SMK</title><content type='html'>Sebagai bentuk partisipasi guna meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, PT Toyota Astra Motor (TAM) menyerahkan bantuan berupa alat peraga kepada sejumlah SMK di Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAM menyerahkan alat peraga berupa satu unit Toyota Avanza kepada SMK 7 Semarang Jawa Tengah (Jateng) dan enam unit sistem transmisi serta komputer untuk enam SMK lainnya di daerah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;President Director TAM Johnny Darmawan mengatakan, program bantuan ini merupakan link &amp; match yang dikenal Toyota Technical Education Program (T-TEP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selain komitmen untuk memajukan dunia pendidikan, bantuan ini juga merupakan bentuk terima kasih kami terhadap dukungan masyarakat Jawa Tengah terhadap keberadaan dan kemajuan Toyota.  Kami berharap, bantuan alat peraga berupa satu unit Toyota Avanza bisa menjadikan SMK 7 Semarang benar-benar menjadi sekolah T-TEP," katanya dalam siaran pers yang diterima okezone, Kamis (25/3/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Johnny menjelaskan, T-TEP merupakan program CSR Toyota yang pelaksanaanya bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan Nasional. Berlangsung sejak 1991, sampai saat ini sudah 51 SMK di berbagai wilayah Indonesia yang masuk dalam program tersebut, tujuh diantaranya ada di Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya cukup mengembirakan seperti terlihat dari jumlah siswa lulusan SMK tersebut yang keahliannya bisa memenuhi kriteria teknisi di jaringan Toyota. "Di Jawa tengah saja, dalam empat tahun terakhir ada 70 siswa yang masuk menjadi tenaga kerja pada jaringan Toyota," tambah Johnny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam program link &amp; match ini, Toyota berperan dalam penyelarasan kurikulum, dukungan fasilitas pengajaran, pelatihan, dan penyerapan tenaga kerja.  Wilayah binaan T-TEP menjangkau seluruh Indonesia, dengan ribuan siswa magang dan ratusan guru yang telah mendapatkan pelatihan di Toyota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara penyerahan bantuan ini dilaksanakan bersamaan  peresmian Nasmoco Green Forest,   program penanaman 10.000 pohon di atas lahan seluas 10 hektar yang digelar oleh Authorized Toyota Main Dealer untuk wilayah Jawa Tengah &amp; Daerah Istimewa Yogjakarta, PT New Ratna Motor/Nasmoco Group.(Okezone.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-4212467472581872335?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/4212467472581872335/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/avanza-untuk-smk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4212467472581872335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4212467472581872335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/avanza-untuk-smk.html' title='Avanza Untuk SMK'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-5137863479318590931</id><published>2010-03-30T20:01:00.002+08:00</published><updated>2010-03-30T20:05:50.694+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Jangan Katakan Ini Kepada Bos Anda!</title><content type='html'>Setiap orang punya bos. Bahkan ketika Anda berwirausaha pun, Anda masih saja merupakan pegawai dari klien-klien Anda. Bagian terbesar dari menjaga hubungan atasan-bawahan adalah untuk tidak membiarkan atasan Anda berpikir bahwa Anda tak menyukai pekerjaan Anda atau tak mau mengerjakan tugas bagian Anda, atau yang lebih parah, menganggap pekerjaan Anda tidak penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal yang disebutkan di atas tadi mungkin terdengar umum dan enteng, tetapi banyak kali kita mengucapkan sesuatu yang kita pikir biasa saja tapi justru memberikan kesan Anda melakukan hal-hal yang tadi disebutkan di atas. Berikut adalah beberapa pernyataan yang sering kita dengar di lingkungan kantor, yang mungkin dianggap biasa saja, bahkan tak berbahaya. Tapi, cobalah untuk melihatnya dari sudut pandang atasan Anda, pasti akan mengerti mengapa sebaiknya kata-kata ini tak pernah terucap dari bibir Anda kepada atasan atau klien Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu kan bukan bagian tugas saya". Anda tahu, kebanyakan bos atau atasan hanyalah tipe orang yang simpel, yang berpikir bahwa Anda, sebagai bawahan, memiliki tugas untuk melakukan pekerjaan yang Anda minta ia kerjakaan. Jadi, ketika Anda diberikan tugas yang sejak awal tak ada di daftar tugas pekerjaan (job description), tahan diri Anda untuk menolaknya. Namun, yang bisa Anda lakukan adalah mencari tahu mengapa atasan Anda mempercayakan pekerjaan tersebut kepada Anda, pasti ada alasan tertentu. Jika Anda percaya bahwa dengan melakukan pekerjaan tersebut akan berdampak buruk bagi perusahaan, Anda bisa mencoba menerangkannya kepada atasan Anda dan menyarankan agar tugas tersebut akan lebih baik jika dikerjakan oleh orang lain. Sayangnya, langkah ini tidak selalu berhasil pada semua bos. Yang penting diingat adalah, dengan mengerjakan apa yang diminta pada Anda, bahkan pekerjaan yang di luar tugas yang seharusnya, akan terlihat baik bagi Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu bukan masalah saya". Ketika seseorang mengatakan suatu hal bukanlah masalahnya, itu akan membuatnya terlihat seperti tidak peduli. Hal ini tidak akan membuatnya terlihat buruk di mata banyak orang, termasuk sang atasan. Jika suatu masalah membuat Anda tidak nyaman dan Anda tak memiliki suatu hal yang konstruktif untuk dikatakan, sebaiknya tidak mengucapkan apa pun. Karena pada dasarnya, permasalahan di lingkungan kerja adalah masalah semua yang bekerja di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu bukan salah saya". Kebiasaan manusia memang unik. Mengklaim bahwa ketika kita berkata tidak bersalah akan suatu kesalahan, sering kali justru membuat orang menyangka kita bersalah. Padahal, yang jadi permasalahan utama adalah bahwa telah terjadi suatu kesalahan yang harus diperbaiki. Inilah yang harus diperbaiki, bukan berpikiran siapa yang harus disalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya hanya bisa mengerjakan satu hal ke hal lain, tangan saya kan cuma dua". Mengeluhkan bahwa Anda bekerja terlalu keras tak akan membuat atasan Anda merasa kasihan atau akan mengurangi beban yang ada. Malah, si bos akan berpikir bahwa: 1. Anda tak suka pekerjaan ini. 2. Passion Anda tidak ada di pekerjaan ini. Setiap orang, khususnya belakangan ini, merasa sangat tertekan dan bekerja amat keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya overqualified". Mungkin saja itu benar. Tapi nyatanya, ini adalah pekerjaan yang Anda miliki. Anda setuju untuk mengerjakan pekerjaan ini, meski Anda sekarang menyesalinya, tapi ini masih pekerjaan Anda. Mengeluhkan bahwa pekerjaan ini tak cukup baik akan membuat Anda  terlihat buruk. Plus, rekan kerja yang mengerjakan hal yang serupa akan tak menyukai Anda. Bos Anda pun akan merasa kesal melihat dan mendengar keluhan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pekerjaan ini terlalu mudah. Siapa pun bisa melakukannya". Mungkin Anda mencoba mengatakan bahwa Anda sangat brilian sehingga pekerjaan yang sedang Anda lakukan amat mudah. Hal ini akan terdengar seperti Anda merendahkan pekerjaan ini. Ketika Anda merendahkan tugas ini, Anda merendahkan perusaan tempat Anda bekerja. Jika suatu pekerjaan ternyata cukup mudah untuk Anda, kerjakanlah secepatnya. Bahkan, pekerjaan yang terlampau mudah pun perlu dikerjakan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini pekerjaan yang  sulit dan mustahil". Mengatakan bahwa pekerjaan yang dipercayakan pada Anda tak mungkin dilakukan sama seperti mencari masalah dengan bos Anda. Meski pekerjaan yang dipercayakan pada Anda itu memang mustahil, mengatakannya kepada bos Anda bahwa itu hal yang mustahil akan membuat Anda terlihat tak mampu. Sebaiknya Anda berlaku bak detektif. Cari tahu mengapa bos meminta Anda melakukan tugas itu. Apa persoalan yang harus diselesaikan? Apa gol Anda? Carilah cara yang mungkin untuk dilakukan untuk mencapai gol tersebut. Hal itu adalah yang para bos inginkan.(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-5137863479318590931?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/5137863479318590931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/jangan-katakan-ini-kepada-bos-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5137863479318590931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5137863479318590931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/jangan-katakan-ini-kepada-bos-anda.html' title='Jangan Katakan Ini Kepada Bos Anda!'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7278090040668633121</id><published>2010-03-27T17:32:00.002+08:00</published><updated>2010-03-27T17:38:01.543+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kesehatan'/><title type='text'>Mitos Kondom</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/S63R45Xxb4I/AAAAAAAAAbw/g-_WPpLuEXc/s1600/kondom_pria.png"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 163px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/S63R45Xxb4I/AAAAAAAAAbw/g-_WPpLuEXc/s200/kondom_pria.png" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5453245499218947970" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak mitos tentang kondom yang membuat orang ragu menggunakannya. Agar tak salah kaprah, ketahuilah fakta dan manfaatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos: Tetap bisa hamil meski pakai kondom&lt;br /&gt;Fakta: Kondom dibuat dengan tujuan mencegah kehamilan. Memang tetap ada risiko bocor atau kondom sobek, tapi persentasenya sangat kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos: Kondom mengurangi kenikmatan seksual&lt;br /&gt;Fakta: Saat ini proses pembuatan kondom sudah mengalami banyak perbaikan. Kondom dibuat dari material yang tipis, elastis, dan awet sehingga tidak mengurangi sensitivitas kulit. Kondom juga tersedia dalam aneka pilihan warna dan rasa yang dapat membuat permainan cinta Anda dan pasangan semakin membara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos: Kondom menimbulkan alergi&lt;br /&gt;Fakta: Kebanyakan kondom terbuat dari lateks. Hanya 1-3 persen orang yang alergi terhadap bahan ini. Ada pula kondom nonlateks. Jika Anda alergi lateks, pilih kondom berbahan baku poliuretan. Kedua jenis kondom ini terbukti sama efektifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos: Kondom lebih baik dipakai bersama krim, pelumas, dan gel&lt;br /&gt;Fakta: Gel, krim tertentu, baby oil atau hand body, justru dapat memicu rasa gatal, terbakar, dan reaksi alergi lain. Zat-zat di dalam gel dan krim juga dapat merusak kondom. Krim dan pelumas mengandung minyak yang dapat cepat menciptakan lubang pada lateks. Jika ingin menggunakan pelumas, pilih kondom dari bahan poliuretan karena aman digunakan bersama minyak dan pelumas berbahan dasar air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos: Memasang kondom meredupkan ereksi&lt;br /&gt;Fakta: Hal ini memang dialami sejumlah orang. Namun, data yang ada, kebanyakan lelaki bisa mempertahankan ereksi selama 15 detik selama memasang kondom.(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7278090040668633121?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7278090040668633121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/mitos-kondom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7278090040668633121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7278090040668633121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/mitos-kondom.html' title='Mitos Kondom'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/S63R45Xxb4I/AAAAAAAAAbw/g-_WPpLuEXc/s72-c/kondom_pria.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1964585915297341532</id><published>2010-03-27T17:20:00.001+08:00</published><updated>2010-03-27T17:23:09.607+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Bel Waktu di Kemenkeu</title><content type='html'>Bak bel yang ada di sekolah, yang menandakan waktu masuk, istirahat, dan pulang sekolah. Sirene kehidupan yang ada di Kementerian Keuangan juga memiliki fungsi yang sama. Dalam sehari, bel ini berbunyi empat kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suara sirine ini sudah ada semenjak berdirinya gedung tua saat Belanda berkuasa. Keberadaan sirine tersebut disimbolisasikan dengan prasasti MDCCC IX, Ondidit Daendels dan MDCCC XXVIII, Erexit Du Bus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut cerita para pelaku sejarah, suara sirine ini sudah ada sejak Tahun 1973. “Dahulu kala, pemencetan tombol sirine ini dilakukan oleh para pimpinan dan dilanjutkan oleh para pegawai di Bagian Organisasi Dalam (Ordal),” ujar Komandan Pleton (Danton) I Keamanan Kemenkeu saat dijumpai di Gedung Tua/Induk Kemenkeu Rendra Komara Sandi, seperti dikutip dari situs Kementerian Keuangan, di Jakarta, Sabtu (27/3/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Tombol Sirine ditekan oleh setiap grup atau Danton dari tiga Danton yang ada sebanyak empat kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tanda jam masuk dari Senin hingga Jumat pada pukul 07.30 WIB. Adapun untuk waktu istirahat, dari Senin hingga Kamis pukul 12.15 WIB dan waktu masuk kerja kembali pukul 13.00 WIB. Khusus untuk hari Jumat karena ada kegiatan ibadah sholat Jum’at untuk pegawai beragama Islam, bel istirahat pada pukul 11.30 WIB dan bel masuk kembali pada pukul 13.15 WIB, sedangkan untuk pemencetan bel pulang dilakukan pada pukul 17.00 WIB setiap hari kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan Nurohman petugas keamanan yang sedang mendampingi kepala Dantonnya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Semenjak saya bekerja dari Tahun 1983 saat masih bernama Departemen Keuangan hingga saat ini, suara sirine ini sangat membantu saya dan kebanyakan pegawai Kementerian Keuangan,” ungkap Setiawan pegawai Kemenkeu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, dengan keberadaan suara sirine ini, pegawai merasa sangat terbantu. “Kami jadi mengetahui kapan waktu istirahat, selesai istirahat, dan yang terpenting saat pulang agar kami tidak absen sebelum bel berbunyi, karena bila kami lalai akan dikenai potongan,” ujar Setiawan sambil tertawa sesaat setelah melakukan absen di Gedung Tua/ Induk Kemenkeu.(Okezone.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1964585915297341532?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1964585915297341532/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/bel-waktu-di-kemenkeu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1964585915297341532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1964585915297341532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/bel-waktu-di-kemenkeu.html' title='Bel Waktu di Kemenkeu'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6794312097322791572</id><published>2010-03-27T07:43:00.003+08:00</published><updated>2010-03-27T08:04:17.370+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>UN SMA/MA/SMK 2010 Berakhir</title><content type='html'>Pelaksanaan UN SMA/MA/SMK di Kabupaten Lombok Tengah berakhir 26 Maret 2010, sementara semua lega meskipun semua juga tahu pelaksanaan UN kemarin tidak bisa dibilang berjalan mulus, karena seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya masih saja terjadi kesalahan prosedural (penyimpangan dari POS) atau tidak mengacu pada petunjuk teknis. Kejadian-kejadian atau kalau boleh disebut penyimpangan selama pelaksanaan UN berhasil diselesaikan dengan sebaik-baiknya dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku. Sehingga secara nasional pelaksanaan UN di Kabupaten Lombok Tengah berjalan baik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara nasional evaluasi terhadap pelaksanaan UN terutama terhadap terjadinya penyimpangan dan kecurangan seperti yang dilansir Kominfo Newsroom (BIP Kominfo), adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siswa peserta Ujian Nasional (UN) tahun 2010 di dua sekolah menangah atas (SMA) di Provinsi Sumatera Utara, yaitu siswa SMA Negeri 2 Medan dan SMA Teladan Indrapura Kabupaten Batubara, wajib mengikuti UN Pengganti karena terindikasi adanya kecurangan atau tidak jujur dalam pelaksanaan UN awal pekan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami sedang melakukan investigasi terhadap berbagai kemungkinan terjadinya kebocoran di dua sekolah itu. Ketika tim menemukan ada fakta yang mengarah pada ketidakjujuran, maka harus dilakukan UN pengganti," kata Staf Khusus Mendiknas Bidang Komunikasi Media, Sukemi, dalam jumpa pers di Gerai Informasi dan Media (GIM), Gedung Kemendiknas RI, Jakarta, Jum’at (26/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, sebanyak 362 siswa peserta UN program IPA dan 78 siswa program IPS di SMA Negeri 2 Medan akan mengikuti UN Pengganti yang dilaksanakan 5 April 2010, sedangkan di SMA Teladan Indrapura Kabupaten Batubara, sebanyak 40 siswa program IPA dan 77 siswa program IPS akan mengikuti UN Pengganti pada tanggal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mata pelajaran yang diganti dan terindikasi siswanya tidak jujur adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk program IPS, serta Bahasa Indonesia dan Biologi untuk program IPA," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukemi menambahkan, sebanyak 20 siswa program studi pariwisata di SMKN 1 Singaraja Buleleng, Bali, juga akan mengikuti UN Pengganti pada 31 Maret 2010, namun hal itu bukan karena ada indikasi kecurangan, melainkan akibat tertukar soal ujian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di NTB, katanya, sebanyak 20 siswa program studi pariwisata di SMK Nusa Dua, Lombok Barat, akan mengikuti UN Pengganti pada waktu yang sama. "Pada UN utama sebelumnya, para siswa itu menerima soal matematika akuntansi, padahal seharusnya mereka mengerjakan soal matematika pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan itu ia menjelaskan bahwa Posko UN di Kemendiknas RI di Jakarta, hingga Kamis (25/3), telah menerima laporan 808 pesan singkat melalui telepon genggam (SMS), 35 laporan melalui telepon, dan satu laporan melalui faksimili, yang terkait dengan pelaksanaan UN 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jumlah itu, kata dia, kategori yang dilaporkan terkait berbagai kejanggalan menyangkut soal UN, yaitu sebanyak 45 persen dan dugaan kebocoran (23 persen). Kemudian laporan yang menyatakan bahwa UN 2010 telah berlangsung lancar sebanyak 20 persen, laporan mengenai adanya soal-soal UN dan kunci jawabannya enam persen, dan laporan adanya gangguan UN enam persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari jumlah tersebut, laporan mengenai adanya dugaan kebocoran, manipulasi, gangguan, dan kejanggalan, trennya terus menurun," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6794312097322791572?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6794312097322791572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/un-smamasmk-2010-berakhir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6794312097322791572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6794312097322791572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/un-smamasmk-2010-berakhir.html' title='UN SMA/MA/SMK 2010 Berakhir'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-4718679102228716731</id><published>2010-03-21T17:12:00.001+08:00</published><updated>2010-03-21T17:14:25.009+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ucapan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Selamat Mengikuti Ujian Nasional 2010, Semoga Sukses&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-4718679102228716731?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/4718679102228716731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/selamat-mengikuti-ujian-nasional-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4718679102228716731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4718679102228716731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/selamat-mengikuti-ujian-nasional-2010.html' title=''/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7043083090615130631</id><published>2010-03-21T16:58:00.002+08:00</published><updated>2010-03-21T17:12:15.856+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>UN SMA/MA/SMK Digelar Besok</title><content type='html'>Senin, 22 Maret 2010 serentak di seluruh Indonesia ujian nasional tingkat SMA/MA/SMK digelar. Persiapan telah dilaksanakan sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Terakhir pada hari Minggunya kami Panitia UN Kabupaten nongkrong di kantor dari pagi sampai sore menjelang malam menunggu dengan setia kekurangan naskah UN yang telah didistribusikan sehari sebelumnya. Kami tidak sendiri, perwakilan dari sekolah penyelenggara juga ikut serta, bagaimanapun merekalah yang berkepentingan, karena merekalah penyelenggara UN di sekolah. Keterlambatan distribusi seperti ini biasa terjadi, cuma apakah karena sudah biasa terjadi lalu menjadi hal yang legal? Mestinya tidak begitu, karena pelaksanaan suatu kegiatan sangat tergantung pada persiapannya. Kalau persiapannya baik insyaallah pada tataran pelaksanaan akan baik dan lancar-lancar saja. Tapi kami tak terlalu mempermasalahkan itu, bagi kami kerja adalah bagian dari proses untuk mencapai hasil, soal kendala diperjalanan itu adalah bagian dari proses juga yang harus dihadapi dan diatasi. Yang penting yaitu tadi "kerja sukses". Mudah-mudahan semua berjalan lancar dan sukses. Kita lihat saja besok pagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7043083090615130631?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7043083090615130631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/un-smamasmk-digelar-besok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7043083090615130631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7043083090615130631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/un-smamasmk-digelar-besok.html' title='UN SMA/MA/SMK Digelar Besok'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8254758672695263154</id><published>2010-03-20T20:03:00.009+08:00</published><updated>2010-03-20T20:34:45.404+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Penandatanganan Sumpah UN 2010</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/S6S6Ac89MKI/AAAAAAAAAa8/1vYNJMUhirQ/s1600-h/P1110931.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/S6S6Ac89MKI/AAAAAAAAAa8/1vYNJMUhirQ/s200/P1110931.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5450685965959770274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menjelang pelaksanaan Ujian Nasioal SMA/MA/SMK tahun 2010, semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan UN harus disumpah, mulai dari Panita, Pengawas dan Penyelenggara termasuk yang bertugas di sekolah. Kejadian ini memang luar biasa, karena baru pertama kali terjadi selama pelaksanaan UN di Indonesia. Banyak hal yang bisa dibahas dan diperdebatkan tentang ini tapi bagi saya, untuk apa berdebat kalau hasil akhirnya tidak merubah apapun. Maksud saya, ada sumpah, UN berjalan,trik-trik sukses UN dipraktikkan, hasil 100% dengan nilai memuaskan, tapi semua itu "debatable", lalu mau dibawa kemana pendidikan kita?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8254758672695263154?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8254758672695263154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/penandatanganan-sumpah-un-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8254758672695263154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8254758672695263154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2010/03/penandatanganan-sumpah-un-2010.html' title='Penandatanganan Sumpah UN 2010'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/S6S6Ac89MKI/AAAAAAAAAa8/1vYNJMUhirQ/s72-c/P1110931.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-220632856183664219</id><published>2009-12-30T10:30:00.003+08:00</published><updated>2010-01-19T12:28:33.140+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ucapan'/><title type='text'>Permohonan Maaf</title><content type='html'>Mohon maaf kepada diri sendiri dan kepada bloggers atas vacuumnya saya selama ini dikarenakan kendala teknis yang berujung pada keengganan saya menulis di blog. Saya tidak tahu persis penyebabnya tapi setiap kali saya ngentri selalu gagal posting. Diakhir tahun ini saya kembali mencoba semoga ada yang baru yang bisa saya perbuat. Selamat tahun baru 2010 semoga sukses, Salam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-220632856183664219?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/220632856183664219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/12/pernohonan-maaf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/220632856183664219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/220632856183664219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/12/pernohonan-maaf.html' title='Permohonan Maaf'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-5826484513498871741</id><published>2009-08-27T09:48:00.002+08:00</published><updated>2009-08-27T12:27:58.639+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Agar Si Kecil Kuat Berpuasa</title><content type='html'>Menahan haus dan lapar selama 14 jam bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi bagi anak-anak. Untuk itulah diperlukan cara khusus agar si kecil kuat menjalankan ibadah puasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dr Fiastuti Witjaksono, MS, SpGK, ahli Gizi Medik dari RS Siloam, yang harus dilakukan adalah mengatur asupan anak pada saat sahur dan berbuka. "Sebenarnya tidak ada perubahan drastis. Makan pagi digeser waktu sahur, makan siang dan malam dilakukan pada waktu buka. Sekarang bagaimana mengaturnya," ujar dr Fiastuti saat ditemui di sela-sela acara peluncuran laporan Menciptakan Manfaat Bersama Nestle Indonesia, di Jakarta, Selasa (25/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Fiastuti menuturkan, pada saat sahur anak harus mendapat gizi yang cukup. Karbohidrat, vitamin, mineral, dan zat-zat lain yang dibutuhkan tubuh harus tercukupi. Makanan yang disajikan haruslah kaya akan karbohidrat. Karbohidrat dapat diperoleh dengan mengonsumsi nasi, gandum, atau beras merah. Selain itu, buah dan sayur sebagai sumber serat juga diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang sering menjadi masalah adalah anak malas untuk makan sahur, dengan alasan mengantuk. Dr Fiastuti mengatakan aktivitas makan sahur harus tetap dilakukan meski anak mengantuk. Anda dapat mengganti dengan menu makannya dengan jenis makanan yang lebih sederhana, namun kandungan gizinya tetap terjaga. "Misalnya arem-arem. Sambil tiduran anak dapat disuapi itu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain arem-arem, menu lain yang dapat diberikan misalnya macaroni schotel. "Macaroni schotel terbuat dari susu, pasta, ada sayuran juga. Itu sudah lengkap," urainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pada saat berbuka puasa, berikan minuman yang manis. Tujuannya untuk mengembalikan gula darah yang telah habis. Selain itu berikan juga makanan ringan yang cepat diserap tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Fiastuti menyarankan, pada awal berbuka, porsi yang diberikan sebaiknya tidak terlalu banyak. Pasalnya lambung membutuhkan waktu untuk mencerna makanan setelah sehari penuh dalam kondisi kosong. Makanan berat diberikan setelah anak menunaikan shalat Magrib. "Jika anaknya kurus beri makanan yang tinggi kalori, kalau anak gendut berikan yang rendah kalori. Selain itu jika anaknya kurus, setelah shalat tarawih boleh diberikan makanan lagi. Sebaliknya jika anak sudah overweight jangan diberi makan lagi setelah terawih," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski menunaikan ibadah puasa hukumnya wajib, dr Fiastuti berpendapat anak tidak perlu dipaksakan untuk melakukannya. Jika anak berteriak meminta makan, ada baiknya orang tua menurutinya. "Selain hukumnya belum wajib, puasa pada anak bersifat melatih pencernaan dan mental. Tidak benar kalau anak harus kelaparan saat berpuasa. Mereka bisa puasa setengah hari. Perlu dilihat juga tumbuh kembang anak seperti apa," paparnya.(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-5826484513498871741?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/5826484513498871741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/agar-si-kecil-kuat-berpuasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5826484513498871741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5826484513498871741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/agar-si-kecil-kuat-berpuasa.html' title='Agar Si Kecil Kuat Berpuasa'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3020274001104078836</id><published>2009-08-27T09:39:00.002+08:00</published><updated>2009-08-27T09:44:34.320+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Mengajak Anak Berpuasa</title><content type='html'>Tanpa terasa, Ramadhan sudah tiba. Bulan yang ditunggu-tunggu umat Islam sedunia. Bulan yang penuh rahmat dan berkah, di mana pahala akan digandakan nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melaksanakan puasa di siang hari serta bertarawih dan bertadarus di malam hari menjadi jalan untuk menggapai kedekatan pada sang Illahi demi mencapai derajat takwa. Berpuasa yang menjadi kewajiban selama Ramadhan bukan hanya sekadar untuk menahan haus dan lapar demi menjalankan perintah Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Melalui puasa, kita diminta adil terhadap tubuh, khususnya perut yang telah 11 bulan bekerja untuk beristirahat selama satu bulan. Itu sebabnya, puasa menyehatkan tubuh," ujar KH Iskandar AG selaku Pimpinan Pesantren Nurul Anwar, Bogor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain manfaat kesehatan bagi tubuh, puasa juga mengajarkan kita untuk selalu menahan diri dari segala malam hawa nafsu serta mengajarkan pada kita arti rendah hati yang sesungguhnya. Karena melalui puasa, kita bisa merasakan betapa laparnya perut si fakir miskin yang belum tentu bisa makan setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu besarnya manfaat puasa bagi tubuh dan jiwa, tak ada salahnya jika orang tua sedini mungkin mengajarkan puasa pada anak-anak, bahkan balita sekali pun. Tentu saja, mereka tidak harus langsung berpuasa penuh mulai dari Imsyak hingga adzan Maghrib, melainkan mulai dari Imsyak hingga adzan Zhuhur lalu berlanjut hingga adzan Ashar. Jika dirasa mampu, tak ada salahnya jika Anak melanjutkan puasanya hingga adzan Maghrib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut KH Iskandar AG, dalam melatih dan mengajarkan anak berpuasa, hal pertama yang harus dilakukan para orang tua adalah memberikan arahan dan pengertian pada anak mengenai apa itu puasa. Jelaskan pula pada mereka mengapa harus berpuasa, termasuk di dalamnya apa tujuan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila si anak sudah cukup mengerti akan pengertian puasa, tak ada salahnya dijelaskan pula pada mereka target puasa yang ingin dicapai selama bulan Ramadhan, seperti upaya mendapatkan ampunan-Nya, mencapai derajat tagwa, hingga upaya untuk mendapatkan malam kemuliaan (Lailatul Qodar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usia balita, sekitar lima tahun, adalah saat yang cukup tepat untuk mengajarkan anak berpuasa. Sebagai pengenalan, anak bisa diajak serta sahur bersama keluarga. Dengan sahur bersama, anak akan merasakan atmosfer puasa yang penuh kebersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang namanya latihan, anak-anak pun bisa berpuasa hanya sampai jam 12 siang ketika adzan Zhuhur berkumandang. Selanjutnya secara bertahap anak bisa menambah jam puasanya tergantung dari kesanggupan si anak itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, Mirna Hidayati, ibu dari seorang anak bernama Aditya membagi pengalamannya mengajarkan anak berpuasa. Aditya mulai belajar berpuasa ketika usianya empat tahun. Pada saat itu, ia berpuasa dari Imsyak hingga jam 10.00 WIB, jadwal pulang sekolahnya di Taman Kanak-kanak. Tahun berikutnya, jam buka puasa pun bertambah hingga jam 12.00 ketika adzan Zhuhur tiba. Begitu selanjutnya hingga ia kuat berpuasa penuh di kelas dua Sekolah Dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode seperti ini bukan berarti tanpa kendala sama sekali. Terkadang anak merasa malas dan letih berpuasa, belum lagi lapar dan lemas yang kerap menyerang. Kalau sudah begitu, peran ibu sangat diperlukan untuk membujuk dan menenangkan anak. Biasanya Mirna akan meminta Adit untuk beristirahat di kamar dengan pendingin udara sambil mempertontonkan film cerita bernafaskan Islam yang menjadi kegemarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula dengan Tatiek Sivawati, ibu dari Ganesh (15), Citta (11), dan Arin (10). Sedikit berbeda dengan Mirna, Tatiek memulai mengajarkan anak puasa dengan melarangnya makan namun tetap membolehkan mereka untuk minum susu. Hal ini berlangsung selama seminggu pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, secara bertahap, anak-anak yang sudah berpuasa sejak usia empat tahun ini, berlatih puasa dari Imsyak hingga jam 10.00 pagi. Bahkan akhirnya bisa berpuasa penuh di akhir bulan puasa. Arin bahkan sudah berpuasa penuh di usianya yang ketika itu baru empat tahun. Mengingat banyaknya manfaat puasa, ayo ajarkan anak untuk berpuasa sedari dini.(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3020274001104078836?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3020274001104078836/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/mengajak-anak-berpuasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3020274001104078836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3020274001104078836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/mengajak-anak-berpuasa.html' title='Mengajak Anak Berpuasa'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6569773065542443233</id><published>2009-08-27T09:31:00.001+08:00</published><updated>2009-08-27T09:33:03.867+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>AirAsia dan Tari Pendet</title><content type='html'>Semuanya berawal pada 8 Desember 2001. Ketika itu, Tune Air, mengakuisisi AirAsia dari DRB-Hicom seharga satu ringgit Malaysia saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah uang yang kira-kira setara dengan Rp 2.500 itu berarti dua pesawat Boeing 737 seri 300, warisan utang sekitar Rp 100 miliar, dan rute penerbangan yang sedikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Tony Fernandes, mantan Wakil Presiden Time Warner Music Southeast Asia, yang ada di balik proyek itu. Tony memutuskan ganti haluan karier setelah kepincut kesuksesan bisnis penerbangan minin biaya easyJet yang berbasis di London, Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya diperlukan waktu tujuh bulan bagi Tony demi mengubah warisan utang beratus miliar tadi menjadi sebuah bisnis maskapai penerbangan berbiaya rendah paling menjanjikan di kawasan Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku The AirAsia Story yang ditulis Sen Ze dan Jayne Ng, ahli strategi bisnis dan jurnalis, ada satu kata yang membuat Tony terus mengangkasa. Kegilaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyaris tak ada orang percaya Tony akan berhasil dengan metode radikalnya yang kerap disebut sebagai gila. Jauh di luar kebiasaan atau kewajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuh bulan, hanya tujuh bulan yang semuanya dirangkum dalam sembilan alasan utama yang muaranya ada pada detail teknis soal menafsirkan satu kata tadi. Kegilaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Tony sadar perjalanan adalah industri yang sangat besar. Ia juga paham orang bakalan selalu terbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Asia adalah lapangan bermain sangat besar karena ia benua paling luas yang tentu berarti pula pasar yang sangat menjanjikan. Keempat adalah AirAsia bisa bertahan sebagai model bisnis mapan yang keberhasilannya di Eropa dan Amerika sudah terbukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, disebutkan bahwa armada biaya rendah menjaga biaya tetap rendah sampai pada tingkat minimum. Ini di antaranya dicapai dengan peniadaan makanan bagi penumpang, terbang ke tujuan yang paling lama 3,5 jam perjalanan sehingga menihilkan akomodasi bagi awak pesawat, mencari bandara dengan biaya termurah, penjualan tiket tanpa kertas, dan aneka strategi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, AirAsia membeli bahan bakar dengan membayarnya di muka demi menghindari kenaikan harga minyak. Ketujuh, adalah model bisnis yang menguntungkan dengan harga tiket relatif murah yang menjanjikan 60 pesawat bakal beroperasi pada 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedelapan, dengan harga tiket yang relatif rendah itu, nyaris semua orang yang sebelumnya tidak mungkin bisa terbang kini bisa mengangkasa dengan pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesembilan, media. Inilah kunci utama yang menjelaskan mengapa AirAsia meroket dalam waktu relatif singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media suka dan jatuh cinta pada kisah, cerita, fakta, hikayat, bahkan mungkin legenda AirAsia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan terakhir inilah yang mengangkat pamor Tony, dan tentu saja AirAsia jauh melebihi anggaran pengeluaran mereka buat beriklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tony yang juga mantan orang media, ingat ia bekas eksekutif perusahaan rekaman multinasional, paham betul bagaimana memanfaatkan kekuatan media. Segala isu tentang AirAsia dan Tony ditelan media, kadang mungkin tanpa dikunyah, dengan lahapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja perseteruan dengan Malaysia Airlines, maskapai penerbangan berlayanan penuh yang merasa tersaingi. Atau perjuangan mendapatkan hak mendarat di bandara-bandara berbiaya murah hingga menembus ketat dan kakunya birokrasi Pemerintah Singapura buat beroleh hak mendarat di negeri itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Unsur kesembilan ini demikian pentingnya, karena nyaris semua isu tadi memang penting. Mereka sangat bernilai dan jadi seksi karena semuanya dikaitkan dengan jargon AirAsia soal “sekarang semua orang bisa terbang” (Now Everyone Can Fly) itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, jika itu sudah terkait dengan kepentingan “semua orang,” maka kepentingan siapa lagi yang belum terwakili. Jika sudah begini, media jelas tak bisa tidak selain meliput, mempublikasikan, menayangkan, dan menyiarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mari kita beralih pada kasus Tari Pendet. Soal yang sesungguhnya ialah kelanjutan dari Reog Ponorogo, angklung, batik, rasa sayange, dan lain-lain yang saking banyaknya saya sampai agak lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal-soal tadi merupakan kepentingan semua orang di negeri ini. Hal yang kemudian memancing respon dan pemberitaan di nyaris semua media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah ini bukti, betapa isu-isu seksi tadi telah bergaung berkali-kali ketimbang iklan resminya. Sebuah cara promosi yang efektif sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukankah itu sangat beresiko, karena Malaysia (terutama pemerintahnya) toh paham bahwa akar budaya dari rupa-rupa produk budaya yang mereka klaim berasal dari Indonesia. Namun lihatlah betapa ini mirip dengan strategi AirAsia ketika mengiklankan harga tiket yang hanya puluhan ribu rupiah untuk rute Surabaya-Jakarta misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah AirAsia tidak takut diserbu calon penumpang yang mengamuk misalnya, karena harga tiket murah meriah begitu hanya tersedia sedikit saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya alasan AirAsia beriklan demikian ialah supaya citranya sebagai maskapai penerbangan berbiaya murah tetap terjaga. Hanya ada beberapa kursi saja yang nyatanya dijual dengan harga puluhan ribu rupiah itu, karena memang dalam setiap kali penerbangan tidak semua kursi terisi penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, dengan mengiklankan kursi yang diproyeksikan kosong tadi dengan harga hanya puluhan ribu rupiah saja, setidaknya ada dua keuntungan mengintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, jika kursi itu laku maka akan memberi kesan penerbangan itu terpercaya karena tak ada kursi tersisa. Kedua, bahka jika gagalpun, keuntungan citra sebagai maskapai penerbangan yang mampu menjual harga tiket lebih murah daripada ongkos naik Bajaj jurusan Pasar Cikini-Blok M di Jakarta sudah terpatri berkat publikasi media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya begini mirip dengan kasus Tari Pendet dan lainnya. Malaysia bisa jadi sudah memproyeksikan bahwa pada ujungnya toh produk-produk budaya tadi bakal tetap jadi milik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi itu seperti perjudian bagi Malaysia. Diperoleh syukur, tidak dapat ya bukan soal juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paling penting adalah citra dari iklan yang kemudian memantik publikasi serta kesan yang makin menguat bisa didapatkan. Dengan jargon Malaysia Asia sebenar-benarnya (Malaysia Truly Asia) maka siapa lagi yang merasa lebih Asia ketimbang mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Malaysia tidak takut diserbu Indonesia yang warganya gondok luar biasa. Ya, seperti cerita tiket AirAsia, kekhawatiran itu tak pernah terbukti kan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa pelajaran yang bisa kita petik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barusan saya menonton siaran televisi. Dalam siaran itu Pemerintah Indonesia mengaku pernah protes keras sambil marah kepada Pemerintah Malaysia soal iklan-iklan pariwisata mereka yang provokatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban Pemerintah Malaysia lucu sekaligus jitu. Kata mereka, iklan-iklan itu dibuat rekanan swasta dan bukan oleh pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini seperti taktik mengelak sekaligus menyindir birokrasi pemerintahan kita. Mereka seperti ingin berkata, berubahlah jadi efisien dan efektif atau serahkan pekerjaan itu pada profesional yang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau lebih jauh lagi, kira-kira ada tidak sih kaum profesional kita yang mampu membuat kemasan iklan pariwisata lebih dahsyat ketimbang yang mereka punya. Jika jawabnya ada, maka akan ada banyak sekali tantangan dan hambatan sekaligus peluang serta kesempatan menanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk ini memang perlu direspon dengan tanggung jawab kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ini menyangkut pula kepedulian kita semua pada aset-aset budaya yang dipunya.  Jangan belum-belum sudah main rusak sana-sini aneka peninggalan sejarah yang bahkan membuat dunia terbelalak karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusakan peninggalan struktur bangunan zaman Majapahit pada proyek pembangunan Pusat Informasi Majapahit di kawasan Situs Trowulan adalah salah satu contoh yang tentu masih segar dalam ingatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kasus iklan-iklan pariwisata Malaysia yang mirip kisah AirAsia, kita seperti ditantang buat membalas dengan cara yang dua atau tiga kali lebih kreatif. Seperti AirAsia, hasilnya mesti dahsyat dan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apakah kita butuh orang-orang seperti Tony Fernandes (belakangan ditambahi gelar Datuk di depan namanya). Belum tentu juga, karena yang kita butuhkan hanya satu kata. "Kegilaan." (Kompasiana)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6569773065542443233?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6569773065542443233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/airasia-dan-tari-pendet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6569773065542443233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6569773065542443233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/airasia-dan-tari-pendet.html' title='AirAsia dan Tari Pendet'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8057170198914258128</id><published>2009-08-25T10:58:00.000+08:00</published><updated>2009-08-25T11:00:48.495+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Jadwal Imsyakiyah Ramadhan 1430 H</title><content type='html'>JADWAL IMSAKIYAH RAMADHAN 1430 H&lt;br /&gt;Untuk Kota Mataram 8°36' LS 116°8' BT GMT +8) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tgl Imsak Shubuh Terbit Dhuhur Ashr Maghrib Isya'&lt;br /&gt;1 04:52 05:02 06:15 12:19 15:39 18:17 19:28&lt;br /&gt;2 04:52 05:02 06:15 12:19 15:39 18:17 19:28&lt;br /&gt;3 04:52 05:02 06:14 12:19 15:39 18:17 19:27&lt;br /&gt;4 04:51 05:01 06:14 12:18 15:38 18:17 19:27&lt;br /&gt;5 04:51 05:01 06:13 12:18 15:38 18:17 19:27&lt;br /&gt;6 04:51 05:01 06:13 12:18 15:37 18:17 19:27&lt;br /&gt;7 04:50 05:00 06:12 12:18 15:37 18:17 19:27&lt;br /&gt;8 04:50 05:00 06:12 12:17 15:36 18:17 19:26&lt;br /&gt;9 04:50 05:00 06:11 12:17 15:36 18:16 19:26&lt;br /&gt;10 04:49 04:59 06:11 12:17 15:35 18:16 19:26&lt;br /&gt;11 04:49 04:59 06:11 12:16 15:35 18:16 19:26&lt;br /&gt;12 04:48 04:58 06:10 12:16 15:34 18:16 19:26&lt;br /&gt;13 04:48 04:58 06:10 12:16 15:34 18:16 19:25&lt;br /&gt;14 04:48 04:58 06:09 12:15 15:33 18:16 19:25&lt;br /&gt;15 04:47 04:57 06:09 12:15 15:32 18:15 19:25&lt;br /&gt;16 04:47 04:57 06:08 12:15 15:32 18:15 19:25&lt;br /&gt;17 04:46 04:56 06:08 12:14 15:31 18:15 19:24&lt;br /&gt;18 04:46 04:56 06:07 12:14 15:30 18:15 19:24&lt;br /&gt;19 04:45 04:55 06:07 12:14 15:30 18:15 19:24&lt;br /&gt;20 04:45 04:55 06:06 12:13 15:29 18:15 19:24&lt;br /&gt;21 04:44 04:54 06:06 12:13 15:28 18:14 19:24&lt;br /&gt;22 04:44 04:54 06:05 12:13 15:28 18:14 19:23&lt;br /&gt;23 04:43 04:53 06:05 12:12 15:27 18:14 19:23&lt;br /&gt;24 04:43 04:53 06:04 12:12 15:26 18:14 19:23&lt;br /&gt;25 04:42 04:52 06:04 12:12 15:26 18:14 19:23&lt;br /&gt;26 04:42 04:52 06:03 12:11 15:25 18:13 19:23&lt;br /&gt;27 04:41 04:51 06:02 12:11 15:24 18:13 19:22&lt;br /&gt;28 04:41 04:51 06:02 12:11 15:23 18:13 19:22&lt;br /&gt;29 04:40 04:50 06:01 12:10 15:22 18:13 19:22&lt;br /&gt;30 04:40 04:50 06:01 12:10 15:22 18:13 19:22&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arah kiblat Untuk Kota : Mataram 8°36' LS 116°8' BT (GMT +8)&lt;br /&gt;Arah kiblat: 293°32"24'&lt;br /&gt;Jarak : 8708.299 Km&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8057170198914258128?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8057170198914258128/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/jadwal-imsyakiyah-ramadhan-1430-h.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8057170198914258128'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8057170198914258128'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/jadwal-imsyakiyah-ramadhan-1430-h.html' title='Jadwal Imsyakiyah Ramadhan 1430 H'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8710137867113995579</id><published>2009-08-04T12:29:00.001+08:00</published><updated>2009-08-04T12:31:54.309+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Mbah Surip Menyusul Michael Jackson</title><content type='html'>Penyanyi fenomenal Mbah Surip meninggal dunia, Selasa (4/8/2009) pukul 10.30 WIB. Penyanyi 'Tak Gendong' itu sempat dilarikan ke RS Pusdikkes, Jakarta Timur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8710137867113995579?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8710137867113995579/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/mbah-surip-menyusul-michael-jackson.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8710137867113995579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8710137867113995579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/08/mbah-surip-menyusul-michael-jackson.html' title='Mbah Surip Menyusul Michael Jackson'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8348878092504933169</id><published>2009-07-28T21:29:00.004+08:00</published><updated>2009-07-28T21:39:24.842+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Pingin Rambut Gimbal Ala Mbah Surip? Ini Dia Caranya</title><content type='html'>Tak hanya lagu ‘Tak Gendong’, tapi rambut gimbal khas Bob Marley milik Mbah surip juga bikin heboh seantero negeri. Lucunya, ketika ditanya tips memiliki rambut gimbal,  jawaban penyanyi nyentrik ini terdengar tak masuk akal. Bayangkan, agar rambutnya gimbal, kakek berusia 60 tahun ini mengaku keramas memakai sampo kucing anggora. Janggal, bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, jika ingin memiliki rambut Mbah Surip alias rambut gimbal ini ada triknya agar kulit kepala dan akar rambut Anda tetap sehat. Yang perlu Anda tahu, untuk membuat rambut Anda gimbal membutuhkan waktu. Dan, jika rambut Anda sudah gimbal, perlu perawatan rutin agar rambut dan kulit kepala tetap sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plus, perlu Anda sadari, bila sudah bosan dengan rambut gaya ini, bisa jadi Anda mesti memotong semua rambut gimbal, agar rambut normal bisa tumbuh seperti biasa. Ingin tahu caranya? Berikut langkah-langkah membuat rambut gimbal yang dikutip VIVAnews dari situs ehow.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Langkah 1:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, rambut gimbal lebih mudah dibuat pada rambut keriting. Jadi, bila rambut Anda lurus sebaiknya lakukan perawatan keriting rambut di salon terlebih dulu. Dengan begitu, proses membuat rambut gimbal lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Langkah 2&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berhenti memakai conditioner selama 10 hari sebelum Anda memulai proses pembuatan rambut gimbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Langkah 3&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Campurkan 1 sdm cuka dengan 1 liter air. Basuh rambut dengan campuran ini pada hari Anda ingin membuat gimbal. Cara ini bisa melenyapkan residu yang bisa menghambat proses. Atau, Anda juga bisa membeli sampo bebas residu untuk proses ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Langkah 4&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, mulailah mengeringkan rambut. Ambil sebagian rambut (diameter sekitar 2,5 cm). Lalu, pilin rambut dengan kencang hingga padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Langkah 5&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jepit rambut yang belum dipilin dengan jepitan atau karet rambut sehingga Anda fokus memilin rambut satu persatu. Sasak rambut yang dipilin, dimulai dari bagian akar hingga ujung rambut dan balik lagi ke arah kulit kepala. Bila rambut Anda tergolong halus, lakukan cara ini berulang-ulang hingga rambut kaku. Ada baiknya, Anda menggunakan sisir yang terbuat dari besi agar rambut tersasak dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Langkah 6&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Aplikasikan lilin atau minyak rambut khusus gimbal (dapat dibeli di salon-salon), atau lilin lebah pada tiap lilitan rambut setelah disasak untuk menguatkan lilitan rambut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Langkah 7&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ikat ujung rambut yang telah dipilin dengan karet rambut. Langkah ini dapat mempertahankan rambut yang telah dipilin. Lakukan cara memilin ini pada rambut yang akan digimbal. Agar terlihat rapi, minta bantuan teman untuk memilin rambut satu persatu.      &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Langkah 8&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Gaya rambut gimbal ini bisa tergantung keinginan . Anda bisa membuat gimbal pada sebagian atau seluruh rambut Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;- Langkah 9&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Secara rutin, pilin rambut, sasak, dan aplikasikan lilin di rambut Anda untuk mempertahankan bentuk gimbal. Dan, pastikan memilin rambut pada arah yang sama. Dengan begitu, jika Anda ingin mengembalikan rambut ke bentuk semula. Sebab jika rambut sudah terlalu kusut, Anda harus memotong seluruh rambut Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat, gaya rambut ini butuh perawatan ekstra. Lakukan kebiasaan tersebut di waktu luang, misalnya saat menonton TV atau bersantai. Dan, agar rambut gimbal bertahan sempurna, sebaiknya jangan keramas dalam beberapa minggu, dan hindari terpapar langsung dengan sinar matahari.VIVAnews.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8348878092504933169?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8348878092504933169/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/pingin-rambut-gimbal-ala-mbah-surip-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8348878092504933169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8348878092504933169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/pingin-rambut-gimbal-ala-mbah-surip-ini.html' title='Pingin Rambut Gimbal Ala Mbah Surip? Ini Dia Caranya'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7015320993822963074</id><published>2009-07-28T12:17:00.000+08:00</published><updated>2009-07-28T12:19:21.192+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>Guru Honorer Didata Ulang</title><content type='html'>Guru honorer, yakni guru dan tenaga kependidikan yang diangkat dan gajinya dibayar oleh sekolah, mulai 2010 akan didata ulang sebagai persiapan pengangkatan. Saat ini jumlah guru honorer di sekolah negeri adalah sekitar 250.000 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Umum Forum Tenaga Honorer Sekolah Negeri Indonesia (FTHSNI) Ani Agustina, Senin (27/7), mengatakan, FTHSNI telah melakukan pertemuan dengan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, awal Juli lalu. Dari pembicaraan itu, ada peluang untuk mengangkat guru honorer di sekolah negeri menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), tetapi perlu peraturan pemerintah yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, diperoleh informasi, perlu pendataan ulang guru honorer sekolah dan pendataan akan dilakukan mulai 2010. ”Buat kami, tidak masalah ada pendataan ulang lagi. Namun, yang diperlukan sekarang, payung hukum soal adanya jaminan pengangkatan,” ujar Ani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertemuan FTHSNI di Magelang, Jawa Tengah, akhir pekan lalu, perwakilan dari 250.000 guru dan tenaga administrasi honorer di sekolah negeri di seluruh Indonesia mendesak supaya pemerintah tidak lagi mengulur-ulur rencana pengangkatan guru honorer. Hal itu karena kesejahteraan guru honorer sekolah sangat memprihatinkan, ada yang gajinya hanya Rp 50.000 per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Belum Ada Kepastian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ani Agustina mengatakan, hingga kini belum ada kepastian waktu guru honorer sekolah diangkat sebagai CPNS dan PNS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Padahal guru honorer sekolah tidak sembarangan diangkat sekolah, mereka itu diseleksi dan sekolah melaporkannya ke dinas pendidikan setempat. Adanya guru honorer itu karena terjadi kekurangan guru di sejumlah sekolah,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terjadi saat ini di beberapa tempat, justru jam mengajar guru honorer dikurangi agar guru tetap berstatus PNS bisa mengajar 24 jam per minggu. Mengajar 24 jam per minggu ini penting sebagai syarat mendapatkan sertifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Forum Guru Honorer Indonesia, sekaligus Ketua Serikat Guru Jakarta, Supriyono mengatakan, selama ini guru honorer menerima honor dari pihak sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saat ada iuran sekolah, dana masyarakat sebagian besar untuk tambahan kesejahteraan guru, termasuk membayar guru honorer. Sekarang, dengan adanya biaya operasional pendidikan (BOS) dan larangan iuran, kendala terutama adalah pembayaran tidak rutin dan tidak tepat waktu,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencairan BOS yang kerap tidak tepat waktu menyebabkan guru-guru honorer terkadang telat menerima honor mereka. Tidak seperti guru berstatus PNS yang menerima gaji bulanan, pendapatan para guru honorer tersebut sangat bergantung pada dana dari sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dikatakan Eni, guru honorer di sebuah SDN di Cakung, Jakarta Timur, jumlah honor mengajarnya 24 jam per minggu sebesar Rp 830.000 per bulan. Namun, pembayaran honor tersebut sering terlambat.(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7015320993822963074?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7015320993822963074/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/guru-honorer-didata-ulang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7015320993822963074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7015320993822963074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/guru-honorer-didata-ulang.html' title='Guru Honorer Didata Ulang'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-491052257499428604</id><published>2009-07-11T22:27:00.006+08:00</published><updated>2009-07-12T21:28:33.584+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>Profil Pasangan Capres-Cawapres</title><content type='html'>Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2009-2014 telah berlalu dan siapa pemenangnyapun semua sudah tahu meskipun masih versi quickcount yang biasanya tak meleset jauh dari perhitungan manual versi KPU yang terkesan bertele-tele. Hampir semua rakyat Indonesia tahu siapa mereka tapi tak banyak yang tahu tentang siapa mereka sebenarnya, sebab yang kita tahu pada umumnya adalah mereka saat ini, sedangkan mereka pada masa lalu? ini dia profil singkatnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Megawati Soekarnowati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Slim6rJGLrI/AAAAAAAAAaM/wS-yx8I6ftA/s1600-h/megawati.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 95px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Slim6rJGLrI/AAAAAAAAAaM/wS-yx8I6ftA/s200/megawati.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357215283700706994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menjadi anak proklamator tidak serta merta membuat karir politik Megawati Soekarnoputri berjalan mulus. Wanita kelahiran Yogyakarta 62 tahun silam itu harus jatuh bangun untuk menggapai kursi RI 1 pada tahun 2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan terjal serta berbagai macam cobaan senantiasa mendominasi setiap langkah Diah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri sebelum era reformasi. Sejak kejatuhan ayahnya dari kursi kepresidenan, kehidupan Mega tak pernah lepas dari pengawasan pemerintah orde baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karir politik Mega yang diawali pada 1986 itu pun harus dilalui dengan berdarah-darah. Awalnya semua berjalan lancar. Anak kedua Bung Karno itu dipercaya sebagai Wakil Ketua PDI cabang Jakarta Pusat dan semua tugasnya bisa diselesaikan dengan sempurna. Bahkan Mega hanya butuh waktu satu tahun untuk masuk ke Senayan. Selang beberapa tahun kemudian, dalam Kongres Luar Biasa PDI yang diselenggarakan di Surabaya pada 1993, Megawati terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PDI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, pemerintah tidak puas dengan terpilihnya Mega sebagai Ketua Umum PDI. Mega pun didongkel dalam Kongres PDI di Medan pada tahun 1996, yang memilih Soerjadi sebagai Ketua Umum PDI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mega pun tidak menerima pendongkelan dirinya dan tidak mengakui Kongres Medan. Ia masih merasa sebagai Ketua Umum PDI yang sah. Kantor dan perlengkapannya pun dikuasai pihak Mega. Kendati demikian, ibu dari Puan Maharani itu tidak mau surut satu langkah pun. Mereka tetap berusaha mempertahankan kantor pusat PDI. Namun, Soerjadi yang didukung pemerintah memberi ancaman akan merebut secara paksa kantor DPP PDI yang terletak di Jalan Diponegoro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ancaman Soerjadi kemudian menjadi kenyataan. Tanggal 27 Juli 1996 kelompok Soerjadi benar-benar merebut kantor pusat PDI dari pendukung Mega. Aksi penyerangan yang menyebabkan puluhan pendukung Mega meninggal itu, berbuntut pada kerusuhan massal di Jakarta yang dikenal dengan nama Peristiwa 27 Juli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa penyerangan kantor pusat PDI tidak menyurutkan langkah Mega. Malah, ia makin mantap mengibarkan perlawanan. Ia memilih jalur hukum, walaupun kemudian kandas di pengadilan. Mega tetap tidak berhenti. Tak pelak, PDI pun terbelah dua: PDI di bawah Soerjadi dan PDI pimpinan Mega. Pemerintah mengakui Soerjadi sebagai Ketua Umum PDI yang sah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberpihakan massa PDI kepada Mega makin terlihat pada pemilu 1997. Perolehan suara PDI di bawah Soerjadi merosot tajam. Sebagian massa Mega berpihak ke Partai Persatuan Pembangunan, yang kemudian melahirkan istilah Mega Bintang. Mega sendiri memilih golput saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintang Megawati baru terlihat bersinar cemerlang pada Pemilu 1999. PDI Mega yang berubah nama menjadi PDI Perjuangan berhasil memenangkan pemilu. Massa PDIP memaksa supaya Mega menjadi presiden. Mereka mengancam, kalau Mega tidak jadi presiden akan terjadi revolusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun cobaan kembali menerpa Megawati, Sidang Umum MPR tahun 1999 memilih KH Abdurrahman Wahid sebagai Presiden. Mega kalah tipis dalam voting pemilihan Presiden: 373 banding 313 suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekecewaan Mega akhirnya sedikit terobati karena mencabut mandat kepada Gus Dur sebagai presiden. Sidang Istimewa MPR pada Senin, 23 Juli 2001, telah menaikkan status Megawati dari Wapres menjadi Presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya pada Pilpres 2004 Megawati yang berpasangan dengan Hasyim Muzadi kalah dari SBY-JK dalam putaran kedua. Kini setelah lima tahun berlalu, Mega kembali menantang SBY dan JK. Namun, itu pun tak mudah. Mega bersama PDIP harus menerima kenyataan perolehan suaranya di pemilu legislatif anjlok serta berjuang keras mendapatkan mitra koalisi agar bisa ikut bertarung di Pilpres 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan terjal bagi Mega tak hanya ada di jalur politik. Dalam hal pendidikan Mega juga terbilang kurang sukses. Pendidikannya di Fakultas Pertanian Unpad Bandung (1965-1967) dan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (1970-1972) tidak sampai diselesaikannya. Beruntung dia masih sempat berproses di GMNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di wilayah lain, kehidupan rumah tangga Mega pun berantakan sepeninggal sang suami yang wafat setelah pesawatnya jatuh di laut sekitar Biak, Irian Jaya. Waktu itu usia Mega masih awal dua puluhan dengan dua anak yang masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan dalam biduk rumah tangga kembali dialami Mega, ia sempat menjalin kasih dengan seorang pria asal Mesir, tetapi pernikahannya tak berlangsung lama. Kebahagiaan dan kedamaian hidup rumah tangganya baru dirasakan setelah ia menikah dengan Moh Taufiq Kiemas, rekannya sesama aktivis di GMNI dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Prabowo Subianto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SlimGDmCtQI/AAAAAAAAAaE/o131MSDgSc8/s1600-h/prabowo.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 95px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SlimGDmCtQI/AAAAAAAAAaE/o131MSDgSc8/s200/prabowo.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357214379731498242" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Julukan the rising star sempat melekat pada figur Prabowo Subianto saat berkarir di dunia militer beberapa tahun lalu. Diusianya yang masih belia, ia telah menduduki jabatan strategis di TNI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latarbelakang inilah barangkali yang menjadi salah satu pertimbangan Megawati Soekanorputri memilih Prabowo sebagai cawapresnya. Karir putra begawan Sumitro Djojohadikusumo itu memang terbilang moncer. Dia pernah menjabat Danjen Kopassus pada Desember 1995 - Maret 1998 dan Pangkostrad pada 20 Maret 1998 - 22 Mei 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski begitu, sejumlah pihak senantiasa mengaitkan kecemerlangan karir pria kelahiran Jakarta 17 Oktober 1951 itu dengan sosok Soeharto. Ya, Prabowo pernah menjadi suami Tatiek Soeharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rival Prabowo senantiasa menuding karir ayah Didit Prabowo itu bisa melesat karena ada titipan dari Soeharto. Begitu pula dengan kelihaiannya berkelit atas tudingan keterlibatan dalam kasus-kasus pelanggaran HAM saat reformasi bergulir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di puncak karir kemiliterannya, Prabowo mendapat ujian berat, terutama terkait situasi politik saat 1998. Namun demikian, Prabowo belum diadili atas kasus yang dituduhkannya hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah insiden politik tersebut, Prabowo mengasingkan diri ke Yordania. Di sana ia mendapat suaka dan bahkan tawaran status kewarganegaraan dari Raja Hussein dan putranya yang merupakan kawan Prabowo di sekolah militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini setelah hampir sepuluh tahun reformasi digulirkan, Prabowo kembali hadir ke tengah-tengah masyarakat Indonesia. Dia bukan lagi seorang tentara, melainkan sudah menjadi seorang politisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama para koleganya Prabowo mendirikan Partai Gerindra yang konon memiliki dana tak terbatas. Kakak Hasyim Djojohadikusumo itu pun gencar beriklan dan berkampanye ke seluruh penjuru Tanah Air. Jet mewah dan para artis papan atas pun disewanya sebagai penopang kampanyenya. Dalam setiap kesempatan, dia selalu mendegung-dengungkan program kemandirian ekonomi dan ekonomi kerakyatan. Sebuah istilah yang senantiasa diperjuangkan ayahnya pada masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya suara Partai Gerindra pun cukup lumayan dalam pemilu legislatif lalu. Gerindra mampu lolos parliamentary threshold dengan perolehan suara nasional 4,305 persen dan mampu mengungguli Partai Hanura yang dibesut Wiranto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya lagi, dengan perolehan suara di bawah lima persen, Gerindra sempat menawar kepada PDIP agar Prabowo yang diajukan sebagai capres, bukan cawapres. Namun usulan itu kandas dan Prabowo harus menerima untuk sementara menjadi pendamping Mega. Sungguh patut ditunggu apakah bintang Prabowo akan kembali bersinar di ranah politik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Susilo Bambang Yudhoyono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Slin7I06ZRI/AAAAAAAAAaU/4HN_WNh9I4A/s1600-h/sby.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 95px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Slin7I06ZRI/AAAAAAAAAaU/4HN_WNh9I4A/s200/sby.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357216391180739858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jenderal TNI Purn Dr H Susilo Bambang Yudhoyono atau populer dengan panggilan SBY, adalah perwira militer kedua yang menjadi Presiden Republik Indonesia. Siapa sangka jenjang karir politiknya melesat begitu cepat, ketika pertama kali menjejakkan karir politik dengan menjabat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi di masa kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid, 1999 silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sus, begitu SBY dipanggil kedua orangtuanya, lahir di Tremas, Arjosari, Pacitan, Jawa Timur, Indonesia, 9 September 1949 silam, dari pasangan Raden Soekotjo dan Siti Habibah. Dari ayahnya, silsilahnya tersambung hingga Pangeran Buwono Keling dari Kerajaan Majapahit dengan RM Kustilah, yang merupakan keturunan Gusti Bandoro Ayu (putri Sri Sultan Hamengkubuwono III).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai menjalani pendidikan hingga jenjang sekolah menengah tingkat atas, SBY memilih pendidikan militer sebagai pilihan profesinya di masa mendatang. Militer rupanya bukan pilihan yang salah untuk karirnya ke depan. Tahun 1973, saat lulus dari Akademi Militer Indonesia, SBY mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa sebagai murid lulusan terbaik dan Tri Sakti Wiratama yang merupakan prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan intelek. Setahun kemudian, periode 1974-1976, SBY memulai kariernya di Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad. Tahun 1976, SBY dikirim ke Airborne School dan US Army Rangers, American Language Course (Lackland-Texas), Airbone and Ranger Course (Fort Benning) Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kariernya kemudian terhitung cukup lancar, hingga periode 1988-1989, SBY pun kembali mendapatkan kesempatan untuk meneruskan pendidikan militer di Sekolah Komando Angkatan Darat dan di US Command and General Staff College pada tahun 1991. Setelah menjabat beberapa jabatan dan sempat menjadi Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina pada 1995-1996, tahun 1997 diangkat sebagai Kepala Angkatan Bersenjata dan Staf Urusan Sosial dan Politik, dan menjadi Ketua Fraksi ABRI pada 1998, SBY pensiun dari kemiliteran pada karena pengangkatannya sebagai menteri dalam kabinet Presiden Abdurrahman Wahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pada awal karir politiknya tidaklah mulus. Setelah diangkat sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada 1999, jabatan SBY sempat berganti menjadi Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan, hingga kemudian dibubarkan bersamaan dengan dicabutnya mandat Presiden Abdurrahman Wahid pada tahun 2001. Namun saat Presiden Megawati Soekarnoputri menggantikan Abdurrahman Wahid, SBY kembali dipercaya untuk memegang jabatan Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat yang hampir bersamaan, 9 September 2002, SBY mendirikan partai politik yang diberinama Demokrat. Merasa tidak dipercaya lagi untuk memegang jabatannya di penghujung Kabinet Gotong Royong yang dipimpin Megawati, SBY mengundurkan diri. Melalui partai yang dipimpinnya yang memperoleh 7,45 persen suara di Pemilihan Legislatif 2004, SBY bersama Jusuf Kalla memenanggi pertarungan di Pemilihan Presiden 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan pribadinya, SBY menikahi Kristiani Herawati, putri ketiga Jenderal TNI Purn Sarwo Edhi, seorang tokoh militer yang berjasa dalam kisruh politik dan militer di tahun 1965. Dari wanita yang kerap dipanggil Ibu Ani ini, SBY memiliki dua putra, Agus Harimurti Yudhoyono yang lahir pada 1979) dan Edhie Baskoro Yudhoyono pada 1982. Dari kedua anaknya Agus mengikuti jejak SBY dengan berkarir di militer, dan terakhir berpangkat Kapten Infanteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agus lulusan dari SMA Taruna Nusantara tahun 1997 dan Akademi Militer Indonesia tahun 2000. Serupa dengan SBY, Agus juga mendapatkan penghargaan Adhi Mekayasa. Agus menikahi Anissa Larasati Pohan, seorang aktris yang juga anak dari mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan. Sementara si bungsu, Edhie Baskoro memilih pendidikan formal, di Curtin University of Technology di Perth, Australia Barat, dan lulus dengan gelar ganda dalam Financial Commerce dan Electrical Commerce.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perolehan suara Partai Demokrat yang melonjak drastis dibanding pada Pemilihan Legislatif 2004, yakni 20,64 persen, membuat Demokrat dengan leluasa mencalonkan kembali SBY sebagai kandidat presiden periode 2009-20014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Budiono&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SlioyqovY3I/AAAAAAAAAac/Y1VMI9YL8L0/s1600-h/boediono.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 95px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SlioyqovY3I/AAAAAAAAAac/Y1VMI9YL8L0/s200/boediono.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357217345149297522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berasal dari keluarga yang sederhana di Blitar, Prof Dr Boediono M Ec, berada di tampuk jabatan Gubernur Bank Indonesia. Kini pria yang masih bersikap sederhana ini, disebut-sebut bakal menjadi pendamping capres Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, untuk bertarung di Pemilihan Presiden 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lahir dari keluarga sederhana, 25 Februari 1943 di Blitar, Jawa Timur, Boediono kerap dipanggil Pak Bud oleh relasi dan orang-orang yang seringkali berinteraksi dengannya. "The man to get the job done", merupakan sebutan yang melekat padanya. Namun oleh orang-orang yang berseberangan dengannya, mengatakan Boediono sebagai ekonom yang tidak berpihak pada ekonomi kerakyatan, atau disebut dengan penganut Neoliberalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karirnya di kabinet bermula ketika diminta untuk menjabat Menteri Negara Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas pada Kabinet Reformasi Pembangunan, 1998-1999. Saat itu kabinet merupakan pemerintahan peralihan dari orde baru ke orde reformasi yang dipimpin oleh BJ Habibie. Sebelumnya dia menjabat sebagai Direktur Bank Indonesia pada masa pemerintahan Soeharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boediono kembali dipercaya untuk mengemban jabatan menteri dalam Kabinet Gotong Royong, 2001-2004, menggantikan Rizal Ramli. Kali ini Boediono menjabat Menteri Keuangan. Sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Gotong Royong bersama Menteri Koordinator Perekonomian Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Boediono membawa Indonesia lepas dari bantuan Dana Moneter Internasional dan mengakhiri kerja sama dengan lembaga tersebut, dan juga berhasil menstabilkan kurs rupiah di kisaran Rp9.000 per dolar AS. Mereka dijuluki "The Dream Team" karena dinilai berhasil menguatkan stabilitas makroekonomi Indonesia dari Krisis Moneter 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, di Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Boediono pun kembali memegang jabatan menteri. Namun kali ini sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menggantikan Aburizal Bakrie dalam reshuffle kabinet tahun 2005.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun 2008, posisi Boediono pun kembali bergeser. Jabatan Gubernur Bank Indonesia pun diembannya untuk menggantikan Burhanuddin Abdullah yang tersandung masalah aliran dana Bank Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam jenjang pendidikannya, Boediono memperoleh gelar Bachelor of Economics (Hons) dari Universitas Western Australia pada tahun 1967. Lima tahun kemudian, gelar Master of Economics diperoleh dari Universitas Monash. Kemudian pada tahun 1979, ia mendapatkan gelar S3 (Ph D) dalam bidang ekonomi dari Wharton School, Universitas Pennsylvania. Bahkan dia mendapat penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana tahun 1999 dan "Distinguished International Alumnus Award" dari University of Western Australia pada tahun 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Boediono juga mengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada, di almamaternya ini Boediono diangkat sebagai Guru Besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan pribadinya tak banyak yang tahu. Boediono beristrikan Herawati dan memiliki dua anak, Ratriana Ekarini dan Dios Kurniawan. Kediaman orang tuanya di Blitar sangatlah sederhana, begitupun kehidupan Boediono kecil. Sehingga beberapa teman-teman kecilnya menyebutnya sebagai pribadi yang sederhana. Sikap sederhananya hingga sekarang masih melekat dalam diri Boediono. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jusuf Kalla&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SlipZIHMMBI/AAAAAAAAAas/xPUU197VrkY/s1600-h/jk.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 95px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SlipZIHMMBI/AAAAAAAAAas/xPUU197VrkY/s200/jk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357218005896671250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Majunya Muhammad Jusuf Kalla menjadi calon presiden (capres) dengan menggandeng Wiranto dari Hanura cukup mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, pria yang kerap dipanggil Jusuf Kalla saja atau disingkat JK, sebelumnya berkongsi dengan Partai Demokrat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasannya tidak lain tidak bukan, karena Rapimnas Golkar mengamanatkan agar Golkar mengajukan capres. Selain itu, pecahnya kongsi disebutkan tidak adanya kecocokan kontrak politik antara Golkar dengan Demokrat. JK yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Golkar akhirnya menggandeng Wiranto dari Partai Hanura untuk bertarung di Pemilihan Presiden 2009. Mereka pun menggadang slogan JK-WIN, namun kemudian diralat menjadi JK-Wiranto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah kepemimpinan JK berawal dari jiwa wirausahanya, yakni ketika memimpin perusahaan keluarganya NV Hadji Kalla dengan jabatan CEO, pada tahun 1968. Di bawah kepemimpinannya, NV Hadji Kalla berkembang dari sekedar bisnis ekspor-impor, meluas ke bidang-bidang perhotelan, konstruksi, pejualan kendaraan, perkapalan, real estate, transportasi, peternakan udang, kelapa sawit, hingga telekomunikasi. Berbagai usahanya itu kemudian berada di bawah bendera usaha Kalla Group. Bahkan karena suksesnya di usaha yang dipimpinnya, JK pernah menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pengalamannya di organisasi juga cukup mumpuni. Tercatat pada periode 1965-1966 Ketua HMI Cabang Makassar, Ketua Dewan Mahasiswa Universitas Hasanuddin (UNHAS) 1965-1966, serta Ketua Presidium Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI) tahun 1967-1969. Hingga kini, dia pun masih menjabat Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) di alamamaternya Universitas Hasanuddin, setelah terpilih kembali pada musyawarah September 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini JK menjabat sebagai Ketua Umum Partai Golongan Karya menggantikan Akbar Tanjung sejak Desember 2004. Puncak karir politiknya di Golkar dikabarkan dikarenakan suksesnya JK saat bersanding dengan Susilo Bambang Yudhoyono memenangi Pemilihan Presiden 2004 silam. Hal ini membuat JK menjabat Wakil Presiden hingga sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman sebagai menteri pun pernah dia rasakan. Yakni di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, tetapi diberhentikan. Kemudian kembali diangkat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di bawah pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri. Jusuf Kalla kemudian mengundurkan diri sebagai menteri karena maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JK lahir di Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942 sebagai anak ke-2 dari 17 bersaudara dari pasangan Haji Kalla dan Athirah, pengusaha keturunan Bugis yang memiliki bendera usaha Kalla Group. Di Makassar, Jusuf Kalla dikenal akrab disapa oleh masyarakat dengan panggilan Daeng Ucu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan formal yang pernah dienyamnya yaitu di Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin tahun 1967, dan di The European Institute of Business Administration, Perancis pada tahun 1977. Selanjutnya setelah menikah dengan Mufidah Jusuf, JK dikaruniai seorang putra dan empat putri. Kini JK merupakan kakek dengan sembilan orang cucu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wiranto&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Slip-BD2UyI/AAAAAAAAAa0/6CyYmzo8zDA/s1600-h/wiranto.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 95px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Slip-BD2UyI/AAAAAAAAAa0/6CyYmzo8zDA/s200/wiranto.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5357218639658767138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Wiranto dikenal sebagai perwira tinggi militer Indonesia yang cukup kontroversial. Berbagai tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) saat dirinya menjabat sebagai perwira militer yang dituduhkan padanya, hingga kini belum terbukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak takut tuduhan-tuduhan itu menjegal karir politiknya, Wiranto pun mecalonkan diri untuk bertarung di Pemilihan Presiden 2009 mendatang. Bersama Ketua Umum Golkar Jusuf Kalla, Wiranto menjadi calon wakil presiden.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karir politiknya bermula saat ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan dalam kabinet pimpinannya Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Wiranto dipercaya sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, namun tak lama mantan Panglima ABRI kemudian dinonaktifkan dan mengundurkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wiranto pun semakin kepincut dengan dunia politik, dia pun maju dalan konvensi Partai Golkar dan menang atas Ketua Umum Partai Golkar saat itu Akbar Tandjung untuk melaju sebagai kandidat presiden pada 2004. Bersama pasangan kandidat wakil presiden Salahuddin Wahid, langkahnya terganjal pada putaran pertama karena menempati urutan ketiga dalam Pemilihan Pesiden 2004.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penasaran dengan dunia politik, Wiranto pun mendirikan partai politik yang dinamakannya Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan tampil sebagai ketua umum partai pada 21 Desember 2006. Kemudian berbagai langkah-langkah pun dilakukannya untuk maju dalam Pemilihan Presiden 2009 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wiranto, lahir 4 April 1947 di Solo, Jawa Tengah. Ayahnya, RS Wirowijoto adalah seorang guru sekolah dasar, dan ibunya bernama Suwarsijah. Wiranto mengenyam pendidikan di Akademi Militer Nasional (AMN) 1968, Universitas Terbuka, Jurusan Administrasi Negara, 1995. Perguruan Tinggi Ilmu Hukum Militer, 1996.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya melejit setelah menjadi ajudan Presiden Suharto tahun 1987-1991. Setelah sebagai ajudan presiden, karir militer Wiranto semakin menanjak ketika tampil sebagai Kasdam Jaya, Pangdam Jaya, Pangkostrad, dan KSAD. Selepas KSAD, dia ditunjuk Presiden Soeharto menjadi Panglima ABRI, Maret 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa itu terjadi pergantian pucuk kepemimpinan nasional. Kisruhnya situasi politik saat itu yang menyebabkan korban jiwa, menyebabkan sosok Wiranto menjadi salah satu orang yang dituding ikut bertanggung jawab. Namun posisinya sebagai Pangliman ABRI tetap dipertahankan ketika peralihan kepemimpinan dari Soeharto ke BJ Habibie.(okezone.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-491052257499428604?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/491052257499428604/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/profil-pasangan-capres-cawapres.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/491052257499428604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/491052257499428604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/profil-pasangan-capres-cawapres.html' title='Profil Pasangan Capres-Cawapres'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Slim6rJGLrI/AAAAAAAAAaM/wS-yx8I6ftA/s72-c/megawati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-2238265265746314795</id><published>2009-07-10T22:07:00.001+08:00</published><updated>2009-07-10T22:09:44.073+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Gabungkan Tempat Lahir dan Tanggal Lahir di Excel</title><content type='html'>Menggabungkan Tempat Lahir dan Tanggal Lahir menjadi 1 kolom dalam Access bisa dilakukan dengan mudah. Tapi kalau di Excel, nggak gampang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa? Karena sebetulnya kita menggabungkan dua sel yang formatnya berbeda. Satu menggunakan format sel teks (Tempat Lahir), sedang yang lain format selnya tanggal (Tanggal Lahir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita buktikan dengan menggabungkan langsung menggunakan operator &amp;, begitu pula jika Anda menggunakan operator Concatenate, hasilnya akan tetap sama. Gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar penggabungan range berformat teks dan tanggal muncul sesuai yang diinginkan gunakan fasilitas Copy dan Paste Special dengan bantuan Word.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-langkahnya:&lt;br /&gt;1. Di dalam program Excel, blok kolom Tanggal Lahir lalu klik [Copy].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pindah ke MS Word lalu klik [Edit] &gt; [Paste Special] &gt; [Paste] &gt; [Unformatted Text] &gt; [OK].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kembali ke Excel, blok kolom (di tempat yang salinannya akan ditempelkan) Dengan mengklik [Format] &gt; [Cells] &gt; [Number] &gt; [Text] &gt; [OK].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pindah lagi ke Word, lalu blok teksnya dan klik [Copy].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Balik lagi ke Excel, lalu tempatkan penunjuk sel di O7 klik [Paste Special] &gt; [Paste] &gt; [Text] &gt; [OK]. Kini gabungkan hasil di sel Q7 dengan menggunakan operator &amp; sesuai yang diinginkan. Hasil yang sama akan diperoleh jika Anda menggunakan perintah =Concatenate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Selanjutnya tinggal salin - tempel ke range di bawahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Terakhir, salin dari range ke range yang sama dengan menggunakan pasangan perintah [Edit] &gt; [Copy] dan [Edit] &gt; [Paste Special] &gt; [Value]. Kini kolom yang tidak terpakai bisa dihapus dengan perintah [Edit] &gt; [Delete] &gt; [Entire Column] &gt; [OK].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: PCplus&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-2238265265746314795?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/2238265265746314795/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/gabungkan-tempat-lahir-dan-tanggal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2238265265746314795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2238265265746314795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/gabungkan-tempat-lahir-dan-tanggal.html' title='Gabungkan Tempat Lahir dan Tanggal Lahir di Excel'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-532458718802173570</id><published>2009-07-02T18:26:00.007+08:00</published><updated>2009-07-03T18:47:26.539+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>Mbah Surip Pengganti Michael Jackson?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SkyM6CfQkWI/AAAAAAAAAY0/QZsTkD0vtyU/s1600-h/mbah_surip.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SkyM6CfQkWI/AAAAAAAAAY0/QZsTkD0vtyU/s200/mbah_surip.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353808985764958562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menjelang meninggalnya Michael Jackson tiba-tiba nama Mbah Surip meroket lewat lagu lamanya "Tak Gendong" yang ia ciptakan tahun 1983. Lagunya memang lawas tapi ngetopnya mengantar kepergian "King of Pop", apakah Mbah Surip akan menggantikan posisi Michael Jackson? Why not? Ya toh... Ha ha ha...., berikut biografi singkatnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namanya menjadi populer berkat lagu Tak Gendong yang sering diputar di televisi. Penampilan Mbah Surip, demikian ia biasa dipanggil yang unik juga jadi salah satu ciri khasnya. Dengan rambut rasta ala penyanyi reggae dan tawanya yang lepas menjadi ciri dari Mbah Surip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilahirkan di Mojokerto, 5 Mei 1949 dengan nama asli Urip Ariyanto adalah duda dengan empat orang anak sekaligus kakek dari empat cucu. Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip menjalani berbagai macam profesi. Mulai pekerjaan di bidang pengeboran minyak, tambang berlian bahkan lelaki yang memiliki gelar Drs, Insinyur dan MBA ini pernah mengadu nasib di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania, dan California.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan bermusiknya, ia telah mengeluarkan beberapa album yang dimulainya sejak 1997. Beberapa albumnya antara lain, IJO ROYO-ROYO (1997), INDONESIA I (1998), REFORMASI (1998), TAK GENDONG (2003) dan BARANG BARU (2004).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak Gendong sendiri ia ciptakan pada 1983 saat Mbah Surip bekerja di Amerika Serikat. Menurut Mbah Surip lagu ini memiliki makna filosofi tersendiri, yakni belajar salah.(Kapanlagi.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-532458718802173570?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/532458718802173570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/mbah-surip-pengganti-michael-jacksonj.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/532458718802173570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/532458718802173570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/mbah-surip-pengganti-michael-jacksonj.html' title='Mbah Surip Pengganti Michael Jackson?'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SkyM6CfQkWI/AAAAAAAAAY0/QZsTkD0vtyU/s72-c/mbah_surip.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8537914647200163050</id><published>2009-07-01T10:35:00.006+08:00</published><updated>2009-07-01T11:25:33.667+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Fenomena PSB</title><content type='html'>Minggu terakhir bulan Juni ini kesibukan dan tekanan kembali dirasakan calon siswa baru dan orang tuanya. Semuanya adalah kelanjutan dari hasil pengumuman UN, yang lulus dan akan melanjutkan sibuk mencari sekolah baru yang diinginkan. Yang tidak lulus sibuk persiapan ikut ujian Paket B (untuk yang tidak lulus UN SMP sederajat)atau Paket C (bagi yang tidak lulus UN SMA sederajat), segera!, dengan harapan masih tersisa waktu hingga bisa ikut seleksi PSB (Penerimaan Siswa Baru). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah dapat sekolah idaman dan mendaftar? Belum selesai, masih harus deg-degan sampai masa pendaftaran selesai karena daftar urut peringkat calon siswa baru terus berubah, biarpun daftar duluan kalau nilai UNnya kalah sama yang mendaftar kemudian ya siap-siap tergusur dan siap-siap cari sekolah lain yang kira-kira menyediakan tempat untuk nilai UN yang kita punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakan PSB selesai dan calon siswa sudah diterima, giliran orang tua yang nyut-nyutan menyediakan sejumlah dana untuk berbagai keperluan, seperti biaya untuk iuran komite, seragam sekolah, beli buku baru, tas sekolah baru, sepatu  dan lain-lain termasuk sumbangan lain-lain. Itu harus dan kalau tidak berarti gagal sekolah. Lho koq gitu? Ya memang begitu, karena dimana saja kalau mau masuk sekolah bagus maka konsekuensinya adalah tidak ada biaya murah. Ternyata benar "harga tak pernah berdusta"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8537914647200163050?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8537914647200163050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/fenomena-psb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8537914647200163050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8537914647200163050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/07/fenomena-psb.html' title='Fenomena PSB'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-4669758190833320841</id><published>2009-06-29T18:35:00.001+08:00</published><updated>2009-06-29T18:38:08.540+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Dewan Pers: Banyak Wartawan Jadi Tukang Peras</title><content type='html'>Sudah menjadi rahasia umum, bila keberadaan wartawan, adakalanya disegani bahkan ditakuti oleh pihak birokrat. Kondisi ini sering kali dimafaatkan wartawan nakal, yang justru melakukan pemerasan dengan dalih "perlindungan" atas nama baik institusinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dikatakan, Wakil Ketua Dewan Pers Sabam Leo Batubara. Dia  menilai, saat ini wartawan Indonesia masih banyak yang berprofesi ganda,  selain menyampaikan berita, di juga jadi tekang peras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seperti dibilang wartawan senior Rosihan Anwar, 80 persen wartawan saat ini bekerja sebagai tukang peras," Katanya dalam sebuah workshop yang digelar LBH Pers, di hotel Inna Muara, Jalan Gereja, Kota Padang,Sumbar, Sabtu (13/6/2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parahnya, lanjut Leo, yang kena peras juga enggan melaporkannya kepada aparat hukum, bahkan mereka terkesan membiarkan begitu saja perlakuan tersebut. Padahal, kata dia, seharusnya hal itu segera ditindaklanjuti agar bisa diadili sesuai hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini karena ada sesuatu juga, hingga tidak mau melapor pada kejaksaan, karena yang diperas, itu tukang peras juga," ujarnya. Hingga saat ini, menurut Leo, ada sekira 2.000 jurnalis yang melakukan pemerasan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun yang terjadi hanya masalah pemberitaan citra buruk yang diberitakan kemudian yang merasa dirugikan lansung melapor, padahal itu sudah benar terjadi, seperti kasus prita dan kasus-kasus lainnya," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, Leo meminta kepada aparat baik hukum maupun pemerintahan, untuk tidak menyediakan amplop untuk para wartawan yang  dikenal tukang peras itu. "Jangan pernah sediakan amplop untuk wartawan," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leo juga menyindir persoalan amplop yang marak di kalangan wartawan, adalah akibat minimnya kesejahteraan mereka. "Mereka hanya digaji tidak memenuhi standar upah yang layak, dan karena itu mereka para wartawan terus melakukan pemerasan," pungkasnya.Okezone.com(ded)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-4669758190833320841?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/4669758190833320841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/dewan-pers-banyak-wartawan-jadi-tukang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4669758190833320841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4669758190833320841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/dewan-pers-banyak-wartawan-jadi-tukang.html' title='Dewan Pers: Banyak Wartawan Jadi Tukang Peras'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1887967870545975627</id><published>2009-06-27T09:28:00.002+08:00</published><updated>2009-07-02T18:34:31.090+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Profil'/><title type='text'>Perjalanan Hidup Michael Jackson</title><content type='html'>Michael Jackson, salah satu artis terkenal pada abad ini yang dijuluki "Raja Pop", meninggal dunia pada Kamis (25/6) setelah terkena serangan jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Agustus 1958&lt;br /&gt;Michael Jackson lahir di Gary, Indiana. Dia anak ketujuh dari Joseph dan Katherine Jackson.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1963&lt;br /&gt;Pada usia lima tahun, Michael muda menunjukkan bakat sebagai penyanyi hebat. Dia dan keempat saudaranya mulai tampil bersama dalam grup Jackson 5 dan sang ayah sebagai manajer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1968&lt;br /&gt;Motown Records memboyong Jackson 5 dan keluarganya ke Los Angeles, California. Single pertama mereka "I Want You Back" dirilis pada November 1969.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1970&lt;br /&gt;Jackson 5 kemudian menelurkan album hit termasuk "ABC", "The Love You Save", dan "I'll Be There". Michael yang saat itu berusia 11 tahun mulai muncul sebagai superstar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1975&lt;br /&gt;Jackson 5 meninggalkan Motown dan beralih ke Epic Records. Mereka mengubah nama grup menjadi Jacksons dan tetap melejit dengan lagu-lagu mereka, termasuk "Enjoy Yourself" dan "Shake Your Body (Down to the Ground)".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1979&lt;br /&gt;Michael Jackson merilis album solo Off the Wall. Diproduksi Quincy Jones, album itu terjual lebih dari 7 juta kopi, termasuk lagu andalan adalah "Don't Stop Til You Get Enough" dan "Rock with You".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1982&lt;br /&gt;Jackson menjadi superstar dengan merilis album solo kedua, Thriller. Dengan lagu andalan dan video klip dalam lagu "Billie Jean" dan "Beat It", menjadikan album ini paling laris sepanjang masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1984&lt;br /&gt;Thriller meraih nominasi delapan Grammy Awards dan delapan nominasi itu akhirnya dimenangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Februari 1993&lt;br /&gt;Jackson tampil dalam Oprah Winfrey Show dan menjelaskan mengapa dia mengubah kulitnya menjadi putih. Dia juga menceritakan betapa ayahnya sering memukulinya saat masih kecil dan dia menjadi takut terhadap sang ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agustus 1993&lt;br /&gt;Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun yang dikenal sebagai teman Jackson menuduhnya melakukan pelecehan seksual berkali-kali selama lima bulan di ranch Jackson di Encino, California. Jackson kemudian digugat di pengadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 November 1993&lt;br /&gt;Jackson membatalkan konsernya. Disebutkan dia kecanduan obat pembunuh rasa sakit. Dia mengatakan menjadi pecandu obat pembunuh rasa sakit setelah menjalani rehabilitasi pascaoperasi, sebuah prosedur yang dia butuhkan setelah rambutnya terbakar ketika syuting iklan pada 1984.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 Januari 1994&lt;br /&gt;Jackson membayar sejumlah uang damai untuk menghentikan gugatan. Keluarga bocah itu awalnya meminta 20 juta dollar AS. Jackson memberi antara 10 juta dollar AS dan 20 juta dollar AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Mei 1994&lt;br /&gt;Jackson menikahi Lisa Marie Presley, putri Elvis Presley.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 Januari 1996&lt;br /&gt;Jackson dan Presley bercerai setelah dua tahun menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15 November 1996&lt;br /&gt;Jackson menikahi Debbie Rowe, seorang perawat yang dilaporkan mengandung anak Jackson dalam proses inseminasi. Putra Jackson, Prince Michael Jackson Jr, lahir pada 12 Februari 1997. Pasangan ini juga memiliki anak perempuan, Paris Michael Katherine pada 3 April 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 Okotober 1999&lt;br /&gt;Jackson dan Rowe bercerai dan Jackson mendapat penguasaan penuh mengasuh anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;November 2002&lt;br /&gt;Jackson dihujat karena mengayunkan anaknya di pinggir balkon lantai kempat rumahnya untuk mempertontonkan anaknya kepada fans.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18 November 2003&lt;br /&gt;Puluhan polisi menggeledah rumah Jackson. Ia kembali dituduh melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13 Juni 2005&lt;br /&gt;Juri menyatakan Jackson tidak bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Maret 2009&lt;br /&gt;Jackson mengumumkan akan tampil sekitar 10 menit pada Juli di London's 02 Arena. Dia mengatakan itu adalah konser terakhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Mei 2009&lt;br /&gt;AEG live mengumumkan sejumlah konser di London itu ditunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 Juni 2009&lt;br /&gt;Los Angeles Coroner'Office membenarkan Jackson meninggal dunia karena serangan jantung. Brian Oxman, pengacara keluarga Jackson, mengatakan, Jackson ambruk di rumahnya di Los Angeles, California.(Dari berbagai sumber)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1887967870545975627?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1887967870545975627/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/perjalanan-hidup-michael-jackson.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1887967870545975627'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1887967870545975627'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/perjalanan-hidup-michael-jackson.html' title='Perjalanan Hidup Michael Jackson'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-9058085349566371143</id><published>2009-06-26T23:10:00.002+08:00</published><updated>2009-06-26T23:14:30.673+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Mitos Testosteron</title><content type='html'>Testosteron merupakan hormon seks pria yang punya peran penting dalam fungsi seksual, produksi sperma, pembentukan otot, dan intonasi suara. Rendahnya kadar hormon ini akan menyebabkan seseorang mengalami kelelahan kronis, depresi, gangguan ereksi, dan postur tubuh yang kurang tegap atau berkurangnya kemampuan atletik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan bahwa hormon testosteron dalam jumlah yang normal sangat penting untuk mengurangi risiko diabetes dan penyakit kardiovaskular pada pria. Selain itu, pria yang kadar testosteronnya normal lebih panjang umur dibanding dengan pria yang kekurangan hormon ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak mitos yang salah beredar mengenai hormon pria ini. Abraham Morgentaler, MD, dokter spesialis urologi dari Harvard Medical School dan penulis buku Testosterone for Life akan menjawabnya untuk Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Testosteron adalah obat yang ilegal&lt;br /&gt;Hormon testosteron termasuk dalam obat yang legal, terlebih hormon ini sangat penting bagi pria. Yang ilegal adalah bila hormon ini dipakai tanpa resep dokter. Meski begitu, banyak organisasi olahraga yang punya aturan ketat tentang penggunaan obat atau suplemen yang mengandung testosteron karena bisa memengaruhi performa atlet. Atlet yang melanggar bisa dikenai sanksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Testosteron adalah steorid, dan steorid berbahaya.&lt;br /&gt;Ya, testosteron memang steorid, tapi tidak berbahaya. Lagi pula secara alamiah kita dipenuhi oleh berbagai steorid. Menurut Morgentaler, kata steroid sebenarnya berkaitan dengan molekul yang ditopang oleh empat karbon, seperti estrogen, progesteron, kortisol, juga kolesterol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, dalam dunia olahraga, steroid merupakan kependekan dari anabolic steroid hormone yang berarti secara khusus bekerja untuk membangun otot dan tulang, seperti testosteron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Testosteron menyebabkan perilaku kasar dan tak terkontrol&lt;br /&gt;Belum ada fakta yang membuktikan testosteron menyebabkan tindakan agresif, kekerasan, atau perilaku tak terkontrol lainnya. Sebaliknya, pria dengan hormon testosteron yang rendah justru mudah marah, dan kondisi ini akan membaik setelah kadar testosteronnya naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Testosteron menyebabkan kanker prostat&lt;br /&gt;Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pria dengan kadar testosteron yang tinggi justru risikonya lebih kecil untuk terkena kanker prostat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kadar Testosteron yang tinggi menyebabkan kebotakan&lt;br /&gt;Secara umum, pria yang mengalami kebotakan punya kadar testosteron yang sama dengan pria yang rambutnya masih lebat. Kebotakan, menurut Morgentaler, biasanya sudah diturunkan secara genetis.(Kompas.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-9058085349566371143?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/9058085349566371143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/mitos-testosteron.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/9058085349566371143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/9058085349566371143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/mitos-testosteron.html' title='Mitos Testosteron'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8814893639898464500</id><published>2009-06-26T23:08:00.001+08:00</published><updated>2009-06-26T23:21:29.331+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Mengenali Pria Gay dari Jari Tangannya</title><content type='html'>Konon, gay atau tidaknya seorang pria bisa diintip dari bentuk jari tangannya. Cuma mitos? Ternyata tidak, ada riset ilmiahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila bicara soal mendeteksi pria gay, kebanyakan orang akan langsung menilai dari fisik. Kalau gayanya kemayu, gerakannya gemulai, atau pakaiannya necis dan wangi, barangkali kita akan langsung bergumam dalam hati, "Hmm... pasti dia gay."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada juga mitos yang mengatakan, gay tidaknya seorang laki-laki bisa dilihat dari jari-jemari tangannya. Ternyata, mitos ini ada benarnya. Hal ini disebut dengan digit ratio theory. Beberapa penelitian telah membuktikan kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba perhatikan jari tangan Anda. Bila jari manis tangan kanan Anda lebih panjang dari jari telunjuk, itu berarti Anda punya banyak hormon testoteron dan cenderung lebih hiperaktif, agresif, dan tidak suka sesuatu yang lamban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, jika jari telunjuk lebih panjang dari jari manis, berarti hormon estrogen Anda lebih banyak sehingga sifat Anda pun cenderung sensitif dan emosional. Lantas, apakah orang yang jari telunjuknya lebih panjang berarti homoseksual? Ternyata tidak juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Justru orang yang panjang jari telunjuk dan jari manisnya sama panjang kebanyakan adalah homoseksual (baik pria atau wanita). Sebuah studi yang dilakukan oleh Wndy M Brown dan timnya yang dimuat dalam Archieves of Sexual Behavior ikut menguatkan hal tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam studinya, Brown menemukan bahwa ada hubungan tak langsung antara rasio panjang jari manis dan jari telunjuk dengan perilaku lesbian pada wanita. Mereka yang jari manisnya lebih panjang punya orientasi seksual sesama jenis.(Kompas..com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8814893639898464500?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8814893639898464500/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/mengenali-pria-gay-dari-jari-tangannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8814893639898464500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8814893639898464500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/mengenali-pria-gay-dari-jari-tangannya.html' title='Mengenali Pria Gay dari Jari Tangannya'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3801181975262733893</id><published>2009-06-26T21:43:00.001+08:00</published><updated>2009-06-26T21:48:13.807+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ucapan'/><title type='text'>Go Jacko</title><content type='html'>Selamat jalan Jacko&lt;br /&gt;Tinggalkan semua duniamu&lt;br /&gt;Bawalah bekalmu&lt;br /&gt;Untuk hidup setelah matimu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3801181975262733893?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3801181975262733893/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/go-jacko.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3801181975262733893'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3801181975262733893'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/go-jacko.html' title='Go Jacko'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8857144236631065556</id><published>2009-06-19T10:03:00.000+08:00</published><updated>2009-06-19T10:06:40.012+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Anak Nakal Jangan Dikerasi</title><content type='html'>Tak sabar dengan kenakalan si buah hati, banyak orangtua menggunakan cara kekerasan untuk menanganinya. Dalam jangka pendek, cara ini efektif, tetapi efek jangka panjangnya anak akan menjadi kasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si kecil Andi,7, menangis di depan pintu rumahnya. Air matanya mengalir seakan tanpa henti. Sesekali dia memanggil ibu dan ayahnya agar membukakan pintu untuknya. Namun, suaranya tidak digubris sama sekali. Hampir satu jam Andi berdiri, setelah kemudian pintu rumahnya terbuka. Sang ayah menyuruhnya masuk. Namun, tetap dengan wajah garang yang masih menyisakan kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan Andi sehingga orangtuanya sangat marah? Ternyata Andi bermain bola di dalam rumah, hingga memecahkan keramik kesayangan ibunya. Akhirnya Andi mendapat sebuah pukulan dan dibiarkan diam di depan pintu rumah selama lebih dari setengah jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orangtua, marah kepada anak memang merupakan hal yang lumrah. Namun, jika telah disertai dengan pemukulan, apalagi sering dilakukan, akan berdampak buruk pada perkembangan mental anak dan akan membekas hingga mereka dewasa nanti. Di Indonesia, memukul atau melakukan kekerasan fisik kepada anak yang berbuat salah, masih dianggap wajar dan normal-normal saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal menghukum anak bisa dilakukan dengan cara lain, misalnya dengan memotong uang saku atau melarang mereka bermain dengan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian dengan target 36.000 anak yang mendapatkan hukuman fisik di Amerika, disimpulkan bahwa hukuman fisik memiliki manfaat yaitu anak akan mematuhi perintah orangtua untuk sementara. Namun dalam jangka panjang, risiko berikut menjadi semakin besar, yaitu anak cenderung menjadi kasar bahkan agresif. Anak juga bisa menjadi sosok yang antisosial. Bahkan, pemukulan yang dilakukan bisa membuat anak menderita kelainan jiwa karena merasa tertekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepang beberapa waktu lalu, telah pula dibuktikan jika anak dibesarkan dengan hukuman fisik, saat beranjak remaja akan terlihat keterlambatan pada kata-kata dan perkembangan sosial. Bahkan, Osaka Report yang menyelidiki hubungan lingkungan dan perkembangan mental anak-anak adalah kecenderungan anak-anak untuk menutup diri pada orang lain dan tidak percaya diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Walaupun masih anak-anak, jika dipukul anak, akan merasa harga dirinya terlukai. Apalagi jika sering dipukul, anak akan tumbuh menjadi sosok yang cenderung pendiam," kata psikolog lulusan Universitas Indonesia (UI), Dr Syafriani Hasan, beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar kehidupan psikologis anak tidak terganggu saat mereka beranjak dewasa, Syafriani mengaku orangtua harus mencoba untuk tidak memaksakan hukuman fisik kepada anak dengan cara yang kasar. "Sekarang sedang dikembangkan cara pengganti kekerasan, yang lebih efektif dan sedikit risiko. Yang harus dilakukan orangtua ketika mendapati anak yang nakal adalah dengan mengawalinya dengan nasihat dan tetap menjaga kontak mata," sebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih efektif mengatakan perintah dengan suara yang tenang dan mantap daripada membentak dengan emosional. Bukankah kita pun pada masa kecil lebih bereaksi ketika ibu berkata dengan suara mantap, "Kerjakan..." daripada ketika ia berteriak-teriak histeris?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah memberikan peringatan tentang kapan harus dimulai pekerjaannya, berikan petunjuk tegas, jika ia mematuhi perintah, pujilah. Jika tidak mematuhi, ulangi petunjuk yang sama. Jika diberikan petunjuk yang sama pun anak tidak mematuhi, acuhkan dulu sementara, dan tunggulah. Jika selama didiamkan dia mulai mengerjakan, segera berikan pujian. Jika selama didiamkan dia tidak mengerjakan, lakukan langkah berikutnya, yaitu menyetrap atau dikenal dengan istilah time out.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Time out adalah hukuman yang bisa diterapkan pada usia 3 tahun sampai usia kelas rendah SD, pada jangka waktu tertentu, anak harus berada di tempat tertentu. Diberlakukan saat anak melakukan hal yang sulit dimaafkan. Jangka waktu tertentu itu yakni secara umum, sama dengan usia anak. Misalnya pada usia 3 tahun, 3 menit. Usia 5 tahun,5 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pasanglah timer di ruang time out. Jika anak berhasil melaluinya, jangan sungkan-sungkan memuji," tutur psikolog berjilbab tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut ditambahkannya, anak-anak sebenarnya adalah jiwa yang juga memiliki naluri untuk melakukan sesuatu dengan benar, baik dan sesuai dengan apa yang diharapkan orangtua. Namun, cara orangtua yang salah dalam menerapkan pendidikan di rumah, terkadang membuat anak tidak terkendali. "Ketegasan kadang sangat dibutuhkan. Orangtua boleh tegas pada anak asalkan jangan memukul," kata dia lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senada dengan Syafriani Hasan, pengajar TK Kasih Bunda Jakarta Abdul Razak mengaku, anak-anak yang sering mendapatkan hukuman fisik di rumah, ketika berada di sekolah akan terlihat sangat berbeda dibandingkan dengan anak lain. "Mereka cenderung murung namun bisa agresif bila tersinggung atau ingin mendapatkan benda yang mereka inginkan, mereka juga lebih egois," sebutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang untuk mendidik anak tanpa kekerasan, butuh usaha keras dan harus dilakukan secara benar. Mendidik tanpa kekerasan bukan berarti anak dibiarkan begitu saja bila melakukan kesalahan. Penegakan disiplin sangat penting bagi anak-anak. Malah tak ada pembedaan antara laki-laki dan perempuan. Untuk menegakkan disiplin, pemberian sanksi mutlak diberikan. Hanya saja, pilih cara yang baik dan jangan gunakan kekerasan.(Lifestyle.okezone)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8857144236631065556?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8857144236631065556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/anak-nakal-jangan-dikerasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8857144236631065556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8857144236631065556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/anak-nakal-jangan-dikerasi.html' title='Anak Nakal Jangan Dikerasi'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6295262207605009046</id><published>2009-06-19T09:54:00.000+08:00</published><updated>2009-06-19T10:11:41.232+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan'/><title type='text'>H1N1 Tak Terbendung di Thailand</title><content type='html'>PENYEBARAN virus A-H1N1 seolah tak terbendung lagi. Di Thailand, jumlah kasus flu yang disebabkan virus ini mencapai 50 persen. Departemen Kesehatan Thailand memastikan munculnya 109 kasus baru. Ini jumlah kasus terbanyak hanya dalam satu hari. Kini Negara Gajah Putih tersebut telah mencatat adanya 310 kasus influenza AH1N1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya kasus tak bertambah banyak, pemerintah pun memutuskan menutup puluhan sekolah, setidaknya selama sepekan mendatang. Pemerintah Thailand juga terus memberikan pemahaman tentang virus ini kepada masyarakat. Caranya dengan satu juta buklet kesehatan tentang flu A-H1N1. "Buklet ini berisikan cara menghindari virus A-H1N1 itu," kata Wakil Menteri Kesehatan Publik Manit Nopamornbodi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selandia Baru pun terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus A-H1N1. Betapa tidak, di negara ini kasus flu yang disebabkan virus tersebut meningkat tiga kali lipat. Kini mereka telah mencatat 109 kasus flu yang disebabkan virus tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengantisipasinya, pemerintah setempat mengimbau warganya untuk tetap tinggal di rumah. Wakil Direktur Kesehatan Publik Fran McGrath mengatakan, pemerintah tetap berusaha menghambat penyebaran virus sehingga tak bertambah parah saat memasuki musim dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Menteri Kesehatan Tony Ryall menyatakan penyebaran virus itu akan memicu ketegangan di berbagai rumah sakit di Selandia Baru. "Jika penyebaran virus ini semakin parah, kemungkinan bisa ada 35.000 orang yang masuk rumah sakit," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Organisasi Kesehatan Dunia Margaret Chan mengingatkan, pandemi influenza A-H1N1 bisa melumpuhkan negara berkembang dan miskin. Menurutnya, negara berkembang akan menjadi kelompok paling rentan dengan kondisi paling parah. (Lifestyle.okezone)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6295262207605009046?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6295262207605009046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/h1n1-tak-terbendung-di-thiland.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6295262207605009046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6295262207605009046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/h1n1-tak-terbendung-di-thiland.html' title='H1N1 Tak Terbendung di Thailand'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3097128067475527813</id><published>2009-06-17T13:27:00.000+08:00</published><updated>2009-06-17T13:29:06.615+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Introspeksi UN</title><content type='html'>Ketika akan menghadapi UN para siswa konsentrasi penuh, orang tua harap-harap cemas, praktisi pendidikan bekerja keras hingga semua berjalan lancar dengan berharap memperoleh hasil yang maksimal. Sekarang ketika semua berlalu dan dihadapannya terpampang babak baru, yaitu pengumuman hasil UN. Terasa lebih berat dari episode lalu, ketika terjadi musibah nasional pada pelaksanaan UN dimana ada sekolah penyelenggara yang harus mengulang UN (istilahnya UN Pengganti) karena ketidaklulusannya mencapai 100 %.  Ada dua kemungkinan ketidaklulusan tersebut, pertama adanya kecurangan dalam pelaksanaan UN yang mengakibatkan kelulusannya dianulir BSNP dan harus mengulang UN, kedua ketidaklulusan yang 100 % murni karena memang tidak lulus (mungkin saja toh?). Hanya saja ada perlakuan berbeda pada dua jenis ketidaklulusan dimaksud, yaitu yang dinyatakan tidak lulus karena curang diberi kemudahan untuk mengulang UN sedang yang tidak karena kecurangan tidak ada ujian pengganti. Tidak adil kan? Yang tidak lulus karena jujur hacur dan yang tidak lulus karena curang cemerlang. Sehingga muncul sinisme di lapangan terhadap sekolah-sekolah yang kelulusannya 100 % (padahal tidak semua sekolah curang). Terlepas dari pelaksanaan UN yang amburadul (mirip masalah DPT pada Pemilu Legislatif) tentunya ada pihak yang senang dan yang murung, karena ada yang berhasil dan ada yang gagal, semuanya telah terjadi dan apapun hasilnya patut disyukuri dan dijadikan bahan introspeksi pelaksanaan UN bagi semua pihak untuk kedepan meminimalisir kesalahan yang mengakibatkan kerugian pada siswa dan orang tua siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eforia yang terjadi ketika pengumuman UN dilakukan (sepertinya terjadi di seluruh Indonesia), adalah aksi corat-coret dan konvoi kendaraan bermotor. Adalah hak siswa untuk merayakan keberhasilannya tetapi apakah mereka care pada teman mereka yang tidak lulus? (peduli amat ya? Amat saja tidak peduli). Dari sudut manapun aksi setelah pengumuman kelulusan tersebut banyak mudaratnya daripada manfaatnya, disamping merugikan orang lain juga bisa mencelakai diri sendiri. Itulah kesenangan semu. Pihak sekolah maupun instansi terkait telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir aksi-aksi tersebut sampai-sampai melibatkan aparat keamanan, tetapi sepertinya itu sudah menjadi sebab akibat yang layak terjadi dengan segala resikonya. Akhirnya ada yang celaka dijalan dan berurusan dengan pihak berwajib.&lt;br /&gt;Lalu apa hikmah dari pelaksanaan UN tahun ini? Setiap orang tentu bisa dan boleh menarik hikmah apa saja dibalik terselenggaranya UN tahun ini yang penuh koreksi, suka tidak suka, puas tidak puas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumonggo ……&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3097128067475527813?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3097128067475527813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/introspeksi-un.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3097128067475527813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3097128067475527813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/introspeksi-un.html' title='Introspeksi UN'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7304449113286145314</id><published>2009-06-12T08:42:00.000+08:00</published><updated>2009-06-12T11:33:06.620+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Wanita yang Dicintai Iblis (Riwayat Ali r.a.)</title><content type='html'>Ketika Ali r.a. bersama Fatimah berkunjung ke rumah Rasulullah, ditemuinya Baginda nabi sedang menangis, lalu Ali bertanya, “Mengapa tuan menangis wahai Rasulullah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginda menjawab,”Pada malam aku di Irak dan dimikrajkan ke langit, daku melihat orang sedang mengalami berbagai penyiksaan. Maka bila teringat akan mereka aku menangis.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali r.a.  bertanya lagi, “Wahai Rasulullah apakah yang tuan lihat?” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baginda bersabda, "Aku melihat:&lt;br /&gt;1. Wanita yang digantung dengan rambutnya dan otak kepalanya mendidih. &lt;br /&gt;2. Wanita yang digantung dengan lidahnya serta tangannya dipaut dari punggungnya sedangkan tar yang mendidih dari neraka dituangkan ke dalam kerongkongnya. &lt;br /&gt;3. Wanita yang digantung dengan buah dadanya dari balik punggungnya sedangkan air getah kayu zakum dituang ke kerongkongnya.&lt;br /&gt;4. Wanita yang digantung, diikat kedua kaki dan tangannya ke arah ubun-ubun kepalanya serta dibelit dibawah kekuasaan ular dan kalajengking. &lt;br /&gt;5. Wanita yang memakan badannya sendiri serta dibawahnya tampak api yang menyala-nyala dengan hebatnya. &lt;br /&gt;6. Wanita yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka. &lt;br /&gt;7. Wanita yang bermuka hitam dan memakan usus perutnya sendiri. &lt;br /&gt;8. Wanita yang tuli, buta dan bisu dalam peti neraka sedang darahnya mengalir dari rongga badannya (hidung, telinga, mulut) dan badannya membusuk akibat penyakit kulit dan lepra. &lt;br /&gt;9. Wanita yang berkepala seperti kepala babi dan keledai yang mendapat berjuta jenis siksaan". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berdirilah Fatimah seraya berkata, “Wahai ayahku, cahaya mata kesayanganku, ceritakanlah kepadaku apakah amal perbuatan wanita-wanita itu.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Fatimah, adapun tentang wanita yang digantung dengan rambutnya karena dia tidak menjaga rambutnya (tidak bertudung) di hadapan lelaki dan wanita yang digantung dengan lidahnya karena menyakiti hati suaminya dengan kata-kata”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Nabi SAW bersabda : “Tidak seorang wanita (boleh) menyakiti hati suaminya melalui kata-katanya kecuali (ia ingin) Allah akan membuat mulutnya kelak dihari kiamat selebar 70 zira’ kemudian akan mengikatnya di belakang lehernya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Adapun wanita yang digantung dengan buah dadanya karena dia menyusui anak orang lain tanpa izin suaminya. &lt;br /&gt;2. Adapun wanita yang diikat dengan kaki dan tangannya itu karena dia keluar rumah tanpa izin suaminya, tidak mandi wajib dari haidh dan nifas. &lt;br /&gt;3. Adapun wanita yang memakan badannya sendiri karena suka bersolek untuk dilihat lelaki lain serta suku membicarakan keaiban orang. &lt;br /&gt;4. Adapun wanita yang memotong badannya sendiri dengan gunting dari neraka karena dia suka menonjolkan diri (ingin terkenal) dikalangan orang ramai dengan maksud supaya orang melihat perhiasannya dan setiap orang jatuh cintapadanya karena melihat perhiasannya. &lt;br /&gt;5. Adapun wanita yang diikat kedua kaki dan tangannya sampai ke ubun-ubunnya dan dibelit oleh ular dan kala jengking karena dia mampu mengerjakan solat dan puasa, tetapi dia tidak mau berwudhuk dan tidak solat serta tidak mau mandi wajib. Þ Adapun wanita yang kepalanya seperti kepala babi dan badannya separti keledai karena dia suka mengadu domba(melaga- lagakan orang) serta berdusta. &lt;br /&gt;6. Adapun wanita yang berbentuk seperti anjing karena dia ahli fitnah serta suka marah-marah pada suaminya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7304449113286145314?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7304449113286145314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/wanita-yang-dicintai-iblis-1-riwayat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7304449113286145314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7304449113286145314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/wanita-yang-dicintai-iblis-1-riwayat.html' title='Wanita yang Dicintai Iblis (Riwayat Ali r.a.)'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-4503362046206057697</id><published>2009-06-12T07:41:00.000+08:00</published><updated>2009-06-12T07:42:44.185+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Butuh Laptop Second? Ini Tipsnya</title><content type='html'>Untuk mendapatkan laptop bekas yang ideal, hal-hal berikut perlu diperhatikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Usahakan membeli di toko. Jika anda membeli langsung dari pemilik laptop, sebisa mungkin anda harus mengenali orang tersebut. Karena jika ada masalah di kemudian hari, anda bisa meminta konfirmasi ke pemiliknya. Biasanya ada masalah pada sistem terkait password yang digunakan pemilik sebelumnya. Anda harus memastikan semua informasi yang diberi password sudah anda miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tetapkan dana sesuai kemampuan anda. Harga laptop bekas bervariasi, mulai dari Rp3 juta sampai Rp5 juta, tergantung kondisi fisik laptop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Periksa kondisi baterai. Ketika membeli, usahakan agar meminta laptop dinyalakan terlebih dahulu. Tunggu beberapa lama hingga dirasa cukup mengenali daya tahan baterai. Jika baterai hanya bisa bertahan kurang dari satu jam maka laptop sedang tidak berada di kondisi yang bagus. Dengan demikian, anda bisa menawar lebih rendah lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Periksa kelengkapan laptop seperti charger, CD Driver, dan buku manual. Usahakan semuanya masih lengkap. Kalau kurang, sebaiknya tidak usah dibeli karena bisa merepotkan. Walhasil, anda tidak akan bisa menggunakan laptop dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Perhatikan spesifikasi. Hal ini bisa dilihat dari jenis prosesor yang dipakai, besaran memori, hingga jenis kartu grafis. Jika sebuah laptop sudah mencantumkan logo Intel Centrino, berarti di dalamnya sudah terkandung komponen khusus yang memungkinkan laptop mengakses data secara nirkabel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Saat anda membeli laptop bekas, perhatikan juga sisi-sisi pada layarnya, apakah banyak titik piksel yang mati atau tidak. Semakin banyak titik yang mati maka mutu laptop akan semakin menurun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Garansi. Biasanya laptop bekas ada garansi dari toko, sekitar satu bulan. Jika ada masalah sampai di rumah dan masih dalam waktu garansi, anda bisa meminta pertanggungjawaban toko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Lihat isi sistem. Apakah masih berjalan dengan baik atau banyak eror. Kalau ternyata sistem operasinya bermasalah, instal ulang saja di toko bersangkutan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-4503362046206057697?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/4503362046206057697/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/butuh-laptop-second-ini-tipsnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4503362046206057697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4503362046206057697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/butuh-laptop-second-ini-tipsnya.html' title='Butuh Laptop Second? Ini Tipsnya'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8810055758725003283</id><published>2009-06-12T07:35:00.000+08:00</published><updated>2009-06-12T08:54:03.501+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>SMS-an Lewat Komputer (Untuk Pengguna Nokia)</title><content type='html'>Selama handphone kita terhubung ke komputer dengan Nokia PC Suite, kita bisa mengirim, menulis dan menyimpan SMS di komputer. Dengan cara ini, ber-sms menjadi lebih nyaman karena kita membaca pesan di layar yang lebih besar dan menuliskan pesan dengan keyboard komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengirimkan SMS di Komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Sambungkan handphone ke komputer, dan jalankan Nokia PC suite.&lt;br /&gt;2. Klik ikon Message&lt;br /&gt;3. Klik tombol Create a new message&lt;br /&gt;4. Tentukan nama penerima SMS. Jika nama penerima sudah ada di dalam daftar contact, maka dengan mengetikan namanya saja maka Nokia PC Suite akan menyodorkan nama yang mungkin cocok . Jika nama kontak belum terdaftar di dalam ponsel maka anda harus menuliskan nomor ponselnya.&lt;br /&gt;5. Tulislah pesan kita di ruang yang tersedia, lalu klik tombol send message. SMS pun akan terkirim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Membaca dan Mencetak SMS Lewat Komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan sisi kiri bawah Nokia PC Suite, di sana tertulis daftar SMS yang masuk, dan akan di-update secara otomatis. Jika ada SMS baru yang masuk. Hal itu akan memudahkan kita untuk membaca SMS. Ketika membacanya, klik saja SMS yang akan kita baca. Bahkan kita bisa mencetak SMS tersebut hanya dengan mengklik tombol print.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Merespon SMS di komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Klik ikon Messages&lt;br /&gt;2. Pilih SMS yang akan direply&lt;br /&gt;3. klik tombol reply to&lt;br /&gt;4. Tulis pesan balasan di ruang yang tersedia&lt;br /&gt;5. Klik tombol send.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Menyimpan SMS Arsip di Komputer&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Klik ikon messages&lt;br /&gt;2. Pilih SMS yang akan di simpan&lt;br /&gt;3. Arahkan cursor ke SMS tersebut, klik kanan lalu pilih copy&lt;br /&gt;4. Pilih folder komputer untuk menyimpan SMS. Klik kanan lalu pilih paste.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8810055758725003283?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8810055758725003283/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/selama-handphone-kita-terhubung-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8810055758725003283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8810055758725003283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/selama-handphone-kita-terhubung-ke.html' title='SMS-an Lewat Komputer (Untuk Pengguna Nokia)'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-27271444271593133</id><published>2009-06-03T07:04:00.000+08:00</published><updated>2009-06-03T07:13:34.078+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerrr.....'/><title type='text'>Artis di Pesawat</title><content type='html'>Sebuah pesawat udara , yang di penuhi artis artis indonesia,sedang terbang, untuk tour musik bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba tiba, mesin pesawat rusak satu. "Pesawat kehilangan tenaga, kita bisa jatuh, cepat semua barang bawaan harap di buang keluar" perintah Pilot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah barang bawaan di buang pesawat bisa terbang lagi walau dengan tiga mesin.Tapi sialnya tak lama mesin mati lagi. Kembali pesawat kehilangan tenaga. "beban mesti di kurangi, harus ada yang rela berkorban",kata pilot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian Titik Puspa dan Bob Tutupoli berdiri, "kita yang paling senior, kita lakukan demi generasi muda". Lalu dia melompat keluar Aaaaaa.......!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pesawat masih tetap kekurangan tenaga,karena beban berat. Sang pilot meminta supaya beban kembali dikurangi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu penyanyi, Ello, dengan gagah berdiri dan berkata "pergi untuk kembali", lalu dia juga melompat keluar...Aaaaaaaaa......!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, pesawat tetap keberatan. "masih ada satu orang harus berkorban" kata pilot&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penumpang lain pun tampak pucat, ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Rhoma Irama berdiri, semua mata menatapnya..dengan penuh takjub "Demi moral bangsa" katanya. Lalu dia mendorong Inul, Trio Macan, dan Dewi persik keluar pesawat Aaaaaaa.........!!!! (Ketawa.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-27271444271593133?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/27271444271593133/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/artis-di-pesawat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/27271444271593133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/27271444271593133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/artis-di-pesawat.html' title='Artis di Pesawat'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6698511819161726224</id><published>2009-06-01T21:25:00.000+08:00</published><updated>2009-06-02T08:46:19.782+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>Manohara dan TKI</title><content type='html'>Kisah kisruh Manohara dan suaminya Pangeran Kelantan sebenarnya adalah kejadian yang dikalangan kita orang biasa dan rakyat jelata sering terjadi. Kisah mereka menjadi ngetop dan menyita perhatian banyak pihak dari orang kebanyakan sampai media, advokat, menteri, dubes, polisi negara tetangga dan FBI karena para aktornya adalah seorang Pangeran dan seorang mantan model Indonesia. &lt;br /&gt;Lepas dari ini masalah rumah tangga yang dibumbui perilaku penyimpangan sex maupun kekerasan dalam rumah tangga, ada kemiripan logika yang nyata dan sebanding bila diukur dari jenis perilaku, yaitu kekerasan dalam rumah tangga bisa terjadi pada keluarga siapa saja, kapan saja dan dimana saja serta  dalam variasi dan bentuk yang bermacam-macam pula.&lt;br /&gt;Lebih jauh dari itu, entah itu budaya atau aplikasi dari kemapanan yang berujung arogansi atas sesama sudah banyak pula contoh kasus yang terjadi. Diantara dua negara Indonesia dan Malaysia sudah jamak terjadi sengketa mulai dari urusan perut rakyat kecil sampai sengeketa wilayah perbatasan, di darat maupun di laut sampai pula di wilayah pengakuan domain atas sebuah budaya.&lt;br /&gt;Kembali ke judul tulisan diatas, mungkin terlalu cepat kalau saya menyebut beberapa paparan diatas sudah mengarah kepada sebuah kesimpulan. Tetapi begitulah kenyataanya, kalau Manohara saja yang tergolong bukan orang biasa, istri seorang pangeran, bisa dan boleh saja diberlakukan seperti apa yang banyak dibicarakan oleh media maka menjadi jamak dan lumrah pula bila banyak telah terjadi kepada para tenaga kerja Indonesia yang mengalami perlakuan atas nasib mereka yang lebih parah bahkan harus merelakan nyawanya.&lt;br /&gt;Saya kira tidaklah berlebihan membandingkan Manohara dengan para pekerja Indonesia yang menjadi korban kekerasa di Malaysia. Yang perlu dan harus mendapat perhatian lebih dari kita adalah apakah sudah seperti porsi yang didapat oleh Manohara apa yang diterima oleh para pekerja Indonesia di Malaysia?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6698511819161726224?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6698511819161726224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/manohara-dan-tki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6698511819161726224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6698511819161726224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/06/manohara-dan-tki.html' title='Manohara dan TKI'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7549102328704794239</id><published>2009-05-25T12:44:00.000+08:00</published><updated>2009-05-29T22:55:17.262+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Tips Cara Mengisi BBM Kendaraan Anda</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGAN BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari……..sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.&lt;br /&gt;Dalam business perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;ISI BAHAN BAKAR SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin&lt;br /&gt;sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi. Tidak seperti SPBU, tempat saya bekerja di sini setiap truck yang kami muati ada ganti rugi/kompensasi karena temperatur, sehingga setiap liter yang dibeli jumlahnya benar-benar sesuai/tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7549102328704794239?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7549102328704794239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/tips-cara-mengisi-bbm-kendaraan-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7549102328704794239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7549102328704794239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/tips-cara-mengisi-bbm-kendaraan-anda.html' title='Tips Cara Mengisi BBM Kendaraan Anda'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3158856310986945688</id><published>2009-05-25T12:38:00.000+08:00</published><updated>2009-05-25T12:50:33.002+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tips'/><title type='text'>Tips Agar Gigi Lebih Putih</title><content type='html'>Ingin gigi Anda lebih putih? Ramuan ajaib buatan sendiri ini bisa membuat gigi kita lebih putih berkilau. Dan dijamin pasti ekonomis.&lt;br /&gt;Rahasia dari metode pemutih gigi murah buatan sendiri adalah malic acid yang merupakan zat yang bisa menghilangkan noda pada permukaan gigi. Hilangkan "noda" kopi, anggur merah, dan soda pada gigi dengan ramuan dari campuran stroberi dan soda kue. “Cara cepat dan murah untuk mencerahkan senyum Anda,” ujar Adina Carrel, DMD, dokter gigi dari Manhattan Dental Arts di New York City.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan: 1 (satu)  buah stroberi matang dan ½ sdt soda kue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara membuat:&lt;br /&gt;1. Hancurkan stroberi sampai menjadi bubur, lalu campurkan soda kue hingga merata.&lt;br /&gt;2. Setelah ramuan selesai, aplikasikan ke seluruh gigi dengan menggunakan sikat gigi. Diamkan selama 5 menit.&lt;br /&gt;3. Bersihkan gigi dengan air sampai bersih, gunakan benang gigi untuk membantu menghilangkan biji-biji stroberi.&lt;br /&gt;4. Lakukan 1 x seminggu, karena penggunaan berlebih merusak email gigi kita akibat kandungan asam yang terdapat dalam stroberi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3158856310986945688?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3158856310986945688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/tips-agar-gigi-lebih-putih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3158856310986945688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3158856310986945688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/tips-agar-gigi-lebih-putih.html' title='Tips Agar Gigi Lebih Putih'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6656779740063016005</id><published>2009-05-13T11:09:00.000+08:00</published><updated>2009-05-13T11:14:33.826+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Dan Ketika Sudah Tiada</title><content type='html'>dan hingga suatu hari, &lt;br /&gt;ketika dia meninggal dengan tenang … &lt;br /&gt;dan tiba-tiba kamu teringat&lt;br /&gt;semua yang belum pernah kamu lakukan, &lt;br /&gt;… dan itu menghantam hatimu &lt;br /&gt;bagaikan pukulan godam &lt;br /&gt;maka …&lt;br /&gt;jika orangtuamu masih ada … &lt;br /&gt;berikanlah kasih sayang dan perhatian lebih &lt;br /&gt;dari yang pernah kamu berikan selama ini&lt;br /&gt;jika orang tuamu sudah tiada … &lt;br /&gt;ingatlah kasih sayang dan cintanya &lt;br /&gt;yang telah diberikannya dengan tulus tanpa syarat kepadamu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6656779740063016005?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6656779740063016005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/dan-ketika-sudah-tiada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6656779740063016005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6656779740063016005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/dan-ketika-sudah-tiada.html' title='Dan Ketika Sudah Tiada'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8361180780705477860</id><published>2009-05-12T21:10:00.000+08:00</published><updated>2009-05-12T21:14:39.193+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>PKS, PAN, PPP, dan PKB Awas Tak Kebagian Apa-apa</title><content type='html'>Mencermati perkembangan hingar-bingar koalisi partai-partai politik dalam pencalonan presiden dan wakilnya saya teringat ketika masih kanak-kanak dulu). &lt;br /&gt;Ketika masa kanak-kanak dulu adalah sesuatu yang wajar bila kita memilih jalan pintas “ngambek dan mengancam” dalam skala kecil bila tidak diikutsertakan melakukan sesuatu atau tidak diajak ke suatu tempat atau tidak diberi sesuatu yang menjadi keinginan kita. Ngambeknya begini, “Saya ndak mau mandi kalau tidak dimandikan, saya ndak mau ikut kalau saya tidak boleh membawa serta mainan kesayangan saya atau saya akan berhenti sekolah kalau tidak dibelikan sepeda (waktu itu sepeda onthel adalah barang mewah)”.&lt;br /&gt;Sekarang setelah saya dewasa saya menemukan, melihat dan mengalami kembali pola-pola acaman, intimidasi dan tekanan itu berulang dalam bentuk, versi, kepentingan dan skala yang lebih besar dan kompleks. Lebih besar karena ia berskala nasional dan lebih kompleks karena ia menyangkut kepentingan sebuah negara yang didalamnya ada sistem ketatanegaraan, politik dan masyarakat yang memiliki kepentingan dan pada akhirnya semua bertujuan untuk tercapainya tujuan hidup berbangsa dan bernegara.&lt;br /&gt;Kembali kemasa kanak-kanak. Ketika kita terus memaksakan kehendak kita tanpa paham mengapa kemauan kita itu tak dituruti maka yang nyatanya kita terima saat itu adalah kita tidak mendapatkan apa-apa yang kita maui dan kita tidak jadi pergi kemana-mana, karena ditinggalkan bersama keteguhan kita yang tak tergoyahkan atau kalau boleh kita sebut cenderung semau kita tanpa memperhatikan dan memahami porsi kewenangan yang mengajak dan yang diajak.&lt;br /&gt;Memperhatikan peristiwa ngambeknya PKS, PAN, PPP dan PKB karena apa yang dimauinya “tidak diakomodir” Partai Demokrat dalam hal penentuan cawapres bukan tidak mungkin ini adalah repetisi peristiwa masa kanak-kanak dulu dengan permasalahan dan ruang lingkup yang lebih luas. Tentunya dengan konsekuensi yang lebih serius pula tapi tetap saja sama-sama bisa berakibat “tidak kebagian apa-apa dan tidak ikut kemana-mana”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8361180780705477860?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8361180780705477860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/pks-pan-ppp-dan-pkb-awas-tak-kebagian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8361180780705477860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8361180780705477860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/pks-pan-ppp-dan-pkb-awas-tak-kebagian.html' title='PKS, PAN, PPP, dan PKB Awas Tak Kebagian Apa-apa'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3029137239978307398</id><published>2009-05-06T21:31:00.000+08:00</published><updated>2009-05-06T21:51:17.752+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerrr.....'/><title type='text'>12 Tips Menangkal Virus Flu Babi</title><content type='html'>1. Jangan berjabat tangan dengan babi.&lt;br /&gt; 2. Jangan berciuman dengan babi yang sedang flu.&lt;br /&gt; 3. Cucilah tangan setelah anda bergulat dengan babi.&lt;br /&gt; 4. Jangan suka mengucapkan kata babi kepada orang lain.&lt;br /&gt; 5. Jangan tidur seranjang dengan babi.&lt;br /&gt; 6. Jangan menerima babi sebagai teman Anda di facebook.&lt;br /&gt; 7. Jikapun Anda memang memelihara babi, tutup hidung dan mulutnya bila ia bersin.&lt;br /&gt; 8. Hindarilah berenang di kolam renang babi.&lt;br /&gt; 9. Jangan memforward email ke babi-babi.&lt;br /&gt;10. Hindari memakai asesoris babi karena ia mengira Anda adalah simpatisan babi.&lt;br /&gt;11. Berhenti memelihara babi ngepet karena dapat menciptakan virus flu babi ngepet.&lt;br /&gt;12. Jangan makan daging babi, haram tau?!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3029137239978307398?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3029137239978307398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/12-tips-menangkal-virus-flu-babi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3029137239978307398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3029137239978307398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/12-tips-menangkal-virus-flu-babi.html' title='12 Tips Menangkal Virus Flu Babi'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8112775718157178375</id><published>2009-05-06T20:58:00.000+08:00</published><updated>2009-05-06T21:18:14.589+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>Untuk Renungan Kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SgGKBw4roqI/AAAAAAAAATc/y9D0aMicVoM/s1600-h/sekolah+gratis2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 88px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SgGKBw4roqI/AAAAAAAAATc/y9D0aMicVoM/s400/sekolah+gratis2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332695196690522786" /&gt;&lt;/a&gt;Sekolah gratis ada dimana-mana...&lt;br /&gt;Hilang satu beban&lt;br /&gt;Tapi masih boleh ada sumbangan&lt;br /&gt;Sama dengan patah tumbuh hilang berganti&lt;br /&gt;Mati satu tumbuh seribu&lt;br /&gt;Ternyata bebanmu enggan berlalu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8112775718157178375?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8112775718157178375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8112775718157178375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8112775718157178375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/blog-post.html' title='Untuk Renungan Kita'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SgGKBw4roqI/AAAAAAAAATc/y9D0aMicVoM/s72-c/sekolah+gratis2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1532612850331325229</id><published>2009-05-06T20:50:00.000+08:00</published><updated>2009-05-06T20:58:31.845+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>Sekolah Gratis Tak Berarti Tanpa Sumbangan</title><content type='html'>Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof Dr Bambang Sudibjo MM menandaskan, sekolah gratis bukan berarti meniadakan sumbangan dari masyarakat. Sebab, biaya yang diberikan oleh pemerintah hanya sebatas pada pemenuhan biaya operasional sekolah.&lt;br /&gt;”Sekolah gratis melalui dana BOS bukan berarti gratis tidak terbatas, sebab selain biaya operasional sekolah, siswa memerlukan biaya lain, seperti untuk transportasi, pakaian dan lainnya, apalagi di perkotaan” tandas Mendiknas ketika berdialog dengan sekitar 400 anggota PGRI Kabupaten Temanggung dan Wonosobo.&lt;br /&gt;Dalam acara Dialog Publik Pendidikan bertajuk ‘Strategi Implementasi Pendidikan Gratis dan Peningkatan Mutu Penididikan dan Tenaga Kependidikan’ di Graha Bhumiphala Kabupaten Temanggung Jawa Tengah Sabtu (21/3) Mendikanas mengingatkan, sekolah-sekolah negeri khususnya, tidak boleh melakukan pungutan dari orang tua murid.&lt;br /&gt;Pungutan dengan sumbangan, tambah Mendiknas, berbeda. Kalau sumbangan, berarti sukarela, tidak ditentukan nominal maupun waktu penyerahan. Namun jika sudah ditentukan waktu maupun nominalnya, berarti sekolah melakukan pungutan, ini yang tidak boleh kata Mendiknas.&lt;br /&gt;”Meski kita sudah mencanangkan sekolah gratis untuk tingkat pendidikan dasar, bukan berarti meniadakan atau mematikan sumbangan. Jika sumbangan diberikan dengan ikhlas akan berkah,” kata Bambang Sudibjo menambahkan.&lt;br /&gt;Jika ada guru atau kepala sekolah yang terbukti melanggar aturan, UU Sisidiknas, kata Bambang harus ditindak dan diberi sanksi. Di antaranya berupa penurunan jabatan atau penundaan kenaikan pangkat.&lt;br /&gt;Menurut Mendiknas, untuk bisa mendapatkan sumbangan dari masyarakat dalam hal ini wali murid, sekolah harus memiliki orientasi mutu. Jika hal itu bisa dibuktikan, masyarakat akan dengan senang hati atau rela memberikan sumbangan. ”Hanya saja sekali lagi saya ingatkan, sekolah tidak boleh melakukan pungutan, apalagi dengan tarip.”(Republika Newsroom)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1532612850331325229?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1532612850331325229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/sekolah-gratis-tak-berarti-tanpa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1532612850331325229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1532612850331325229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/sekolah-gratis-tak-berarti-tanpa.html' title='Sekolah Gratis Tak Berarti Tanpa Sumbangan'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7830402134865649166</id><published>2009-05-06T20:39:00.000+08:00</published><updated>2009-05-06T20:49:18.230+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Prodiknas'/><title type='text'>Anak Indonesia Bebas Biaya Sekolah!</title><content type='html'>Ada kabar  gembira  bagi pendidikan Indonesia  ! di Januari 2009 ini  anak-anak Indonesia usia SD dan SMP dapat menikmati Sekolah bebas SPP.Sebuah harapan yang sudah lama diidam-idamkan , Sekolah Indonesia bebas biaya.Para orang tua bisa bernafas lega  karena Departemen Pendidikan Nasional  mengeluarkan kebijakan yang memberlakukan sekolah gratis, terutama pada sekolah negeri tingkat pendidikan dasa mulai SD sampai SMP.&lt;br /&gt;Hal tersebut terwujud berkat adanya kenaikan jumlah biaya santunan BOS (Biaya Operasional Sekolah) yang di dalamnya termasuk sumbangan pembiayaan pendidikan (SPP), uang penerimaan siswa baru (PSB), biaya ujian sekolah dan juga BOS buku. Adapun perincian dana BOS yang akan diterima oleh tiap siswa adalah sebesar Rp. 400.000/ tahun untuk SD / SDLB di wilayah kota, Rp. 397.000/ tahun untuk SD/ SDLB di kabupaten. Sedangkan untuk siswa SMP/ SMPLB/ SMPT di kota Rp. 575.000/ tahun dan SMP/ SMPLB/ SMPT di kabupaten Rp. 570.000/ tahun.&lt;br /&gt;Dengan BOS, orang tua siswa tak perlu bingung soal biaya. Angka putus sekolah akan berkurang, dan pendidikan pun akan lebih terfokus kepada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Siswa Sekolah Swasta Juga Bisa Bernafas Lega&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Untuk siswa miskin yang belajar di sekolah swasta, juga tak perlu khawatir. Pemerintah juga telah menginstruksikan kepada sekolah-sekolah swasta, untuk mendata siswa yang kurang mampu dan membebaskannya dari punguntan biaya operasional sekolah dan tidak ada juga pungutan biaya yang berlebihan kepada siswa yang mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Apa sih RSBI dan SBI?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;RSBI adalah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional, sedangkan SBI adalah Sekolah Bertaraf Internasional. Saat ini di Indonesia terutama di kota-kota besar, banyak sekolah-sekolah yang menyamakan kurikulumnya dengan kurikulum internasional. Dari segi fasilitas pun sudah disesuaikan dengan kualitas bertaraf internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Siswa Senang Belajar, Guru Tenang Mengajar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemberlakuan sekolah gratis bukan berarti penurunan kualitas pendidikan. Untuk itu bukan hanya siswa saja yang diringankan dalam hal biaya, namun kini para guru juga akan merasa lega dengan kebijakan pemerintah tentang kenaikan akan kesejahteraan guru. Tahun 2009 ini pemerintah telah memutuskan untuk memenuhi ketentuan UUD 1945 pasal 31 tentang alokasi APBN untuk pendidikan sebesar 20%. Sehingga akan tersedianya anggaran untuk menaikkan pendapatan guru, terutama guru pegawai negeri sipil (PNS) berpangkat rendah yang belum berkeluarga dengan masa kerja 0 tahun, sekurang-kurangnya berpendapatan Rp. 2 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Biaya Seragam, Ekstrakulikuler dan Studitour-nya Bagaimana?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dari dana BOS yang diterima sekolah wajib menggunakan dana tersebut untuk pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, sumbangan pembiayaan pendidikan (SPP), pembelian buku teks pelajaran, biaya ulangan harian dan ujian, serta biaya perawatan operasional sekolah. Sedangkan biaya yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memiliki biaya besar, seperti: studytour (karyawisata), studi banding, pembelian seragam bagi siswa dan guru untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris sekolah), serta pembelian bahan atau peralatan yang tidak mendukung kegiatan sekolah, semuanya tidak ditanggung biaya BOS. Dan pemungutan biaya tersebut juga akan tergantung dengan kebijakan tiap-tiap sekolah. Serta tentunya pemerintah akan terus mengawasi dan menjamin agar biaya-biaya tersebut tidak memberatkan para siswa dan orangtua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ada Bantuan dari APBD, loh!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semua pasti berharap terealisasinya pendidikan gratis. Agar anak-anak Indonesia dapat mengenyam pendidikan dasar 9 tahun dan dapat mengangkat martabat dan derajat bangsa kita. Bagaimana jika suatu waktu terjadi hambatan atau ada sekolah yang masih kekurangan dalam pemenuhan biaya operasionalnya? Tenang saja… karena pemerintah daerah wajib untuk memenuhi kekurangannya dari dana APBD yang ada. Agar proses belajar-mengajar pun tetap terlaksana tanpa kekurangan biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sanksi Bagi Pelaku Penyimpangan Dana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Daerah akan memasyarakatkan dan melaksanakan kebijakan BOS tahun 2009 ini. Dan akan bertindak tegas bagi yang melanggarnya serta memberantas para pelaku penyimpangan dana tersebut. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan maka dana BOS akan disalurkan langsung ke rekening tiap-tiap sekolah. Dan secara khusus pemerintah akan mengirim tim pengawas untuk memonitor dana tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7830402134865649166?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7830402134865649166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/anak-indonesia-bebas-biaya-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7830402134865649166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7830402134865649166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/anak-indonesia-bebas-biaya-sekolah.html' title='Anak Indonesia Bebas Biaya Sekolah!'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-2774526472547652966</id><published>2009-05-06T09:29:00.000+08:00</published><updated>2009-05-06T20:27:22.839+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinas'/><title type='text'>797 Siswa Ikut O2SN dan Seni</title><content type='html'>Bertempat di lapangan umum Muhajirin Praya sebanyak 797 siswa SD/MI, SLTP/MTs dan SMA/SMK/MA dan 102 officials mengikuti acara pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Seni tingkat Kabupaten Lombok Tengah. Didahului dengan defile kontingan dari 12 kecamatan dikuti korps wasit dan officials  acara pembukaan berjalan meriah karena diramaikan dengan kehadiran dua grup marching band dari SMAN 1 Kopang dan SMPN 1 Praya. Hadir pula Kepala Dinas dan Instansi terkait  dan Bupati Lombok Tengah yang diwakili Pejabat Sekda. Dalam sambutannya Pejabat Sekda mengatakan kegiatan ini hendaknya dilaksanakan secara rutin dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas karena tujuan kegiatan ini selain memantau bakat adalah sebagai upaya pembentukan watak dan sikap mental yang sportif yang pada akhirnya akan terpilih wakil Lombok Tengah untuk berkompetisi di tingkat provinsi. Pejabat Sekda juga mengharapkan peran serta wasit dan juri dalam memimpin lomba dan pertandingan agar bertindak adil dan bijaksana.&lt;br /&gt;Kegiatan O2SN dan Seni tahun 2009 ini memperlombakan dan mempertandingkan 13 cabang olahraga dan dua cabang seni, yaitu cabang olahraga atletik, senam, renang, tenis meja, bulutangkis, volly ball mini, pencak silat sepak takraw, sepak bola mini, catur dan karate sedangkan cabang seni yang dilombakan adalah seni baca al quran dan seni lukis. Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari dan akan berakhir tanggal 9 Mei 2009.&lt;br /&gt;Acara pembukaan akhirnya ditutup dengan aksi Pejabat Sekda yang melakukan tendangan pertama pada pertandingan sepak bola mini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-2774526472547652966?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/2774526472547652966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/797-siswa-ikut-o2sn-dan-seni.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2774526472547652966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2774526472547652966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/05/797-siswa-ikut-o2sn-dan-seni.html' title='797 Siswa Ikut O2SN dan Seni'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1802440325274085387</id><published>2009-05-01T07:49:00.000+08:00</published><updated>2009-05-05T20:21:50.326+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Tiga Pintu Masuk Setan</title><content type='html'>Setan itu paling sering menggoda kita melalui tiga hal. Pertama  melalui harta. Setan membuat kita was-was terhadap kemiskinan. Kalau kita tidak melakukan ini, maka akan miskin. Kalau tidak begitu, maka tidak akan kaya. Begitu seterusnya, hingga kita takut jatuh miskin. Termasuk jika kita mau bersedekah atau berinfak sekalipun. “Jangan sedekah, nanti uang kamu habis,” bisik setan. Karena itu, di tengah masyarakat ada pesugihan, susuk, pemikat, dan sebagainya. Semua itu adalah jalan pintas untuk menjadi kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, rasa aman. Semakin seseorang memiliki kekuatan besar dan tak terbatas, maka ia akan semakin merasa terancam atau  takut.  Siapa yang paling banyak bersandar pada setan dari rasa aman? Di zaman dulu ada Fir’aun, dia memiliki kekuatan hebat, bala tentara kuat. Tapi, ia tetap merasa tidak aman  karena banyak musuh. Ia pun meminta bantuan setan untuk melindunginya. Di antaranya meminta dari para penyihir.  Di masa kini, kita banyak menemukan pemimpin yang memiliki kekuasaan, tapi masih meminta bantuan kepada dukun, paranormal, cenayang dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, penyakit.Ini adalah cobaan paling berat. Penyakit dapat menjadi fitnah paling besar. Setan paling sering menggoda kita melalui penyakit. Ingat,  orang yang paling banyak cobaannya adalah orang yang sedang sakit. Jika tidak sabar menghadapi penyakit, maka seseorang akan mudah terjerrumus dalam perbuatan syirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga hal inilah yang menjadi pintu masuk setan menggoda manusia. Jika pintu yang satu tertutup, maka setan akan masuk dari pintu lainnya. Jika semuanya tertutup, setan akan mengetuk pintu itu hingga akhirnya terbuka.  Kita harus menguci rapat-rapat ketiga pintu itu agar setan tak masuk dan membuat kita terhindar dari syirik.(Hidayatullah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1802440325274085387?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1802440325274085387/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/tiga-pintu-masuk-setan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1802440325274085387'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1802440325274085387'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/tiga-pintu-masuk-setan.html' title='Tiga Pintu Masuk Setan'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-5557291116550952857</id><published>2009-04-28T22:00:00.000+08:00</published><updated>2009-04-28T22:18:00.820+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerrr.....'/><title type='text'>Iklan Pariwaras</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfcQELwfUwI/AAAAAAAAAS8/2UE7Ex35eoU/s1600-h/Pariwaras.bmp"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 149px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfcQELwfUwI/AAAAAAAAAS8/2UE7Ex35eoU/s400/Pariwaras.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329746348077961986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-5557291116550952857?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/5557291116550952857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/iklan-pariwaras.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5557291116550952857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5557291116550952857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/iklan-pariwaras.html' title='Iklan Pariwaras'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfcQELwfUwI/AAAAAAAAAS8/2UE7Ex35eoU/s72-c/Pariwaras.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-2833641278495696552</id><published>2009-04-28T21:30:00.000+08:00</published><updated>2009-04-28T22:43:40.077+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film dan Video Klip'/><title type='text'>War/No More Trouble</title><content type='html'>Kami tidak butuh lagi perang atau kekacauan&lt;object width="400" height="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/fgWFxFg7-GU&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/fgWFxFg7-GU&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="400" height="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-2833641278495696552?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/2833641278495696552/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/warno-more-trouble.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2833641278495696552'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2833641278495696552'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/warno-more-trouble.html' title='War/No More Trouble'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3729714272408633261</id><published>2009-04-28T21:06:00.000+08:00</published><updated>2009-04-28T21:15:22.024+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Dipecat Gara-gara Facebook</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfcBXYoUiBI/AAAAAAAAASU/P2R7cmDBlE8/s1600-h/facebook.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 145px; height: 98px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfcBXYoUiBI/AAAAAAAAASU/P2R7cmDBlE8/s200/facebook.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329730185276459026" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati kecanduan situs jejaring sosial face book. Bisa-bisa anda kehilangan pekerjaan seperti yang dialami seorang wanita di Swiss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ceritanya wanita yang identitasnya dirahasiakan itu meminta izin pada bosnya karena menderita sakit migrain. Wanita itu mengaku terlalu pusing untuk berada di depan komputer dan harus berbaring di ruangan gelap untuk meredakan sakit kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian seperti ditulis ananova.com dari BBC, Senin (27/4/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, perusahaan tempat wanita itu bekerja menemukan wanita itu membuka-buka acount facebook miliknya. Ia pun dituduh sebagai pembohong dan dipecat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu membela diri. Ia mengaku mengakses facebook via handphone miliknya di atas tempat tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pun mencurigai perusahannya telah membuat seorang kawan fiktif yang di-add dalam acountnya. Lewat 'kawan' inilah perusahaan bisa tahu aktivitas wanita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dugaan ini diperkuat karena 'kawan' tersebut mendadak hilang setelah ia dipecat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perusahaannya tidak mau ambil pusing. Mereka beralasan, siapapun yang cukup sehat mengakses facebook, berarti cukup sehat juga untuk bekerja di depan komputer.(detik.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3729714272408633261?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3729714272408633261/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/dipecat-gara-gara-facebook.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3729714272408633261'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3729714272408633261'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/dipecat-gara-gara-facebook.html' title='Dipecat Gara-gara Facebook'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfcBXYoUiBI/AAAAAAAAASU/P2R7cmDBlE8/s72-c/facebook.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-5276076565258706115</id><published>2009-04-27T18:32:00.000+08:00</published><updated>2009-04-27T18:38:56.314+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Galeri'/><title type='text'>Pantai Batulayar Lombok</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfWK4WGLQMI/AAAAAAAAASE/fedxJiWb75Y/s1600-h/pantai+bt.layar2.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 91px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfWK4WGLQMI/AAAAAAAAASE/fedxJiWb75Y/s400/pantai+bt.layar2.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5329318434671640770" /&gt;&lt;/a&gt;Memandang laut di bibir pantai Batulayar&lt;br /&gt;menyenangkan menenangkan, ditengah kesibukan nelayan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-5276076565258706115?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/5276076565258706115/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/pantai-batulayar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5276076565258706115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5276076565258706115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/pantai-batulayar.html' title='Pantai Batulayar Lombok'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfWK4WGLQMI/AAAAAAAAASE/fedxJiWb75Y/s72-c/pantai+bt.layar2.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8747466089980074612</id><published>2009-04-26T13:53:00.000+08:00</published><updated>2009-04-28T22:44:22.518+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film dan Video Klip'/><title type='text'>Tom vs Jerry</title><content type='html'>Daripada nonton yang mboten-mboten, lebih baik nonton Tom vs Jerry. Lucu dan tidak bikin mumet, yuuk....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="400" height="350"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/VRghsq1dMgc&amp;hl=en&amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/VRghsq1dMgc&amp;hl=en&amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="400" height="350"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8747466089980074612?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8747466089980074612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/tom-vs-jerry.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8747466089980074612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8747466089980074612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/tom-vs-jerry.html' title='Tom vs Jerry'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7546369943130388613</id><published>2009-04-23T23:41:00.000+08:00</published><updated>2009-04-23T23:49:21.531+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerrr.....'/><title type='text'>Tidak Ada Keset Kaki</title><content type='html'>Suatu pagi Kepala Personalia Suatu Perusahaan ingin Menguji kejujuran pegawai baru di perusahaan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau kamu mau bekerja di sini, anak muda," kata Kepala Personalia, "Kamu harus selalu menjaga kebersihan di perusahaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah tadi kamu membersihkan sepatumu di keset sebelum memasuki kantor ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, sudah, Pak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan satu lagi, kami juga sangat menghargai kejujuran. Di pintu depan kantor ini, harap kau ketahui anak muda, tidak pernah ada keset kaki!" (ketawa.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7546369943130388613?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7546369943130388613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/tidak-ada-keset-kaki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7546369943130388613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7546369943130388613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/tidak-ada-keset-kaki.html' title='Tidak Ada Keset Kaki'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-8043145387061780176</id><published>2009-04-23T23:19:00.000+08:00</published><updated>2009-04-23T23:27:18.893+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>KPU Pleno-KPU Didemo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfCHNlSxBmI/AAAAAAAAARE/K5sNgZGfZ1Y/s1600-h/KPU%2Bdidemo.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 161px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfCHNlSxBmI/AAAAAAAAARE/K5sNgZGfZ1Y/s320/KPU%2Bdidemo.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327907026598168162" /&gt;&lt;/a&gt;22-24 April 2009 KPU Lombok Tengah Rapat Pleno di Gedung KONI. Selama tiga hari itu pula lokasi rapat pleno dijaga ketat aparat Kepolisian bersejata lengkap “standar pengamanan demo”. Mungkin karena sudah diantisipasi atau memang karena pendemonya yang nanggung jumlahnya jadi selalu nampak lebih banyak polisinya dibanding pendemonya. Padahal para pendemo mewakili beberapa caleg dari partai besar, katanya. Mungkin karena itu dampaknya tidak terlalu terasa seperti demo di kota besar. Jadinya sangat sederhana dan tidak neko-neko apalagi sampai rusuh. Pendemo bersorak-sorak, oratornya berteriak-teriak sendiri, polisinya tenang-tenang saja. Yang didemo adalah kinerja KPU yang ujung-ujungnya dianggap merugaikan caleg, seperti berkurangnya perolehan suara sehingga sang caleg gagal melangkah ke gedung dewan. Jadilah pelaksanaan demonstrasi yang berjalan aman dan terkendali. Perlu dicontoh, mungkin oleh pendemo di tempat lain yang doyan meramunya dengan rusuh dan merusak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-8043145387061780176?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/8043145387061780176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/kpu-pleno-kpu-didemo_23.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8043145387061780176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/8043145387061780176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/kpu-pleno-kpu-didemo_23.html' title='KPU Pleno-KPU Didemo'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SfCHNlSxBmI/AAAAAAAAARE/K5sNgZGfZ1Y/s72-c/KPU%2Bdidemo.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-4069212908740572301</id><published>2009-04-22T07:18:00.000+08:00</published><updated>2009-04-23T23:24:10.041+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Galeri'/><title type='text'>Suasana Ujian Nasional</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se5VyYbx3dI/AAAAAAAAAQ0/xNOsUqxS61U/s1600-h/smkn1+prateng.bmp"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 77px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se5VyYbx3dI/AAAAAAAAAQ0/xNOsUqxS61U/s400/smkn1+prateng.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327289733266660818" /&gt;&lt;/a&gt;Harap tenang ada ujian, serius dan lengang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-4069212908740572301?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/4069212908740572301/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/suasana-ujian-nasional-harap-tenang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4069212908740572301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4069212908740572301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/suasana-ujian-nasional-harap-tenang.html' title='Suasana Ujian Nasional'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se5VyYbx3dI/AAAAAAAAAQ0/xNOsUqxS61U/s72-c/smkn1+prateng.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-2104732423076462970</id><published>2009-04-21T22:37:00.000+08:00</published><updated>2009-04-22T07:14:00.390+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Kartini dan Kontroversinya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se5TMm0NSvI/AAAAAAAAAQc/Sbv0GlMz1Nc/s1600-h/kartini3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 90px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se5TMm0NSvI/AAAAAAAAAQc/Sbv0GlMz1Nc/s200/kartini3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327286885268933362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada kalangan yang meragukan kebenaran surat-surat Kartini. Ada dugaan J.H. Abendanon, Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan saat itu, merekayasa surat-surat Kartini. Kecurigaan ini timbul karena memang buku Kartini terbit saat pemerintahan kolonial Belanda menjalankan politik etis di Hindia Belanda, dan Abendanon termasuk yang berkepentingan dan mendukung politik etis. Hingga saat ini pun sebagian besar naskah asli surat tak diketahui keberadaannya. Menurut almarhum Sulastin Sutrisno, jejak keturunan J.H. Abendanon pun sukar untuk dilacak Pemerintah Belanda.&lt;br /&gt;Penetapan tanggal kelahiran Kartini sebagai hari besar juga agak diperdebatkan. Pihak yang tidak begitu menyetujui, mengusulkan agar tidak hanya merayakan Hari Kartini saja, namun merayakannya sekaligus dengan Hari Ibu pada tanggal 22 Desember. Alasan mereka adalah agar tidak pilih kasih dengan pahlawan-pahlawan wanita Indonesia lainnya, karena masih ada pahlawan wanita lain yang tidak kalah hebat dengan Kartini. Menurut mereka, wilayah perjuangan Kartini itu hanyalah di Jepara dan Rembang saja, Kartini juga tidak pernah memanggul senjata melawan penjajah. Dan berbagai alasan lainnya.&lt;br /&gt;Sedangkan mereka yang pro malah mengatakan Kartini tidak hanya seorang tokoh emansipasi wanita yang mengangkat derajat kaum wanita Indonesia saja, melainkan adalah tokoh nasional artinya, dengan ide dan gagasan pembaruannya tersebut dia telah berjuang untuk kepentingan bangsanya. Cara pikirnya sudah melingkupi perjuangan nasional.(Wikipedia Indonesia)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-2104732423076462970?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/2104732423076462970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/kartini-dan-kontroversinya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2104732423076462970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2104732423076462970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/kartini-dan-kontroversinya.html' title='Kartini dan Kontroversinya'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se5TMm0NSvI/AAAAAAAAAQc/Sbv0GlMz1Nc/s72-c/kartini3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-2864542898001755872</id><published>2009-04-21T22:21:00.000+08:00</published><updated>2009-04-21T22:45:27.190+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Kartini dan Pikirannya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se3b6SJ-yXI/AAAAAAAAAQM/EevC8fvXIHk/s1600-h/kartini.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 103px; height: 122px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se3b6SJ-yXI/AAAAAAAAAQM/EevC8fvXIHk/s200/kartini.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327155728601762162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada surat-surat Kartini tertulis pemikiran-pemikirannya tentang kondisi sosial saat itu, terutama tentang kondisi perempuan pribumi. Sebagian besar surat-suratnya berisi keluhan dan gugatan khususnya menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan perempuan. Dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan belajar. Kartini menulis ide dan cita-citanya, seperti tertulis: Zelf-ontwikkeling dan Zelf-onderricht, Zelf- vertrouwen dan Zelf-werkzaamheid dan juga Solidariteit. Semua itu atas dasar Religieusiteit, Wijsheid en Schoonheid (yaitu Ketuhanan, Kebijaksanaan dan Keindahan), ditambah dengan Humanitarianisme (peri kemanusiaan) dan Nasionalisme (cinta tanah air).&lt;br /&gt;Surat-surat Kartini juga berisi harapannya untuk memperoleh pertolongan dari luar. Pada perkenalan dengan Estelle "Stella" Zeehandelaar, Kartini mengungkap keinginan untuk menjadi seperti kaum muda Eropa. Ia menggambarkan penderitaan perempuan Jawa akibat kungkungan adat, yaitu tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu.&lt;br /&gt;Pandangan-pandangan kritis lain yang diungkapkan Kartini dalam surat-suratnya adalah kritik terhadap agamanya. Ia mempertanyakan mengapa kitab suci harus dilafalkan dan dihafalkan tanpa diwajibkan untuk dipahami. Ia mengungkapkan tentang pandangan bahwa dunia akan lebih damai jika tidak ada agama yang sering menjadi alasan manusia untuk berselisih, terpisah, dan saling menyakiti. "...Agama harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu..." Kartini mempertanyakan tentang agama yang dijadikan pembenaran bagi kaum laki-laki untuk berpoligami. Bagi Kartini, lengkap sudah penderitaan perempuan Jawa yang dunianya hanya sebatas tembok rumah.&lt;br /&gt;Surat-surat Kartini banyak mengungkap tentang kendala-kendala yang harus dihadapi ketika bercita-cita menjadi perempuan Jawa yang lebih maju. Meski memiliki seorang ayah yang tergolong maju karena telah menyekolahkan anak-anak perempuannya meski hanya sampai umur 12 tahun, tetap saja pintu untuk ke sana tertutup. Kartini sangat mencintai sang ayah, namun ternyata cinta kasih terhadap sang ayah tersebut juga pada akhirnya menjadi kendala besar dalam mewujudkan cita-cita. Sang ayah dalam surat juga diungkapkan begitu mengasihi Kartini. Ia disebutkan akhirnya mengizinkan Kartini untuk belajar menjadi guru di Betawi, meski sebelumnya tak mengizinkan Kartini untuk melanjutkan studi ke Belanda ataupun untuk masuk sekolah kedokteran di Betawi.&lt;br /&gt;Keinginan Kartini untuk melanjutkan studi, terutama ke Eropa, memang terungkap dalam surat-suratnya. Beberapa sahabat penanya mendukung dan berupaya mewujudkan keinginan Kartini tersebut. Ketika akhirnya Kartini membatalkan keinginan yang hampir terwujud tersebut, terungkap adanya kekecewaan dari sahabat-sahabat penanya. Niat dan rencana untuk belajar ke Belanda tersebut akhirnya beralih ke Betawi saja setelah dinasihati oleh Nyonya Abendanon bahwa itulah yang terbaik bagi Kartini dan adiknya Rukmini.&lt;br /&gt;Pada pertengahan tahun 1903 saat berusia sekitar 24 tahun, niat untuk melanjutkan studi menjadi guru di Betawi pun pupus. Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini mengungkap tidak berniat lagi karena ia sudah akan menikah. "...Singkat dan pendek saja, bahwa saya tiada hendak mempergunakan kesempatan itu lagi, karena saya sudah akan kawin..." Padahal saat itu pihak departemen pengajaran Belanda sudah membuka pintu kesempatan bagi Kartini dan Rukmini untuk belajar di Betawi.&lt;br /&gt;Saat menjelang pernikahannya, terdapat perubahan penilaian Kartini soal adat Jawa. Ia menjadi lebih toleran. Ia menganggap pernikahan akan membawa keuntungan tersendiri dalam mewujudkan keinginan mendirikan sekolah bagi para perempuan bumiputra kala itu. Dalam surat-suratnya, Kartini menyebutkan bahwa sang suami tidak hanya mendukung keinginannya untuk mengembangkan ukiran Jepara dan sekolah bagi perempuan bumiputra saja, tetapi juga disebutkan agar Kartini dapat menulis sebuah buku.(Wikipedia Indonesia)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-2864542898001755872?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/2864542898001755872/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/kartini-dan-pikirannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2864542898001755872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2864542898001755872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/kartini-dan-pikirannya.html' title='Kartini dan Pikirannya'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se3b6SJ-yXI/AAAAAAAAAQM/EevC8fvXIHk/s72-c/kartini.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3116747834695257466</id><published>2009-04-21T22:14:00.000+08:00</published><updated>2009-04-21T22:37:20.906+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gerrr.....'/><title type='text'>Terkenang Masa Lalu</title><content type='html'>Cita-cita Joni setelah menikah dia ingin mandiri maksudnya dia tidak ingin setelah menikah tinggal di rumah orang tuanya atau rumah mertuanya, karena ia ingin langsung punya rumah entah rumah sendiri ataupun rumah kontrakan. Akhirnya Joni menikah dengan Aminah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita Joni punya rumah sendiri akhirnya kesampaian juga meskipun hanya rumah kontrakan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joni bingung kenapa baru menikah tiga hari isterinya Aminah kelihatan kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joni : "Baru dua hari menjadi isteriku, mengapa kau murung, sayang ? Apakah kau kecewa karena rumah yang kita tempati ini hanya rumah kontrakan ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aminah : "Bukan itu yang membuatku kecewa, Mas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joni : "Jadi apa yang membuatmu kecewa ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aminah : "Rumah yang kita kontrak ini adalah milik pacar pertamaku. Aku jadi terkenang padanya karena di kamar inilah aku dulu sering berduaan bersamanya. "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Joni : "Haa...!!!???" (ketawa.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3116747834695257466?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3116747834695257466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/terkenang-masa-lalu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3116747834695257466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3116747834695257466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/terkenang-masa-lalu.html' title='Terkenang Masa Lalu'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3396477431586298573</id><published>2009-04-21T01:05:00.000+08:00</published><updated>2009-04-21T01:31:51.388+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lain-lain'/><title type='text'>Kelucuan Kekuasaan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SeyxfO3IqNI/AAAAAAAAAPc/D4GFZWNX_Oc/s1600-h/ha+ha+ha.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 85px; height: 106px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SeyxfO3IqNI/AAAAAAAAAPc/D4GFZWNX_Oc/s320/ha+ha+ha.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326827609395865810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Disalah satu stasiun televisi, pelawak Polo mencoba menjelaskan mengapa kelompok lawak Srimulat tak lagi eksis berpentas di Taman Ria Senayan.&lt;br /&gt;Jawabannya karena Srimulat sudah kalah lucu dari pentas di gedung sebelahnya (Gedung DPR/MPR). Walaupun hanya guyonan, hal itu justru memicu hadirnya pertanyaan serius: apakah kekuasaan itu lucu? Jawabannya akan sedikit lebih tegas andai saja gedung parlemen itu dipenuhi para pelawak.&lt;br /&gt;Namun, bisa saja Polo menyangkal bahwa tanpa kehadiran para pelawak pun perilaku politisinya tak kalah seru mengundang tawa. Jumlah politisi artis, termasuk yang berlatar belakang pelawak, diperkirakan melonjak pasca-Pemilu 9 April 2009.&lt;br /&gt;Namun, belum tentu kelak mereka bisa melucu di forum-forum DPR yang menuntut keseriusan. Bisa jadi "politisi pelawak" sangat menyadari bahwa kalau mereka melucu, belum ada jaminan menang lucu dibandingkan yang lain.&lt;br /&gt;Bisa jadi justru "politisi bukan pelawak" malah lebih lucu. Barangkali karena itulah, "politisi pelawak" seperti Komar sungguh tampak tidak lucu lagi di kala mengikuti rapat-rapat DPR. Soal kelucuan politik, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)-lah maestronya. Sewaktu menjadi presiden, banyak joke (cerita lucu) yang dilontarkannya.&lt;br /&gt;Buku kumpulan leluconnya sangat laris saat itu. Tak hanya para pejabat nasional dan lokal yang dibikin tertawa oleh cerita-cerita lucu sang presiden, tetapi juga bahkan Presiden Amerika Serikat waktu itu, Bill Clinton. Saking lucunya Gus Dur, ilmuwan sosial Arief Budiman pernah menyindir bahwa Gus Dur hendak menyelesaikan begitu kompleksnya urusan negara dan pemerintahan dengan lelucon.&lt;br /&gt;Sungguh pun Gus Dur lantas lengser secara dramatis melalui Sidang Istimewa MPR yang dipercepat, dia tercatat telah membawakan sejumlah perubahan mendasar. Gus Dur adalah salah satu khazanah bangsa di dunia politik, yang hendak membuktikan bahwa "kekuasaan itu lucu".&lt;br /&gt;Bahwa ada dimensi kelucuan dalam kekuasaan. Gus Dur ingin membuktikan bahwa di era demokrasi pun kelucuan-kelucuan kekuasaan itu masih demikian melekat. Gus Dur sendiri pernah memberi kata pengantar sebuah buku humor politik Mati Ketawa Cara Rusia dan memberikan pesan bahwa otoritarianisme bisa dilawan dengan lelucon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lucu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Namun, apakah lucu itu? Secara sederhana pertanyaan itu dapat dijawab, lucu adalah sesuatu yang membuat kita tertawa. Kalau itu yang jadi soal, pertanyaannya adalah apa saja yang membuat kita tertawa? Marilah kita bikin daftar: (1) lucu yang datangnya dari kisah-kisah yang tidak logis, sarkastik, kurang masuk akal ala Gus Dur; (2) menertawakan keteledoran, kelalaian, kepongahan, bahkan kemalangan ala Charlie Chaplin; (3) lucu karena ada gerakan-gerakan tertentu yang membuat tertawa.&lt;br /&gt;Kelucuan adalah drama komedi, lawan dari tragedi. Sayangnya banyak hal yang membuat kita justru menertawakan musibah. Film-film komedi yang dibintangi Charlie Chaplin atau film kartun Tom and Jerry penuh adegan musibah alias kemalangan dan kita terbahak-bahak. Adegan-adegan slapstick dalam film-film komedi memang sering terkesan terlalu dibuat-buat untuk memaksa penontonnya tertawa.&lt;br /&gt;Ada skenario lucu yang dikarang terlebih dulu, beberapa adegan sengaja dibikin hiperbolis guna mengundang tawa. Namun, ada juga yang memang bersifat situasional atau yang dikenal dengan istilah komedi situasi. Ini lebih merupakan adegan lucu yang tanpa diskenariokan.&lt;br /&gt;Barangkali kelucuan jenis inilah yang banyak mengemuka di panggung-panggung politik kita.Tentu saja para kampanyewan dan kampanyewati tidak berniat melucu sewaktu orasi tebar janji dan bernyanyi-nyanyi. Tentulah para negosiator politik (baik lelaki maupun perempuan) tak bermaksud melucu saat menentukan perubahan-perubahan sikap politik yang ekstrem.&lt;br /&gt;Namun, hal-hal itu banyak ditafsirkan orang sebagai kelucuan- kelucuan tersendiri. Para penyindir kekuasaan telah memperoleh banyak bahan dari perilaku-perilaku para politisi dalam memanfaatkan dan menciptakan bahasa politiknya.&lt;br /&gt;Politik tak hanya seni menentukan koalisi dan kebijakan, tetapi juga seni berkata-kata, dan jauh daripada itu berbahasa. Menurut novelis George Orwell (1946), "Political language is designed to make lies sound truthful and murder respectable, and to give an appearance of solidity to pure wind". Apakah politik itu semacam sistematisasi kebohongan yang dimaafkan? Pertanyaan ini tentu segara memunculkan perdebatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Tidak Lucu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tapi, peristiwa politik kadang juga disebut sebagai "tidak lucu". Istilah ini lebih merujuk pada kejengkelan, kedongkolan bahkan kemarahan pada suatu peristiwa politik. Misalnya, banyaknya warga masyarakat yang punya hak pilih tetapi tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu Legislatif 9 April sungguh "tidak lucu". Yang "tidak lucu" itu tentu sudah dirasakan keterlaluan dan sangat mengganggu.&lt;br /&gt;Janji-janji politisi yang di luar nalar, sangat melambung dan absurd, tentu juga sudah "tidak lucu" sedari awal. Jadi batas antara yang "lucu" dan "tidak lucu" dalam politik sangat tipis dan kontekstual. Kalau demikian, politisi yang suka berpindah-pindah partai, apakah lucu atau tidak lucu? Yang suka berubah-ubah sikap "dalam sekejap" dan berlomba-lomba "balik badan" lucu atau tidak?&lt;br /&gt;Barangkali kita akan mengukurnya bahwa kalau masih membuat kita tertawa, kita sebut lucu, tetapi kalau sudah membuat ketertawaan menjadi kejengkelan, maka sungguh tidak lucu. Para humoris mencoba mengklasifikasi guntingan-guntingan peristiwa dan adegan politik yang lucu dan menyisihkan yang tidak lucu untuk bahan lawakannya.&lt;br /&gt;Namun, para kritikus politik sebaliknya, sibuk mencatat mana-mana dari adegan politik yang "tidak lucu". Kalau begitu di manakah tempat bagi Abu Nawas dan Nasruddin Hoja? Mereka "menertawakan kekuasaan" dengan caranya sendiri. Dalam suatu kisah, Abu Nawas sukses memantati Khalifah Harun al-Rasyid tanpa membuat sang raja marah, bahkan terpingkal-pingkal karena bagian pantat celana Abu Nawas diberi gambar yang lucu.&lt;br /&gt;Kisah Nasruddin berikut menyinggung perilaku politisi. Suatu saat Nasruddin menjadi pelayan istana, termasuk mengurus makanan raja. Suatu hari di depan hidangan lezat raja bertanya, apakah hidangan itu terbuat dari sayuran terbaik di dunia.&lt;br /&gt;Nasruddin menjawab teramat baik. Sang raja pun suka makanan itu, tapi lima hari kemudian bosan, dan memerintahkan untuk menyingkirkannya. Nasruddin berupaya membela diri dengan mengatakan bahwa hidangan itu dibuat dari sayuran terburuk di dunia.&lt;br /&gt;"Belum satu minggu," kata raja, "engkau mengatakan itu sayuran terbaik, mengapa sekarang mengatakan yang terburuk?" Nasruddin menjawab, "Memang benar Tuanku, tapi dalam hal ini hamba pelayan raja, bukan pelayan sayuran." Esok kedelai, sore tempe.okezone.com(*)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3396477431586298573?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3396477431586298573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/kelucuan-kekuasaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3396477431586298573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3396477431586298573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/kelucuan-kekuasaan.html' title='Kelucuan Kekuasaan'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SeyxfO3IqNI/AAAAAAAAAPc/D4GFZWNX_Oc/s72-c/ha+ha+ha.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7833928342357820383</id><published>2009-04-20T22:36:00.000+08:00</published><updated>2009-04-21T07:56:51.136+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinas'/><title type='text'>Pelaksanaan UN SMA/MA/SMK 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se0LvcIy1mI/AAAAAAAAAP8/DozbEQuXHag/s1600-h/Foto004.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se0LvcIy1mI/AAAAAAAAAP8/DozbEQuXHag/s200/Foto004.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326926843884000866" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebagai puncak kegiatan belajar mengajar selama tiga tahun layak kiranya kegiatan ujian nasional tahun ini mendapat persiapan dan perhatian khusus. Bukan hanya siswa yang memberikan porsi persiapan dan perhatian lebih pada kegiatan ini, guru dan orang tuapun seolah begitu khawatir bila ujian kali ini hasilnya mengecewakan mereka, pun demikian dengan pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari sebelumnya. Bagaimana tidak untuk dinyatakan berhasil dan lulus dalam ujian nasional tahun ini siswa harus memperoleh nilai rata-rata 5,50 lebih tinggi dari nilai kelulusan dua tahun lalu, yaitu 5,25 dan 4,50. Melalui kolaborasi antara Dinas Dikpora dan pihak sekolah yang didukung oleh orang tua telah dilakukan berbagai upaya dalam mempersiapkan siswa menempuh ujian nasional kali ini, yaitu diantaranya menambah porsi jam belajar di sekolah, melaksanakan try out, melakukan sosialisasi Ujian Nasional dan yang tak kalah penting adalah mengadakan doa bersama menjelang pelaksanaan ujian nasional.&lt;br /&gt;Senin pagi hari tepat pukul 08.00 wita secara serentak di seluruh Kabupaten Lombok Tengah dilaksanakan Ujian Nasional bagi siswa SMA/MA/SMK untuk selama lima hari mulai dari tanggal 20-24 April 2009. Seolah menguji keampuhan segala macam persiapan selama ini sebanyak 8.603 siswa SMA/MA/SMK yang berasal dari 145 sekolah yang tergabung dalam 13 sub rayon/sekolah penyelenggara berfikir, memeras otak dan berusaha menyelesaikan soal dalam dua jam untuk setiap mata pelajaran, tentunya dengan menjawab benar untuk semua pertanyaan. Untuk hari pertama mereka harus menyelesaikan soal-soal Bahasa Indonesia dan Biologi untuk program IPA, Bahasa Indonesia dan Sosiologi untuk Program IPS, Bahasa Indonesia dan Antropologi untuk Program Bahasa. Pada hari kedua dan ketiga mata pelajaran Bahasa Inggris dan Matematika untuk semua program, hari keempat mata pelajaran Fisika untuk Program IPA, Geografi untuk Program IPS dan Sastra Indonesia untuk Program Bahasa dan untuk hari kelima mata pelajaran Kimia untuk Program IPA, Ekonomi untuk Prgoram IPS dan Bahasa Asing untuk Program Bahasa. Untuk siswa SMK mereka hanya melaksanakan ujian nasional untuk tiga mata pelajaran selama tiga hari, yaitu mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika sedangkan untuk pelajaran yang terkait dengan program keahlian sudah dilaksanakan pada uji kompetensi yang dilaksanakan tanggal 20 Maret 2009.&lt;br /&gt;Kalaulah upaya telah disiapkan, usaha telah dijalankan dan doa telah dipanjatkan, maka tawakal adalah akhirnya. Selamat berjuang anak-anakku untuk masa depanmu, harapan orang tuamu, kebanggaan gurumu dan kemajuan bangsamu. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7833928342357820383?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7833928342357820383/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/pelaksanaan-un-smamasmk-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7833928342357820383'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7833928342357820383'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/pelaksanaan-un-smamasmk-2009.html' title='Pelaksanaan UN SMA/MA/SMK 2009'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Se0LvcIy1mI/AAAAAAAAAP8/DozbEQuXHag/s72-c/Foto004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6650737882474841879</id><published>2009-04-17T21:41:00.000+08:00</published><updated>2009-04-19T19:04:33.555+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinas'/><title type='text'>Naskah UN SMA/MA/SMK 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Sel6a6C9u1I/AAAAAAAAAN0/lQO3NJxbB_w/s1600-h/Foto032.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Sel6a6C9u1I/AAAAAAAAAN0/lQO3NJxbB_w/s200/Foto032.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325922637019200338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jumat pagi 17 April 2009 di gedung Koni, belum terlalu terik tetapi sudah terasa benar pagi ini adalah pagi yang tidak biasa seperti pagi hari kemarin. &lt;br /&gt;Setelah sebelumnya didahului kegiatan imtaq di aula dinas yang diikuti oleh unsur pimpinan dan staf, dimulailah kegiatan rutin tahunan yang menuntut kerja keras dan konsentrasi tinggi serta perhatian semua pihak terkait. Bagaimana tidak mulai dari pucuk pimpinan di dinas sampai staf honorer, dari kepala sekolah sampai guru, dari petugas kepolisian dari polres sampai polsek termasuk panitia UN provinsi, semua ingin kerja ini harus aman, lancar dan sukses.&lt;br /&gt;Belum jam 9 pagi gerah mulai merata barsamaan dengan datangnya truk dan kijang kotak pengangkut naskah soal UN. Dikawal pak polisi dan petugas dari provinsi, muatan truk dan kijangpun diturunkan, satu persatu dan hati-hati, diletakkan pada tempat yang sudah ditentukan sesuai nomor sub rayon dan dibawah tatapan mata para petugas kardus-kardus itupun diturunkan.&lt;br /&gt;Setelah hampir dua jam dan semua kardus berada pada posisinya tumpukan kardus naskah soal UN pun diperiksa dan dicek oleh petugas dari provinsi, pak Kabid Dikmen didampingi pak Kadis dan petugas dari kepolisian. KLOP! Lega rasanya, tapi ingat itu belum apa-apa karena yang dicek baru jumlah kardusnya, sesuai tidak dengan yang tercantum di berita acaranya. Selanjutnya para Ketua Sub Rayon dikumpulkan dan diberi pengarahan mengenai tata cara pengecekan naskah, penyortiran, pengawalan, penyimpanan dan pendistribusian. Setelah mereka faham barulah pemeriksaan lebih detil dilakukan oleh ketua sub rayon dan anggotanya, yaitu memeriksa jumlah sampul soal, mencocokkan kode soalnya dengan berita acara yang tersedia.&lt;br /&gt;Wah ramainya seperti pasar senggol tumpah ruah, panasnya seperti dalam oven. Tanpa ventilasi yang memadai dan banyaknya orang di dalam ruangan belum lagi ditambah berjubelnya orang-orang dipintu masuk yang ingin ikut masuk tetapi dilarang karena hanya yang memiliki kartu pengenal saja yang boleh masuk menambah pengap dan sumpeknya suasana. Tapi disitulah seninya kerja rame-rame dengan kerjasama dan bagiannya masing-masing semua berjalan lancar. Meski dikerjakan dengan gotong royong dan mimik serius banget (karena tidak boleh banyak bercanda) toh sekitar jam 12.30 pekerjaan itu baru selesai. Bagaimana tidak sebanyak 9.441 siswa SMA/MA/SMK yang tergabung dalam 13 Sub Rayon harus terpenuhi kebutuhannya. Tidak boleh terjadi UN sampai gagal hanya karena naskah soal tidak sesuai dengan jumlah siswa peserta ujian. Alhamdulilah semua selesai dengan baik dan semoga ini awal yang baik untuk kerja esok hari. Selanjutnya naskah soal dibawa ke masing-masing sub rayon dengan pengawalan petugas dari Polsek dan disimpan titip di Polsek masing-masing untuk diambil hari Senin pagi tanggal 20 April 2009 beberapa saat menjelang ujian berlangsung sampai dengan hari terakhir pelaksanaan UN SMA/MA/SMK tanggal 24 April 2009.&lt;br /&gt;Tetapi ini baru permulaannya dan pekerjaan lain yang lebih berat masih banyak dan menunggu. Pekerjaan dan tanggung jawab sudah dibagi-bagi tetapi suksesnya gawe nasional ini tak pelak menuntut kerja keras, kerjasama dan tanggung jawab yang lebih dari setiap pihak yang terlibat. Belajar dari pengalaman dan melihat lancarnya pekerjaan hari ini insyaallah kerja hari ini menjadi pertanda lancar dan suksesnya gawe nasional ini untuk seterusnya. Terimakasih untuk semua yang telah terlibat, keringatmu hari ini berbuah manis esok hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6650737882474841879?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6650737882474841879/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/naskah-un-smamasmk-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6650737882474841879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6650737882474841879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/naskah-un-smamasmk-2009.html' title='Naskah UN SMA/MA/SMK 2009'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Sel6a6C9u1I/AAAAAAAAAN0/lQO3NJxbB_w/s72-c/Foto032.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-4167914013807804493</id><published>2009-04-08T10:52:00.000+08:00</published><updated>2009-04-08T21:37:38.260+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ucapan'/><title type='text'>Untuk Para Pengendali</title><content type='html'>Terima kasih untuk teman-teman yang telah membantu tanpa pamrih dalam upaya mencerdaskan kehidupan anak bangsa melalui perluasan wawasan dengan perantaraan dunia maya. Dua hari kerja keras sampai sunset tak terpantau menjadikan semua nyata dan dunia seolah dalam genggaman. Tidak satupun mengeluh apalagi berharap. Semua bekerja sesuai tupoksi. Sekali lagi terimakasih untuk &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;"Para Pengendali"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-4167914013807804493?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/4167914013807804493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/terimakasih-untuk-para-pengendali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4167914013807804493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4167914013807804493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/terimakasih-untuk-para-pengendali.html' title='Untuk Para Pengendali'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6980137632835784625</id><published>2009-04-08T10:06:00.000+08:00</published><updated>2009-04-08T10:42:32.213+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Peristiwa'/><title type='text'>PEMILU 2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdwM4eWgUII/AAAAAAAAANs/ep9Ad246obM/s1600-h/Contreng%2BPemilu%2B2009.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 111px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdwM4eWgUII/AAAAAAAAANs/ep9Ad246obM/s200/Contreng%2BPemilu%2B2009.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5322143024004747394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ke TPS Yuuuk.......?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan hak pilih Anda pada tanggal 9 April 2009 dengan memberi tanda centang pada NOMOR CALEG atau NAMA CALEG atau GAMBAR PARTAI (untuk Caleg DPR, DPRD I dan DPRD II) dan memberi tanda centang pada GAMBAR CALEG (untuk DPD)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6980137632835784625?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6980137632835784625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/pemilu-2009.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6980137632835784625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6980137632835784625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/pemilu-2009.html' title='PEMILU 2009'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdwM4eWgUII/AAAAAAAAANs/ep9Ad246obM/s72-c/Contreng%2BPemilu%2B2009.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-540279543503649459</id><published>2009-04-06T13:34:00.001+08:00</published><updated>2009-04-22T07:03:41.541+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Galeri'/><title type='text'>My Dendy</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdmU-e4oAsI/AAAAAAAAAM8/DAXcq5Ekyz4/s1600-h/Dendy+The+Man.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdmU-e4oAsI/AAAAAAAAAM8/DAXcq5Ekyz4/s320/Dendy+The+Man.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321448235878318786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Fathers have a lot of big expectations&lt;br /&gt;expectations plume&lt;br /&gt;glory family&lt;br /&gt;as men&lt;br /&gt;as a leader&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-540279543503649459?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/540279543503649459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/my-dendy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/540279543503649459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/540279543503649459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/my-dendy.html' title='My Dendy'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdmU-e4oAsI/AAAAAAAAAM8/DAXcq5Ekyz4/s72-c/Dendy+The+Man.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1055326389625382724</id><published>2009-04-06T12:49:00.000+08:00</published><updated>2009-04-07T13:32:39.683+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan'/><title type='text'>Buanglah Sampah pada Tempatnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdrlQ1fQXoI/AAAAAAAAANU/j5-q6HGNENE/s1600-h/keep+clean.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 144px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdrlQ1fQXoI/AAAAAAAAANU/j5-q6HGNENE/s200/keep+clean.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321817987090505346" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di jalan masuk sebelah barat Perumnas Tampar Ampar&lt;br /&gt;kampungnya berbagai macam orang &lt;br /&gt;dengan berbagai latar belakang profesi &lt;br /&gt;yang rata-rata berpendidikan, Katanya …..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berperilaku bak katanya warga ibukota&lt;br /&gt;cuek bebek tak peduli&lt;br /&gt;sekedar untuk berbuat &lt;br /&gt;bersih diri bersih lingkungan, Kok susah amat …..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kampung Perumnas Tampar Ampar Praya&lt;br /&gt;kampungnya orang macam-macam&lt;br /&gt;berbagai macam latar belakang pendidikan dan profesi&lt;br /&gt;tidak menjamin perilaku, Nyatanya …..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di jalan masuk sebelah timur Perumnas Tampar Ampar&lt;br /&gt;tak sampai berjarak seratus meter&lt;br /&gt;tersedia bak sampah dan kontainer&lt;br /&gt;toh tetap berserak sembarangan, Terlalu …..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1055326389625382724?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1055326389625382724/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/buanglah-sampah-pada-tempatnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1055326389625382724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1055326389625382724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/buanglah-sampah-pada-tempatnya.html' title='Buanglah Sampah pada Tempatnya'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdrlQ1fQXoI/AAAAAAAAANU/j5-q6HGNENE/s72-c/keep+clean.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1680824378490360085</id><published>2009-04-06T11:07:00.000+08:00</published><updated>2009-04-18T15:11:28.604+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ucapan'/><title type='text'>Selamat dan Sukses</title><content type='html'>Atas prestasi yang telah dicapai anak-anak kita pada LKS SMK 2009 Tingkat Provinsi NTB di Mataram, atas nama :&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Fauzi Hamdi Siswa SMKN 2 Praya Tengah Kelas XI Teknik Konstruksi Kayu (Juara I)&lt;br /&gt;Miatre Wardana Siswa SMKN 2 Praya Tengah Kelas XI Teknik Gambar Bangunan Juara (II)&lt;br /&gt;Afandi Al Qodri Siswa SMKN 1 Praya Kelas XII Boga (Juara III)&lt;br /&gt;Budiman Siswa SMKN 1 Praya Kelas XII UJP (Juara II)&lt;br /&gt;Nuril Anwar Kelas XII Siswa SMKN 1 Praya Akomodasi Hotel (Juara II)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Semoga keberhasilan kali ini menjadi pemicu untuk sukses dimasa depan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1680824378490360085?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1680824378490360085/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/selamat-dan-sukses.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1680824378490360085'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1680824378490360085'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/selamat-dan-sukses.html' title='Selamat dan Sukses'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-2978197804602416130</id><published>2009-04-06T11:01:00.000+08:00</published><updated>2009-04-06T12:47:41.776+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinas'/><title type='text'>LCC UUD 1945</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lagi! Lombok Tengah Diwakili SMAN 1 Pujut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengulang prestasi tahun 2008, pada tahun 2009 ini SMAN 1 Pujut kembali sukses menjadi juara untuk kali kedua. Menyingkirkan 2 regu pada putaran final, SMAN 1 Pujut berjaya dengan perolehan nilai 1300 meninggalkan SMAN 1 Praya pada posisi kedua dengan nilai 1200 dan SMKN 1 Praya Tengah dengan nilai 600 pada posisi ketiga.&lt;br /&gt;Diikuti 25 regu yang berasal dari SMA/MA/SMK sekabupaten Lombok Tengah kegiatan Lomba Cerdas Cermat UUD 1945 sukses dilaksanakan dalam dua babak, yaitu babak penyisihan yang menyeleksi seluruh peserta yang dilaksanakan tanggal 3 April 2009 bertempat di SMAN 1 Praya yang menghasilkan sembilan regu terbaik untuk mengikuti putaran final yang dilaksanakan tanggal 4 April 2009. &lt;br /&gt;Putaran final yang dilaksanakan di Aula Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Tengah disamping dihadiri oleh seluruh peserta yang didampingi oleh guru pembina masing-masing dan disaksikan oleh suporter setiap regu juga disaksikan dan diresmikan pelaksanaannya oleh Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Tengah.&lt;br /&gt;Dalam sambutannya pada pembukaan Lomba Cerdas Cermat UUD 1945 Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Tengah Drs. H.L. Idham Khalid, M.Pd. meminta kepada para peserta untuk giat belajar dan mempersiapkan diri dalam mengantisipasi perkembangan zaman dengan cara memilih jurusan yang tepat yang dibutuhkan olah pasar kerja.&lt;br /&gt;Kepala Dinas juga mengingatkan, bahwa tujuan pelaksanaan kegiatan Lomba Cerdas Cermat UUD 1945 ini adalah untuk menyebarluaskan informasi dan menigkatkan pemahaman warga negara tentang amandemen UUD 1945 yang telah dilakukan terkait dengan pelaksanaan ketatanegaraan di Indonesia.&lt;br /&gt;Terkait pelaksanaan lomba, pembina dari SMAN 1 Praya berpendapat masih perlu dilakukan pembenahan disemua sisi terutama pada penyiapan materi lomba, kepastian jawaban benar dan kesigapan dewan juri dalam menentukan jawaban benar atau salah sehingga diharapkan kedepan tidak menimbulkan protes dan merugikan peserta lomba. Namun demikian penilaian obyektif atas kinerja Panitia dan Dewan Juri layak pula diapresiasi dengan satu jempol karena sudah bekerja maksimal dan jauh lebih siap dari pelaksanaan tahun lalu.&lt;br /&gt;Sebagai ungkapan rasa syukur, Panitia dan Dewan Juri berharap dan mengingatkan peserta yang berhasil menang untuk tidak cepat berpuas diri dan tetap terus berlatih menyiapkan diri untuk menghadapi lomba berikutnya di tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pertengahan bulan april 2009 dan semoga sukses sampai ke tingkat pusat. Sedangkan kepada yang belum berhasil menjadi juara tahun ini diharapkan untuk tidak terlalu larut dalam kekecewaan dan kesedihan karena masih ada kesempatan untuk tahun depan dan selalu ada harapan untuk yang mau berusaha. Selamat dan sukses!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-2978197804602416130?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/2978197804602416130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/lcc-uud-1945.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2978197804602416130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2978197804602416130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/lcc-uud-1945.html' title='LCC UUD 1945'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-1588999612633667955</id><published>2009-04-06T10:53:00.000+08:00</published><updated>2009-04-07T13:35:19.649+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan'/><title type='text'>Situ Gintung, Bencana atau Tragedi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdrmDLqHwFI/AAAAAAAAANc/yfelklkvIqU/s1600-h/Situ+GIntung+Sekarang.jpg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 132px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdrmDLqHwFI/AAAAAAAAANc/yfelklkvIqU/s200/Situ+GIntung+Sekarang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321818852035117138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Saya di sini jauh darimu&lt;br /&gt;Bukan penghalang untuk gemuruh dukamu&lt;br /&gt;Tergoresmu perih disini&lt;br /&gt;Pilu menyayat di pagi buta yang jauh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua telah terjadi&lt;br /&gt;Tinggal bencana atau tragedi&lt;br /&gt;Bagi sebagian yang bisa nrimo&lt;br /&gt;Sudahlah ini bencana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau bencana telah terjadi&lt;br /&gt;Ada wacana yang menjadi-jadi&lt;br /&gt;Bagi yang ndak bisa nrimo&lt;br /&gt;Menghitung ulang dan berspekulasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu meracau mencari pesakitan&lt;br /&gt;Yang salah inilah-itulah&lt;br /&gt;Yang bertanggung jawab mestinya si anulah&lt;br /&gt;Siapa sih mereka?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah mereka telah berbuat?&lt;br /&gt;Selain meracau dan mencari-cari?&lt;br /&gt;Atau mungkin itu lahan mereka?&lt;br /&gt;Meracau dan mencari-cari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-1588999612633667955?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/1588999612633667955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/situ-gintung-bencana-atau-tragedi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1588999612633667955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/1588999612633667955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/situ-gintung-bencana-atau-tragedi.html' title='Situ Gintung, Bencana atau Tragedi'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdrmDLqHwFI/AAAAAAAAANc/yfelklkvIqU/s72-c/Situ+GIntung+Sekarang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-114029835658303000</id><published>2009-04-06T10:31:00.000+08:00</published><updated>2009-04-20T22:50:15.669+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Galeri'/><title type='text'>Dari Uji Kompetensi SMK 2009, Mereka Bisa!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdluHPCF2zI/AAAAAAAAAM0/xVX5kVj1Jfw/s1600-h/P1060090.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdluHPCF2zI/AAAAAAAAAM0/xVX5kVj1Jfw/s320/P1060090.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321405505288395570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teknik Bangunan&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdltI_0xBbI/AAAAAAAAAMk/Qlb1WlVtrH4/s1600-h/P1060114.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdltI_0xBbI/AAAAAAAAAMk/Qlb1WlVtrH4/s320/P1060114.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321404436054082994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teknik Otomotif&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Sdlsq5NNIUI/AAAAAAAAAMc/rfCNVG18Dn0/s1600-h/P1060098.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/Sdlsq5NNIUI/AAAAAAAAAMc/rfCNVG18Dn0/s320/P1060098.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5321403918881464642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Teknik Elektronika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-114029835658303000?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/114029835658303000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/dari-uji-kompetensi-smk-mereka-bisa_05.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/114029835658303000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/114029835658303000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/04/dari-uji-kompetensi-smk-mereka-bisa_05.html' title='Dari Uji Kompetensi SMK 2009, Mereka Bisa!'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SdluHPCF2zI/AAAAAAAAAM0/xVX5kVj1Jfw/s72-c/P1060090.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3185466102881508069</id><published>2009-02-11T08:27:00.000+08:00</published><updated>2009-02-11T08:48:38.551+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Galeri'/><title type='text'></title><content type='html'>Musim durian? Haltepun jadi etalase&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SZIgN3ykadI/AAAAAAAAAEw/vj2DyQiHD-Y/s1600-h/P1050724.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SZIgN3ykadI/AAAAAAAAAEw/vj2DyQiHD-Y/s320/P1050724.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301335134054934994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3185466102881508069?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3185466102881508069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/02/musim-durian-haltepun-jadi-etalase.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3185466102881508069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3185466102881508069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/02/musim-durian-haltepun-jadi-etalase.html' title=''/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SZIgN3ykadI/AAAAAAAAAEw/vj2DyQiHD-Y/s72-c/P1050724.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-5858632609162511357</id><published>2009-02-09T12:39:00.000+08:00</published><updated>2009-02-09T13:00:54.782+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Transportasi'/><title type='text'>CIDOMO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SY-4bgmzxEI/AAAAAAAAADo/Jqhfg4T9scs/s1600-h/Cidomo+loteng.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SY-4bgmzxEI/AAAAAAAAADo/Jqhfg4T9scs/s200/Cidomo+loteng.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300658069187052610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cidomo, tidak diketahui sejak kapan,  tetapi cikal bakalnya adalah dokar, delman, sado dan andong yang ada di pulau Jawa. Mungkin karena proses evolusi  dan daya kreativitas yang tinggi maka terjadi perubahan bentuk yang drastis namun tetap tidak menghilangkan bentuk dasar dan tidak mengurangi fungsi utamanya.&lt;br /&gt;Sebagai alat transportasi yang tergolong tradisional cidomo digunakan sebagai alat transportasi orang dan barang di pulau Lombok. Hingga kini di desa dan di kota masih banyak terlihat difungsikan oleh masyarakat karena berbagai faktor, yaitu murah, multifingsi dan massal.&lt;br /&gt;Ada dua versi bentuk cidomo yang ada di pulau Lombok, yaitu yang ada di Lombok Tengah dan Lombok Barat dengan yang ada di Lombok Timur. Untuk yang berpoerasi di Lombok Tengah dan Lombok Barat bentuk rangka dan badannya serta aksesorisnya hampir sama sedangkan yang di Lombok Timur bentuk rangka  badannya lebih ramping dan aksesorisnya lebih meriah.&lt;br /&gt;Daya angkut orang untuk Cidomo yang ada di Lombok Tengah dan di Lombok Barat bisa sampai maksimal 6 orang dewasa sedangkan yang beroperasi di Lombok Timur bisa sama daya angkut orangnya tetapi dengan kondisi berdesak-desakan.&lt;br /&gt;Secara kolektif bangun fisik dan nama Cidomo adalah akronim dari Cikar Dokar dan Montor(Motor), Ci adalah cikar yang diwakili oleh unsur gerobak pengangkut, Do adalah dokar yang diwakili oleh unsur tenaga penggerak/penarik yaitu seekor kuda dan Mo adalah montor(motor) yang diwakili oleh unsur roda penggerak yang menggunakan roda dan ban karet.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-5858632609162511357?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/5858632609162511357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/02/cidomo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5858632609162511357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/5858632609162511357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/02/cidomo.html' title='CIDOMO'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SY-4bgmzxEI/AAAAAAAAADo/Jqhfg4T9scs/s72-c/Cidomo+loteng.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-2809093976301052913</id><published>2009-02-07T17:46:00.002+08:00</published><updated>2009-02-09T12:56:27.884+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Transportasi'/><title type='text'>The Crossing Lembar-Padangbai Closed</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SY-3b3PiDaI/AAAAAAAAADg/H3inYv5Hl5c/s1600-h/Pelabuhan+lembar.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 112px; height: 84px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SY-3b3PiDaI/AAAAAAAAADg/H3inYv5Hl5c/s200/Pelabuhan+lembar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300656975751810466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Channel crossing Bali-Nusa Tenggara Barat (NTB) is closed due to high waves that occur in the Lombok. As a result, there was a cumulation of vehicles would cross over.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peak queue happen today because there was no ship in the Port of Padangbai lean, Karangasem. This is because one does not have any ships from Port of Sheets, who departed Lombok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waves in the Lombok reached five meters," said the Head of Office Administrator Port Padangbai I Made Sudiarta by phone Saturday (7/2/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;According to him, ships are not allowed from Lombok to Bali since sailed at 09.00 Wita. The passenger was transported with four ferry. After that, passengers who want to cross over to Lombok prompted again the next day because the crossing is still closed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Other consequences, occurred queue of vehicles to reach two kilometers. Queue dominated transporter trucks of food from Java and Bali who wish to NTB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Up to now, already queued up in the Village Tengading, about two km from the port Padangbai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudiarta, said the closure is done to limit the time that has not been determined. "However the weather improved, we will be open again," he said. (Miftachul Chusna / Sindo / LSI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-2809093976301052913?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/2809093976301052913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/02/crossing-padangbai-closed_07.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2809093976301052913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/2809093976301052913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/02/crossing-padangbai-closed_07.html' title='The Crossing Lembar-Padangbai Closed'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SY-3b3PiDaI/AAAAAAAAADg/H3inYv5Hl5c/s72-c/Pelabuhan+lembar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7015661001203919396</id><published>2009-02-07T17:30:00.000+08:00</published><updated>2009-02-07T17:35:26.483+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Transportasi'/><title type='text'>Penyeberangan Lembar-Padangbai Ditutup</title><content type='html'>Jalur penyeberangan Bali-Nusa Tenggara Barat (NTB) ditutup akibat gelombang tinggi yang terjadi di Selat Lombok. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan yang hendak menyeberang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puncak antrean terjadi hari ini karena tidak ada kapal yang bersandar di Pelabuhan Padangbai, Karangasem. Ini disebabkan tidak ada satu pun kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang berangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ombak di Selat Lombok mencapai lima meter," kata Kepala Kantor Administrator Pelabuhan Padangbai I Made Sudiarta melalui telepon, Sabtu (7/2/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, kapal dari Lombok tidak diijinkan berlayar ke Bali sejak pukul 09.00 Wita. Puluhan penumpang sempat diangkut dengan empat buah kapal feri. Setelah itu, penumpang yang hendak menyeberang menuju Lombok diminta kembali esok hari karena penyeberangan masih ditutup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat lainnya, terjadi antrean kendaraan hingga mencapai dua kilometer. Antrean didominasi truk pengangkut bahan makanan dari Jawa dan Bali yang hendak menuju NTB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini, antrean sudah sampai di Desa Tengading, sekitar dua km dari pelabuhan Padangbai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudiarta mengatakan, penutupan dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan. "Namun begitu cuaca membaik, kita akan langsung buka kembali," ujarnya. (Miftachul Chusna/Sindo/lsi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7015661001203919396?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7015661001203919396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/02/penyeberangan-lembar-padangbai-ditutup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7015661001203919396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7015661001203919396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/02/penyeberangan-lembar-padangbai-ditutup.html' title='Penyeberangan Lembar-Padangbai Ditutup'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-4588352718919058776</id><published>2009-01-30T21:08:00.000+08:00</published><updated>2009-04-06T10:58:27.872+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinas'/><title type='text'>Kriteria Kelulusan UNAS 2009</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Standar nilai kelulusan untuk setiap jenjang mulai SD, SMP, SMA, SMK, MA, :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rata-rata minimal &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5,50&lt;/span&gt;; Tidak ada nilai di bawah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4,25&lt;/span&gt;; Khusus untuk siswa SMK nilai mata pelajaran kompetensi keahlian minimal &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;7,00&lt;/span&gt; (digunakan untuk menghitung nilai rata-rata UN SMK); Boleh terdapat nilai &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;4,00&lt;/span&gt; hanya pada dua mata pelajaran yang di-UN-kan, dan lima mata pelajaran lainnya harus mencapai nilai sekurang-kurangnya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;6,00&lt;/span&gt; dan mencapai nilai rata-rata minimal &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;5,25&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;(Pasal 16 ayat 1 Permendiknas No. 78 Tahun 2008)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-4588352718919058776?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/4588352718919058776/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/kriteria-kelulusan-unas-2009-standar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4588352718919058776'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4588352718919058776'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/kriteria-kelulusan-unas-2009-standar.html' title='Kriteria Kelulusan UNAS 2009'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-3755616289243194740</id><published>2009-01-30T20:56:00.000+08:00</published><updated>2009-04-06T10:57:02.441+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinas'/><title type='text'>Jadwal UNAS 2009</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SD 13-15 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;2. Matematika&lt;br /&gt;3. IPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SMP/MTs/SMPLB 5-8 Mei 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;2. Matematika&lt;br /&gt;3. Bahasa Inggris&lt;br /&gt;4. IPA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SMA/MA 22-24 April 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jurusan IPA :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;2. Matematika&lt;br /&gt;3. Bahasa Inggris&lt;br /&gt;4. Fisika&lt;br /&gt;5. Kimia&lt;br /&gt;6. Biologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jurusan IPS :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;2. Ekonomi&lt;br /&gt;3. Bahasa Inggris&lt;br /&gt;4. Geografi&lt;br /&gt;5. Matematika&lt;br /&gt;6. Sosiologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jurusan Bahasa :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;2. Bahasa Asing lainnya&lt;br /&gt;3. Bahasa Inggris&lt;br /&gt;4. Matematika&lt;br /&gt;5. Sastra Indonesia&lt;br /&gt;6. Antropologi&lt;br /&gt;MA : ditambah dengan Bahasa Inggris&lt;br /&gt;Matematika, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Tasawuf/ Ilmu Kalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SMK dan SMALB 22-24 April 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;1. Bahasa Indonesia&lt;br /&gt;2. Matematika&lt;br /&gt;3. Bahasa Inggris&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-3755616289243194740?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/3755616289243194740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/jadwal-unas-2009-sd-13-15-mei-2008-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3755616289243194740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/3755616289243194740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/jadwal-unas-2009-sd-13-15-mei-2008-1.html' title='Jadwal UNAS 2009'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6455532169932265311</id><published>2009-01-28T13:49:00.000+08:00</published><updated>2009-04-06T10:59:07.730+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinas'/><title type='text'>Lounching Implementasi SMM ISO 9001:2000 SMKN 1 Praya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SY-5u8sqI9I/AAAAAAAAADw/96eVAXQlvYY/s1600-h/P1050636.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SY-5u8sqI9I/AAAAAAAAADw/96eVAXQlvYY/s200/P1050636.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300659502656922578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dihadiri kepala Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Tengah, Kabid Dikmen, Kabid Dikdas, Kasi dan Pengawas serta Kepala SMP, SMA dan SMK se Kabupaten Lombok Tengah bertempat di Ballroom edOTEL SMKN 1 Praya pada hari Rabu 28 Januari 2009 dilakukan Lounching Implementasi SMM ISO 9001-2000. Kegiatan ini adalah salah satu rangkaian kegiatan dalam proses penerapan SMM ISO 9001-2007 yang akan diterapkan pada bulan Juli 2009. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan dan serah terima Dokumen Manual Mutu Implementasi SMM ISO 9001-2000 SMKN 1 Praya kepada Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Tengah yang diterima langsung oleh Drs. H.L. Ruplan, M.Pd. Senada dengan sambuatan Kepala SMKN 1 Praya Hairul Ahmad, S.P., M.Pd. Kadis Dikpora menyatakan kedepan hendaknya status ISO yang disandang SMKN 1 Praya benar-benar dapat meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa baik itu dalam bidang pendidikan, administrasi maupun jasa lain yang dikelola SMKN 1 Praya. Untuk sampai kepada standar pelayanan yang bertaraf internasional tersebut diperlukan komitmen dan kerja keras semua fihak terutama di lingkungan sekolah yang didukung oleh kebijakan dan kondisi di luar sekolah. Selanjutnya kepada SAI Global selaku Konsultan ISO 9001:2000 diminta untuk bertindak obyektif dalam melakukan evaluasi sehingga standar pelayanan internasional yang disandang SMKN 1 Praya ini dapat dipertanggungjawabkan. Kepada sekolah lain Kadis Dikpora juga meminta kepada kepala Sekolah yang hadir untuk bersiap-siap menerapkan standar pelayanan mutu internasional meskipun tidak perlu terburu-buru karena memerlukan persiapan dan biaya yang tidak sedikit, “yang penting cobalah untuk berbuat insyaalah akan terlihat hasilnya nanti”, ujar Pak Kadis.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6455532169932265311?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6455532169932265311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/lounching-implementasi-smm-iso-90012000.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6455532169932265311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6455532169932265311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/lounching-implementasi-smm-iso-90012000.html' title='Lounching Implementasi SMM ISO 9001:2000 SMKN 1 Praya'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SY-5u8sqI9I/AAAAAAAAADw/96eVAXQlvYY/s72-c/P1050636.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-7761056277538448704</id><published>2009-01-28T12:02:00.000+08:00</published><updated>2009-04-06T10:59:39.587+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dinas'/><title type='text'>Para Jawara</title><content type='html'>Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Lombok Tengah atas nama Bupati Lombok Tengah menganugerahkan penghargaan Sertifikat Emas kepada siswa-siswa berpresatasi baik tingkat nasional maupun internasional pada Rabu 28 Januari 2009 bertempat di halaman Dinas Dikpora. &lt;br /&gt;Dalam sambutannya Kepala Dinas Dikpora menyatakan apa yang telah dicapai para siswa sekarang adalah buah dari perjuangan semua pihak yang telah bekerja keras sesuai bidang masing-masing dalam memajukan pendidikan di Lombok Tengah, untuk semua itu H.L. Ruplan juga mengucapkan terimakasih. Kepala Dinas juga mengharapkan kepada mereka yang telah berhasil untuk tetap rajin belajar dan berlatih untuk mempertahankan dan meningkatkan apa yang telah dicapai sedangkan kepada siswa-siswa yang belum berhasil diminta untuk tidak patah semangat dan terus berjuang. Disamping memperoleh Sertifikat Emas para jawara juga memperoleh beasiswa dari Pemda dan hadiah-hadia lain dari penyelenggara.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SZDAGmZesdI/AAAAAAAAAEQ/5qZ1S-ryDJ8/s1600-h/P1050583.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SZDAGmZesdI/AAAAAAAAAEQ/5qZ1S-ryDJ8/s320/P1050583.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300947981034238418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari kanan ke kiri : H. Sumum, S.H., S.Pd., M.Pd. (Kasi Bina Kurikulum Dikdas), Drs. H.L. Ruplan, M.Pd. (Kadis Dikpora Kab. Loteng), L. Abd. Hafiz (Siswa2 SMPN 1 Praya) pemenang medali perunggu Olimpiade Astronomi Asia Fasifik di Azarbaizan Yazid, L.M. Juanharfi Ghozali, Andiarsa Try Prawinata, M. Rizkan Fathony, L. Yodhi Rama Suhendra (Siswa-siswa SMPN 1 Praya) Juara II O2SN Cabang Bola Basket, Rilna Metha Sofia (Siswi SMAN 1 Praya) Juara I Lomba Penulisan Cerpen Remaja Tk. Nasional, M. Zehni, S.Pd. (Guru Pembina Olimpiade SMPN 1 Praya), Rabiatul Adawiyah (Guru Tk DW Aikmual) Juara III Lomba Baca Puisi Tk. Nasional, Lendek Jayadi, S.E., M.M. (Kasi Bina Dikmenum), Muchsin, S.Pd. (Kabid Dikdas), Nining Nahdiah Satriani (Siswi SMPN 1 Batukliang) Juara III Nasional Tenis Meja, Moh. Tarek Hidayat (Siswa SMPN 1 Batukliang) Juara III Nasional Tenis Meja) dua nama terakhir tidak hadir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-7761056277538448704?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/7761056277538448704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/para-jawara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7761056277538448704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/7761056277538448704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/para-jawara.html' title='Para Jawara'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SZDAGmZesdI/AAAAAAAAAEQ/5qZ1S-ryDJ8/s72-c/P1050583.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-6873749149293233398</id><published>2009-01-27T11:05:00.000+08:00</published><updated>2009-01-30T20:50:50.913+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seni'/><title type='text'>Free Palestine</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SYL3BLhfUEI/AAAAAAAAACg/Rv6JQfpNK7I/s1600-h/images15.jpeg"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 114px; height: 75px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SYL3BLhfUEI/AAAAAAAAACg/Rv6JQfpNK7I/s200/images15.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297067711386308674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah digariskan, bukan dengan hanya garis&lt;br /&gt;Seperti telah difatwakan, bukan dengan hanya fatwa&lt;br /&gt;Seperti telah dijanjikan, bukan dengan hanya janji&lt;br /&gt;Seperti telah ditakdikan, bukan dengan hanya takdir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka bataskan dirimu pada garismu&lt;br /&gt;Maka taatkan dirimu pada fatwamu&lt;br /&gt;Maka tepatkan dirimu pada janjiNya&lt;br /&gt;Maka tundukkan dirimu pada takdirmu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-6873749149293233398?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/6873749149293233398/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/free-palestine.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6873749149293233398'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/6873749149293233398'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/free-palestine.html' title='Free Palestine'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SYL3BLhfUEI/AAAAAAAAACg/Rv6JQfpNK7I/s72-c/images15.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7321341594525894093.post-4056307696935660692</id><published>2009-01-24T18:44:00.000+08:00</published><updated>2009-01-30T20:51:18.343+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Seni'/><title type='text'>Aku dan Kori</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SYL1880fD7I/AAAAAAAAACY/zPzJCZnz64w/s1600-h/WO_SCN08.JPG"&gt;&lt;img style="cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SYL1880fD7I/AAAAAAAAACY/zPzJCZnz64w/s200/WO_SCN08.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5297066539208347570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di lembah Kori yang tandus&lt;br /&gt;Yang kondang dengan kuda Sandelwood&lt;br /&gt;Digugusan pulau nusa tenggara timur&lt;br /&gt;Diselatan jauh khatulistiwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disegarkan dengan tetesan kehidupan&lt;br /&gt;Dinamai dengan harapan&lt;br /&gt;Dibesarkan dengan tempaan&lt;br /&gt;Dihidupkan dengan perjuangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini 44 tahun yang lalu&lt;br /&gt;Semua berlalu seperti telah digariskan&lt;br /&gt;Tanpa pernah coba berontak&lt;br /&gt;Karena kepatuhan yang ditanamkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika keinginan itu hadir kini&lt;br /&gt;Berharap sambangi tanah ari-ari&lt;br /&gt;Tersandung satu pertanyaan&lt;br /&gt;Masih adakah yang tersisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 51, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7321341594525894093-4056307696935660692?l=didikadhipurwa.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/feeds/4056307696935660692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/jatidiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4056307696935660692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7321341594525894093/posts/default/4056307696935660692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://didikadhipurwa.blogspot.com/2009/01/jatidiri.html' title='Aku dan Kori'/><author><name>Didik Adhipurwa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14482197029058256343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SjLjjRLhQvI/AAAAAAAAAX8/iGdPigN1e_k/S220/Foto045.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zGOQgW89Ay8/SYL1880fD7I/AAAAAAAAACY/zPzJCZnz64w/s72-c/WO_SCN08.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
