PENYEBARAN virus A-H1N1 seolah tak terbendung lagi. Di Thailand, jumlah kasus flu yang disebabkan virus ini mencapai 50 persen. Departemen Kesehatan Thailand memastikan munculnya 109 kasus baru. Ini jumlah kasus terbanyak hanya dalam satu hari. Kini Negara Gajah Putih tersebut telah mencatat adanya 310 kasus influenza AH1N1.
Supaya kasus tak bertambah banyak, pemerintah pun memutuskan menutup puluhan sekolah, setidaknya selama sepekan mendatang. Pemerintah Thailand juga terus memberikan pemahaman tentang virus ini kepada masyarakat. Caranya dengan satu juta buklet kesehatan tentang flu A-H1N1. "Buklet ini berisikan cara menghindari virus A-H1N1 itu," kata Wakil Menteri Kesehatan Publik Manit Nopamornbodi.
Selandia Baru pun terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus A-H1N1. Betapa tidak, di negara ini kasus flu yang disebabkan virus tersebut meningkat tiga kali lipat. Kini mereka telah mencatat 109 kasus flu yang disebabkan virus tersebut.
Untuk mengantisipasinya, pemerintah setempat mengimbau warganya untuk tetap tinggal di rumah. Wakil Direktur Kesehatan Publik Fran McGrath mengatakan, pemerintah tetap berusaha menghambat penyebaran virus sehingga tak bertambah parah saat memasuki musim dingin.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Tony Ryall menyatakan penyebaran virus itu akan memicu ketegangan di berbagai rumah sakit di Selandia Baru. "Jika penyebaran virus ini semakin parah, kemungkinan bisa ada 35.000 orang yang masuk rumah sakit," ujarnya.
Kepala Organisasi Kesehatan Dunia Margaret Chan mengingatkan, pandemi influenza A-H1N1 bisa melumpuhkan negara berkembang dan miskin. Menurutnya, negara berkembang akan menjadi kelompok paling rentan dengan kondisi paling parah. (Lifestyle.okezone)
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lingkungan. Tampilkan semua postingan
Jumat, Juni 19, 2009
Senin, April 06, 2009
Buanglah Sampah pada Tempatnya

Di jalan masuk sebelah barat Perumnas Tampar Ampar
kampungnya berbagai macam orang
dengan berbagai latar belakang profesi
yang rata-rata berpendidikan, Katanya …..
Berperilaku bak katanya warga ibukota
cuek bebek tak peduli
sekedar untuk berbuat
bersih diri bersih lingkungan, Kok susah amat …..
Di tengah kampung Perumnas Tampar Ampar Praya
kampungnya orang macam-macam
berbagai macam latar belakang pendidikan dan profesi
tidak menjamin perilaku, Nyatanya …..
Di jalan masuk sebelah timur Perumnas Tampar Ampar
tak sampai berjarak seratus meter
tersedia bak sampah dan kontainer
toh tetap berserak sembarangan, Terlalu …..
Situ Gintung, Bencana atau Tragedi

Saya di sini jauh darimu
Bukan penghalang untuk gemuruh dukamu
Tergoresmu perih disini
Pilu menyayat di pagi buta yang jauh
Semua telah terjadi
Tinggal bencana atau tragedi
Bagi sebagian yang bisa nrimo
Sudahlah ini bencana
Walau bencana telah terjadi
Ada wacana yang menjadi-jadi
Bagi yang ndak bisa nrimo
Menghitung ulang dan berspekulasi
Lalu meracau mencari pesakitan
Yang salah inilah-itulah
Yang bertanggung jawab mestinya si anulah
Siapa sih mereka?
Apakah mereka telah berbuat?
Selain meracau dan mencari-cari?
Atau mungkin itu lahan mereka?
Meracau dan mencari-cari
Langganan:
Postingan (Atom)