Pages

Senin, Mei 25, 2009

Tips Cara Mengisi BBM Kendaraan Anda

BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGAN BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN.
Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari……..sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.
Dalam business perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur.

ISI BAHAN BAKAR SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.

Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin
sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi. Tidak seperti SPBU, tempat saya bekerja di sini setiap truck yang kami muati ada ganti rugi/kompensasi karena temperatur, sehingga setiap liter yang dibeli jumlahnya benar-benar sesuai/tepat.

JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN.
Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.

Tips Agar Gigi Lebih Putih

Ingin gigi Anda lebih putih? Ramuan ajaib buatan sendiri ini bisa membuat gigi kita lebih putih berkilau. Dan dijamin pasti ekonomis.
Rahasia dari metode pemutih gigi murah buatan sendiri adalah malic acid yang merupakan zat yang bisa menghilangkan noda pada permukaan gigi. Hilangkan "noda" kopi, anggur merah, dan soda pada gigi dengan ramuan dari campuran stroberi dan soda kue. “Cara cepat dan murah untuk mencerahkan senyum Anda,” ujar Adina Carrel, DMD, dokter gigi dari Manhattan Dental Arts di New York City.

Bahan: 1 (satu) buah stroberi matang dan ½ sdt soda kue.

Cara membuat:
1. Hancurkan stroberi sampai menjadi bubur, lalu campurkan soda kue hingga merata.
2. Setelah ramuan selesai, aplikasikan ke seluruh gigi dengan menggunakan sikat gigi. Diamkan selama 5 menit.
3. Bersihkan gigi dengan air sampai bersih, gunakan benang gigi untuk membantu menghilangkan biji-biji stroberi.
4. Lakukan 1 x seminggu, karena penggunaan berlebih merusak email gigi kita akibat kandungan asam yang terdapat dalam stroberi.

Rabu, Mei 13, 2009

Dan Ketika Sudah Tiada

dan hingga suatu hari,
ketika dia meninggal dengan tenang …
dan tiba-tiba kamu teringat
semua yang belum pernah kamu lakukan,
… dan itu menghantam hatimu
bagaikan pukulan godam
maka …
jika orangtuamu masih ada …
berikanlah kasih sayang dan perhatian lebih
dari yang pernah kamu berikan selama ini
jika orang tuamu sudah tiada …
ingatlah kasih sayang dan cintanya
yang telah diberikannya dengan tulus tanpa syarat kepadamu

Selasa, Mei 12, 2009

PKS, PAN, PPP, dan PKB Awas Tak Kebagian Apa-apa

Mencermati perkembangan hingar-bingar koalisi partai-partai politik dalam pencalonan presiden dan wakilnya saya teringat ketika masih kanak-kanak dulu).
Ketika masa kanak-kanak dulu adalah sesuatu yang wajar bila kita memilih jalan pintas “ngambek dan mengancam” dalam skala kecil bila tidak diikutsertakan melakukan sesuatu atau tidak diajak ke suatu tempat atau tidak diberi sesuatu yang menjadi keinginan kita. Ngambeknya begini, “Saya ndak mau mandi kalau tidak dimandikan, saya ndak mau ikut kalau saya tidak boleh membawa serta mainan kesayangan saya atau saya akan berhenti sekolah kalau tidak dibelikan sepeda (waktu itu sepeda onthel adalah barang mewah)”.
Sekarang setelah saya dewasa saya menemukan, melihat dan mengalami kembali pola-pola acaman, intimidasi dan tekanan itu berulang dalam bentuk, versi, kepentingan dan skala yang lebih besar dan kompleks. Lebih besar karena ia berskala nasional dan lebih kompleks karena ia menyangkut kepentingan sebuah negara yang didalamnya ada sistem ketatanegaraan, politik dan masyarakat yang memiliki kepentingan dan pada akhirnya semua bertujuan untuk tercapainya tujuan hidup berbangsa dan bernegara.
Kembali kemasa kanak-kanak. Ketika kita terus memaksakan kehendak kita tanpa paham mengapa kemauan kita itu tak dituruti maka yang nyatanya kita terima saat itu adalah kita tidak mendapatkan apa-apa yang kita maui dan kita tidak jadi pergi kemana-mana, karena ditinggalkan bersama keteguhan kita yang tak tergoyahkan atau kalau boleh kita sebut cenderung semau kita tanpa memperhatikan dan memahami porsi kewenangan yang mengajak dan yang diajak.
Memperhatikan peristiwa ngambeknya PKS, PAN, PPP dan PKB karena apa yang dimauinya “tidak diakomodir” Partai Demokrat dalam hal penentuan cawapres bukan tidak mungkin ini adalah repetisi peristiwa masa kanak-kanak dulu dengan permasalahan dan ruang lingkup yang lebih luas. Tentunya dengan konsekuensi yang lebih serius pula tapi tetap saja sama-sama bisa berakibat “tidak kebagian apa-apa dan tidak ikut kemana-mana”

Rabu, Mei 06, 2009

12 Tips Menangkal Virus Flu Babi

1. Jangan berjabat tangan dengan babi.
2. Jangan berciuman dengan babi yang sedang flu.
3. Cucilah tangan setelah anda bergulat dengan babi.
4. Jangan suka mengucapkan kata babi kepada orang lain.
5. Jangan tidur seranjang dengan babi.
6. Jangan menerima babi sebagai teman Anda di facebook.
7. Jikapun Anda memang memelihara babi, tutup hidung dan mulutnya bila ia bersin.
8. Hindarilah berenang di kolam renang babi.
9. Jangan memforward email ke babi-babi.
10. Hindari memakai asesoris babi karena ia mengira Anda adalah simpatisan babi.
11. Berhenti memelihara babi ngepet karena dapat menciptakan virus flu babi ngepet.
12. Jangan makan daging babi, haram tau?!

Untuk Renungan Kita

Sekolah gratis ada dimana-mana...
Hilang satu beban
Tapi masih boleh ada sumbangan
Sama dengan patah tumbuh hilang berganti
Mati satu tumbuh seribu
Ternyata bebanmu enggan berlalu

Sekolah Gratis Tak Berarti Tanpa Sumbangan

Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Prof Dr Bambang Sudibjo MM menandaskan, sekolah gratis bukan berarti meniadakan sumbangan dari masyarakat. Sebab, biaya yang diberikan oleh pemerintah hanya sebatas pada pemenuhan biaya operasional sekolah.
”Sekolah gratis melalui dana BOS bukan berarti gratis tidak terbatas, sebab selain biaya operasional sekolah, siswa memerlukan biaya lain, seperti untuk transportasi, pakaian dan lainnya, apalagi di perkotaan” tandas Mendiknas ketika berdialog dengan sekitar 400 anggota PGRI Kabupaten Temanggung dan Wonosobo.
Dalam acara Dialog Publik Pendidikan bertajuk ‘Strategi Implementasi Pendidikan Gratis dan Peningkatan Mutu Penididikan dan Tenaga Kependidikan’ di Graha Bhumiphala Kabupaten Temanggung Jawa Tengah Sabtu (21/3) Mendikanas mengingatkan, sekolah-sekolah negeri khususnya, tidak boleh melakukan pungutan dari orang tua murid.
Pungutan dengan sumbangan, tambah Mendiknas, berbeda. Kalau sumbangan, berarti sukarela, tidak ditentukan nominal maupun waktu penyerahan. Namun jika sudah ditentukan waktu maupun nominalnya, berarti sekolah melakukan pungutan, ini yang tidak boleh kata Mendiknas.
”Meski kita sudah mencanangkan sekolah gratis untuk tingkat pendidikan dasar, bukan berarti meniadakan atau mematikan sumbangan. Jika sumbangan diberikan dengan ikhlas akan berkah,” kata Bambang Sudibjo menambahkan.
Jika ada guru atau kepala sekolah yang terbukti melanggar aturan, UU Sisidiknas, kata Bambang harus ditindak dan diberi sanksi. Di antaranya berupa penurunan jabatan atau penundaan kenaikan pangkat.
Menurut Mendiknas, untuk bisa mendapatkan sumbangan dari masyarakat dalam hal ini wali murid, sekolah harus memiliki orientasi mutu. Jika hal itu bisa dibuktikan, masyarakat akan dengan senang hati atau rela memberikan sumbangan. ”Hanya saja sekali lagi saya ingatkan, sekolah tidak boleh melakukan pungutan, apalagi dengan tarip.”(Republika Newsroom)